Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral Video Pasien Diduga Ditelantarkan di Puskesmas Majalengka, Kadinskes Buka Suara

Senin, 2 November 2026 11:01 WIB

Dari Resepsionis Bank Jadi Ratu Horor No. 1! Rahasia Nadia Omara ‘Menyihir’ 87 Juta Penonton

Senin, 2 November 2026 10:04 WIB

Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat

Senin, 2 November 2026 09:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral Video Pasien Diduga Ditelantarkan di Puskesmas Majalengka, Kadinskes Buka Suara
  • Dari Resepsionis Bank Jadi Ratu Horor No. 1! Rahasia Nadia Omara ‘Menyihir’ 87 Juta Penonton
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ancaman Musim Hujan di Cimahi, Dari Puting Beliung Hingga Potensi Pergerakan Tanah
  • Stop Kebiasaan Makan Telur Setengah Matang, Hati-hati Kena Bakteri Salmonella dan Diare
  • Persib Ancam Singgasana Persija: Perburuan Juara Super League Memanas!
  • Bansos PKH dan BPNT November 2026 Belum Merata, Begini Cara Mengeceknya
  • Anti Berisik! 5 Kafe Tersembunyi di Bandung Ini Bikin Kerja Makin Fokus
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 2 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Krisis Memburuk: Lebih dari 1.200 Jiwa Melayang dalam Gempuran AS-Israel di Iran

By Aga GustianaJumat, 6 Maret 2026 14:58 WIB2 Mins Read
Situasi di Iran memanas. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Suasana duka menyelimuti Iran di tengah eskalasi konflik yang memuncak dalam satu pekan terakhir. Data terbaru yang dirilis otoritas setempat mencatat lonjakan tajam jumlah korban jiwa akibat operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel yang telah berlangsung sejak akhir pekan lalu.

Berdasarkan laporan yang disiarkan oleh Press TV pada Jumat (6/3/2026), Yayasan Martir dan Urusan Veteran Iran mengonfirmasi bahwa setidaknya 1.230 orang telah dinyatakan meninggal dunia sejak serangan dimulai pada Sabtu (28/2/2026). Angka ini terus merangkak naik seiring dengan intensitas serangan yang meluas.

Tragedi di Balik Klaim Operasi Militer

Sejak awal eskalasi, Washington dan Tel Aviv berdalih bahwa gempuran udara mereka difokuskan pada infrastruktur militer strategis Iran, mulai dari sistem rudal, armada angkatan laut, hingga pusat komando dan kendali di Teheran.

Namun, laporan dari lapangan memberikan gambaran yang jauh lebih memprihatinkan. Alih-alih hanya menyasar sasaran militer, gelombang serangan tersebut justru dilaporkan meluluhlantakkan berbagai fasilitas publik. Rumah sakit, sekolah, fasilitas olahraga, kawasan pemukiman padat, bahkan situs warisan budaya kini menjadi saksi bisu kehancuran akibat gempuran udara tersebut.

Baca Juga:  Operasi Berjalan Sulit, Kebakaran Kompleks Hong Kong Tewaskan 44 Orang

Dampak dari eskalasi ini semakin parah dengan gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, bersama sejumlah jajaran komandan militer berpangkat tinggi pada fase serangan awal. Kehilangan figur sentral tersebut memicu situasi nasional yang semakin genting.

Baca Juga:  Horor di Ketinggian: Kaca Jendela Pesawat Ryanair Pecah, Masker Oksigen Terjun

Tudingan Kejahatan Perang

Kini, prosesi pemakaman massal menjadi pemandangan harian di Teheran dan berbagai kota besar lainnya di Iran. Para petinggi negara pun tidak tinggal diam. Mereka secara tegas melayangkan kecaman keras terhadap tindakan koalisi AS-Israel.

Pemerintah Iran menegaskan bahwa serangan yang menyasar situs sipil dan cagar budaya bukanlah tindakan militer biasa, melainkan pelanggaran berat.

“Pelanggaran terang-terangan terhadap hukum kemanusiaan internasional dan kejahatan perang yang tak terbantahkan,” ujar pejabat senior Iran dalam pernyataan resminya.

Respons Teheran: Hak Membela Diri

Menghadapi agresi yang terus berlanjut, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa negaranya tidak memiliki opsi lain selain melakukan perlawanan demi kedaulatan bangsa. Teheran akhirnya meluncurkan serangan balik terukur menggunakan rudal dan pesawat nirawak (drone) yang diarahkan ke target-target di Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat yang tersebar di wilayah Teluk.

Baca Juga:  Menlu Retno Komunikasi Intensif dengan Iran hingga AS, Serukan Deeskalasi di Timur Tengah

Meski mengambil langkah militer yang tegas, Pezeshkian dalam pesannya kepada para pemimpin kawasan menekankan bahwa Iran tetap berkomitmen pada prinsip kedaulatan negara-negara tetangga. Situasi di kawasan ini kini berada di titik nadir, dengan dunia internasional terus menanti langkah diplomatik apa yang mungkin dilakukan untuk meredam api konflik yang semakin membara.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita internasional Timur Tengah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Video Pasien Diduga Ditelantarkan di Puskesmas Majalengka, Kadinskes Buka Suara

Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat

Ancaman Musim Hujan di Cimahi, Dari Puting Beliung Hingga Potensi Pergerakan Tanah

Bansos PKH dan BPNT November 2026 Belum Merata, Begini Cara Mengeceknya

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026

Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks

Terpopuler
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.