bukamata.id – Bandung Raya beberapa hari terakhir dilanda cuaca ekstrem yang menuntut warga untuk lebih berhati-hati saat berada di luar ruangan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas I Bandung mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan lebat dan angin kencang di wilayah Bandung Raya dalam beberapa hari ke depan.
Kondisi ini dipicu oleh sejumlah dinamika atmosfer yang saling berkaitan, meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi.
Kepala BMKG Kelas I Bandung, Teguh Rahayu, menjelaskan beberapa faktor utama yang memengaruhi potensi cuaca ekstrem di Bandung:
1. Hangatnya Suhu Muka Laut
Suhu muka laut di sekitar perairan Indonesia terpantau relatif hangat, meningkatkan suplai uap air ke atmosfer. Kondisi ini memperbesar peluang terbentuknya awan konvektif penyebab hujan deras.
2. Labilitas Atmosfer yang Kuat
Tingkat labilitas atmosfer di wilayah Bandung berkategori ringan hingga kuat, mendukung pertumbuhan awan konvektif lokal terutama siang hingga sore hari. Radar BMKG menunjukkan awan-awan ini sering terbentuk di Purwakarta dan Bandung Barat sebelum masuk ke Kota Bandung.
3. Fenomena MJO dan Gelombang Atmosfer
Aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) serta gelombang atmosfer frekuensi rendah memperkuat pembentukan awan hujan di Jawa Barat, termasuk Bandung Raya.
4. Dampak Bibit Siklon Tropis 90S
BMKG juga memantau Bibit Siklon Tropis 90S di Samudra Hindia, selatan Jawa Tengah. Meski tidak melintas langsung, bibit siklon ini meningkatkan potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang.
Sebagai ilustrasi kekuatan cuaca ekstrem, pada 4 Maret 2026, Bandung sempat diterjang angin kencang hingga 31,5 km/jam dan hujan deras 17 mm/jam, yang menyebabkan pohon tumbang dan genangan air. BPBD Kota Bandung melaporkan terdapat 22 titik kejadian akibat hujan angin tersebut.
Pemerintah Kota Bandung dan BMKG mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap risiko banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.
Masyarakat disarankan rutin memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG dan berhati-hati saat merencanakan perjalanan karena perubahan cuaca dapat terjadi secara cepat.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











