Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

8 Rekomendasi Destinasi Wisata Alam Terbaik di Kuningan untuk Liburan Keluarga

Rabu, 23 September 2026 02:00 WIB

Menjelajah Cita Rasa Sunda: Deretan Kuliner Legendaris Khas Kuningan yang Wajib Dicicipi

Rabu, 23 September 2026 01:00 WIB

Kolaborasi Berkelanjutan AQUA dan DMI: Hadirkan Kebahagiaan Umroh bagi Garda Terdepan Pelayanan Umat

Selasa, 22 September 2026 21:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 8 Rekomendasi Destinasi Wisata Alam Terbaik di Kuningan untuk Liburan Keluarga
  • Menjelajah Cita Rasa Sunda: Deretan Kuliner Legendaris Khas Kuningan yang Wajib Dicicipi
  • Kolaborasi Berkelanjutan AQUA dan DMI: Hadirkan Kebahagiaan Umroh bagi Garda Terdepan Pelayanan Umat
  • Oktober Mencekam! Persib Harus Jalani 7 Pertandingan di Tengah Jadwal Super Padat
  • MENGEJUTKAN! 12 Tahun Tanpa Gosip Miring, Borok Rumah Tangga Sara Wijayanto dan Demian Akhirnya Terbongkar?!
  • Sempat Diejek Semut Lawan Gajah, Tukang Pemilah Sampah Ini Menangi Pilkades di Bekasi
  • Jersey Supporter Edition Persib ACL Two 2026/27 Resmi Tersedia Dengan Harga Rp249 Ribu
  • Detik-detik Penutupan Bursa Transfer, Persib Pilih Tutup Buku atau Bikin Kejutan di Ujung Waktu?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 23 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bangga Indonesia Pecahkan Rekor GWR, Begini Strategi Ridwan Kamil Agar Angklung Terus Mendunia

By Putra JuangSabtu, 12 Agustus 2023 10:34 WIB3 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. (Foto: Humas Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Belum lama ini, Indonesia sukses memecahkan rekor dunia dalam pergelaran angklung tebesar yang diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK). Rekor itu pun tercatat dalam Guinness World Records (GWR).

Kegiatan yang diinisiasi Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama jajaran Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) dengan Ketua Umumnya Ny. Tri Tito Karnavian ini, diikuti oleh 15.110 peserta.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pun mengaku bangga atas capaian tersebut. Menurutnya, sebagai warisan seni budaya yang berasal dari Sunda, dirinya sangat berharap alat musik angklung bisa semakin mendunia.

Ridwan Kamil meminta, kepada masyarakat khususnya warga Jabar untuk terus menjaga agar angklung tetap menjadi warisan dunia tak benda, salah satunya dengan selalu menggelar berbagai kegiatan memainkan alat angklung secara massal.

Untuk diketahui, angklung sendiri sudah ditetapkan sebagai warisan dunia tak benda oleh UNESCO pada 16 November 2010.

Baca Juga:  Setahun Tragedi Kanjuruhan, Eks Dirut PT LIB Belum Disidang

Menurut Ridwan Kamil, ada empat syarat agar angklung tetap masuk kategori sebagai warisan budaya yang dinilai UNESCO. Keempat poin tersebut adalah terjaga, terpelihara, teregenerasikan dan terpromosikan secara luas baik lokal, nasional maupun internasional.

“Keempat poin itu merupakan syarat mutlak dari UNESCO jika angklung ingin tetap menjadi warisan budaya tak benda dunia,” ucap Kang Emil, sapaan akrabnya, Sabtu (12/8/2023).

Kang Emil mengatakan, dirinya memiliki tiga strategi dalam menjaga agar angklung tetap menjadi warisan budaya tak benda dunia. Pertama, hibah angklung kepada Kedutaan Besar RI di seluruh dunia.

Untuk keperluan itu, Kang Emil mengaku sejak awal menjadi gubernur sudah berkomunikasi dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan Presiden Jokowi agar pada setiap Kedutaan Besar RI di seluruh dunia untuk memiliki instrumen angklung.

Baca Juga:  Ngaku Dihamili Ridwan Kamil, Lisa Mariana Ditantang Tes DNA

“Nanti yang bikin Jabar,” ujarnya.

Menurutnya, angklung bisa jadi alat diplomasi paling mudah dan paling unik. Dengan angklung bisa menyanyikan lagu masing-masing negara.

“Jadi angklung adalah sumbangan tatar sunda kepada dunia,” imbuhnya.

Kedua yaitu membangun pusat kebudayaan di seluruh kabupaten/kota di Jabar. Menurutnya, dengan adanya pusat kebudayaan bisa jadi sarana memperkenalkan angklung sebagai warisan budaya dunia.

“Kalau di Bandung ada Saung Angklung Udjo. Nanti di 27 kota/kabupaten akan juga diperkenalkan angklung seperti di Udjo,” katanya.

Pemprov Jabar telah berupaya memanfaatkan lahan-lahan di Jabar yang tidak memiliki fungsi sosial untuk ditanami bambu. Tanaman ini adalah bahan utama pembuatan alat musik tradisional, khususnya angklung.

Kemudian strategi ketiga, Kang Emil telah mengusulkan adanya Peringatan Hari Angklung Sedunia alias Angklung’s Day.

dikatakan Kang Emil, peringatan hari angklung sedunia menjadi perwujudan kepedulian rakyat Jabar dalam upaya pelestarian dan ngamumule salah satu budaya dan seni Sunda, yaitu angklung.

Baca Juga:  Belum Normal, TPA Sarimukti Hanya Tampung Separuh Sampah Kota Bandung

“Kegiatan angklung’s day merupakan salah satu agenda agar angklung tetap terjaga, terpelihara, teregenerasikan dan terpromosikan secara luas baik lokal, nasional maupun internasional,” katanya.

Terpisah, komitmen Gubernur Jawa Barat tersebut diaplikasikan dalam berbagai hal oleh irganisasi perangkat daerah (OPD) di Pemprov Jabar. Salah satunya adalah Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

“Komitmen Pak Gubernur (Jawa Barat) jelas, harus menghargai seni budaya. Angklung sudah masuk wiarsan budaya tak benda dan Unesco, jadi semua harus turut berkontribusi dalam melestarikan warisan ini,” kata Kepala Bapenda Jabar, Dedi Taufik.

Dedi mengatakan, Bapenda Jabar berkolaborasi dengan rumah angklung untuk sosialisasi pajak kendaraan bermotor.

“Jadi pengaplikasiannya bisa dimulai dari hal sederhana, seperti membuat souvenir untuk tamu, kolaborasi dengan seniman angklung menyosialisasikan pajak,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Featured ridwan kamil
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kolaborasi Berkelanjutan AQUA dan DMI: Hadirkan Kebahagiaan Umroh bagi Garda Terdepan Pelayanan Umat

Sempat Diejek Semut Lawan Gajah, Tukang Pemilah Sampah Ini Menangi Pilkades di Bekasi

Pesta Miras Oplosan Maut di Cianjur: 4 Tewas, Dua Remaja Putri Masih Kritis di Rumah Sakit

Rayakan HUT ke-36, JNE Berangkatkan 1.200 Karyawan dan Mitra Setia ke Tanah Suci

Karhutla Sumedang Tembus 64 Kejadian, Tertinggi di Jawa Barat hingga September 2026

Waspadai ‘Super Flu’, Wali Kota Bandung Minta Anak Bergejala Tak Sekolah

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Mind Blowing: Fakta-Fakta ‘Make in Indonesia’ Implementasi Diam-Diam Konsep ‘Indonesia Incorporated’ Presiden Prabowo
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.