Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
THR

Minggu Pertama Puasa, THR ASN 2026 Siap Masuk Rekening? Ini Rinciannya

Jumat, 20 Februari 2026 04:00 WIB

Jadwal Imsak Hari Ini: 20 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan

Jumat, 20 Februari 2026 03:00 WIB

Buruan Cek! Link Video Nay TikTok Blunder Jadi Incaran Netizen, Awas Jebakan Mengintai

Jumat, 20 Februari 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Minggu Pertama Puasa, THR ASN 2026 Siap Masuk Rekening? Ini Rinciannya
  • Jadwal Imsak Hari Ini: 20 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan
  • Buruan Cek! Link Video Nay TikTok Blunder Jadi Incaran Netizen, Awas Jebakan Mengintai
  • Nonton Film Gratis di LK21: Nyesel Baru Tahu Ternyata Ada Mata-mata yang Bisa Sadap HP!
  • Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington
  • Link Video Chindo Adidas Full Version Bertebaran, Awas Jangan Sampai Jadi Korban Selanjutnya!
  • Polemik Kursi Ketua DPW PPP Jabar: Pepep Saepul Hidayat Seret DPP ke Pengadilan
  • Satu Tahun Pimpin Kota Bandung, Farhan Soroti Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 20 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Balap Sperma Pertama di Dunia, Angkat Isu Kesuburan Pria Lewat Kompetisi Unik

By Aga GustianaKamis, 24 April 2025 16:08 WIB3 Mins Read
Ilustrasi sperma. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah kompetisi tak biasa tengah menjadi sorotan dunia. Bertajuk Sperm Racing, lomba unik ini menjadi ajang balap pertama di dunia yang memperlombakan… sperma. Ya, benar—kompetisi adu cepat sel sperma kini resmi menjadi kenyataan dan akan digelar pada Jumat, 25 April 2025, di Hollywood Palladium, Los Angeles, Amerika Serikat.

Diselenggarakan oleh perusahaan rintisan asal LA bernama Sperm Racing, ajang ini bukan sekadar tontonan nyeleneh. Kompetisi ini disebut-sebut membawa misi besar: meningkatkan kesadaran publik terhadap isu kesehatan reproduksi pria yang selama ini dianggap tabu.

Dari Lelucon ke Laboratorium: Konsep Sains dalam Balapan

Dengan total dana yang berhasil dihimpun mencapai 1 juta dolar AS, startup tersebut menciptakan lintasan balap yang dirancang menyerupai sistem reproduksi manusia. Lintasan itu dibuat sedemikian rupa berdasarkan dynamics fluida, respon kimia, dan sinkronisasi biologis, agar mencerminkan kondisi alamiah yang dihadapi sperma menuju sel telur.

Para penonton akan menyaksikan pergerakan sperma peserta melalui kamera beresolusi tinggi yang terhubung dengan layar besar. Pemenangnya? Sperma pertama yang berhasil mencapai garis akhir!

Baca Juga:  Kebakaran Los Angeles Disebut Hukuman atas Kezaliman di Palestina, Ini Penjelasannya

“Balap sperma bukan hanya lelucon viral,” tulis Eric Zhu, salah satu pendiri startup ini, dalam manifesto resminya. “Ini tentang membawa topik kesuburan pria ke permukaan dan menjadikannya sesuatu yang ingin diperhatikan dan ditingkatkan.”

Sains di Balik Lomba: Ketika Motilitas Jadi Kunci

Menurut para penggagas, kecepatan sperma atau motilitas merupakan indikator utama dalam kesehatan reproduksi pria. Eric menyoroti bahwa kesuburan pria global menurun secara signifikan dalam beberapa dekade terakhir, namun hanya sedikit yang memperhatikan.

Baca Juga:  Wawan Hermawan, Mantan Pembalap Internasional yang Banting Setir ke Dunia Politik

“Melalui kompetisi ini, kami ingin mengubah kesehatan menjadi ajang kompetitif yang seru dan edukatif,” tambah Eric.

Secara ilmiah, sperma berenang dengan kecepatan rata-rata 5 milimeter per menit, dan membutuhkan waktu sekitar 15 hingga 45 menit untuk mencapai sel telur setelah ejakulasi. Jika dikalkulasikan dalam lintasan buatan, perlombaan ini diprediksi akan berlangsung selama sekitar 40 menit.

Dalam sekali ejakulasi, seorang pria dewasa sehat bisa mengeluarkan antara 40 hingga 300 juta sperma, dengan rata-rata sekitar 200 juta—yang mana hanya satu yang dibutuhkan untuk memenangkan perlombaan, baik di dunia nyata maupun di arena balap ini.

Baca Juga:  Sperma Diklaim Bermanfaat untuk Kecantikan, Benarkah?

Menggabungkan Hiburan dan Edukasi Kesehatan

Meski terdengar aneh di permukaan, Sperm Racing punya potensi besar dalam dunia kesehatan masyarakat. Lewat pendekatan kreatif, startup ini mencoba meruntuhkan tabu seputar isu kesuburan pria dan mempopulerkan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sejak dini.

Apakah balapan sperma akan menjadi tren baru dalam dunia hiburan dan edukasi kesehatan? Dunia kini menanti siapa yang akan “menang” di garis akhir—dan lebih penting lagi, apakah ajang ini benar-benar bisa membuat isu kesehatan pria jadi perbincangan utama.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kompetisi unik los angeles pembalap sperma
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Buruan Cek! Link Video Nay TikTok Blunder Jadi Incaran Netizen, Awas Jebakan Mengintai

menonton film

Nonton Film Gratis di LK21: Nyesel Baru Tahu Ternyata Ada Mata-mata yang Bisa Sadap HP!

Link Video Chindo Adidas Full Version Bertebaran, Awas Jangan Sampai Jadi Korban Selanjutnya!

Mau Bukber Seru di Bandung? Ini 5 Kafe Hits dengan Paket Iftar Lengkap

Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor Masih Diburu Netizen, Awas Jebakan di Balik Narasi Viral

No Sensor? Link Video Teh Pucuk 17 Menit Viral, Simak Klarifikasinya

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.