Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Innalillahi, Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia

Sabtu, 18 April 2026 10:44 WIB

Guru Mengajar, Siswa Menghina: Skandal Video Viral SMAN 1 Purwakarta Coreng Citra Sekolah Unggulan

Sabtu, 18 April 2026 10:36 WIB
Ilustrasi isi BBM

Kejutan Akhir Pekan! Harga BBM Nonsubsidi Melambung Drastis Hari Ini: Cek Daftar Lengkapnya

Sabtu, 18 April 2026 10:19 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Innalillahi, Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
  • Guru Mengajar, Siswa Menghina: Skandal Video Viral SMAN 1 Purwakarta Coreng Citra Sekolah Unggulan
  • Kejutan Akhir Pekan! Harga BBM Nonsubsidi Melambung Drastis Hari Ini: Cek Daftar Lengkapnya
  • Kabar Baik! PIP April 2026 Cair: Cek Status Penerima Hanya Pakai HP dan Simak Rincian Dananya
  • Rumor Transfer Persib: Antara Ronald Koeman Jr yang Dilirik Raksasa Belanda dan Kode Keras untuk Kadu
  • Tetangga Syok! Dikira Beban, Ternyata Fatimah Diam-diam Jadi Tulang Punggung Keluarga
  • Harga BBM Hari Ini 18 April 2026: Sinyal Kuat Pertamax Cs Bakal Naik, Cek Daftar Harganya Sekarang!
  • Update! Kode Redeem Roblox 18 April 2026: Klaim Aksesori Gratis dan Item Eksklusif Sekarang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 18 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Banjir hingga Longsor di Dua Wilayah Jabar, Pemprov Belum Tetapkan Status Darurat Bencana

By SusanaSenin, 25 Maret 2024 21:00 WIB2 Mins Read
Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin. (Foto: bukamata)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dua wilayah di Jawa Barat dilanda banjir bandang hingga longsor di waktu yang bersamaan, yakni Minggu (24/3/2024) malam. Peristiwa bencana alam tersebut membuat rumah warga, dan tempat ibadah rusak hingga adanya korban jiwa.

Peristiwa banjir bandang di Kabupaten Bandung Barat terjadi di Desa Sinargalih yang mengakibatkan jembatan terputus, jembatan merupakan penghubung antara Sinargalih dengan Cijambu.

Selain itu, di Kampung Joglo dikabarkan 10 unit rumah terendam, satu unit rumah terancam, dan satu unit sawah terdampak.

Adapun di wilayah Kampung Ciawi terendam banjir dengan ketinggian 3 M. Dilaporkan juga terdapat satu korban dilarikan ke rumah sakit karena tenggelam.

Baca Juga:  Jabar Sukses Menjadi Juara Umum Pra-Popnas Zona II, Bey Ajak Atlet Terus Berprestasi

Sementara itu, longsor melanda Desa Cibenda tepatnya di Kampung Gintung yang mengakibatkan 30 bangunan tergusur dan tertimpa tanah. Kejadian itu setidaknya mengakibatkan satu orang meninggal dunia, 9 orang hilang dan ratusan warga dievakuasi.

Sedangkan untuk peristiwa banjir dan longsor di Kabupaten Bogor terjadi di Babakan Rawa Haur, Desa Sentul, Kecamatan Babakan Madang dan Kampung Jambu Lebak, Desa Pasir Jambu, Kecamatan Sukaraja, pada Minggu (24/3/2024) malam.

Peristiwa ini membuat satu orang hilang, dan menyebabkan dua orang luka berat dan tiga orang luka ringan.

Menanggapi peristiwa bencana alam ini, Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin memastikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih melakukan pencarian korban hilang akibat longsor terutama di wilayah Kabupaten Bandung Barat.

Baca Juga:  Bey Machmudin Dorong BUMD Beri Pelatihan untuk Pemain Muda Persib

Selain itu, status tanggap kebencanaan pun saat ini masih belum darurat. Artinya penanganan kebencanaan penuh masih dilakukan secara mandiri oleh kabupaten dan kota yang terdampak.

“Untuk Jabar belum (tanggap darurat), pencarian (korban) terus dilakukan kami minta kepada BPBD untuk menyelamatkan korban,” ujar Bey, Senin (25/3/2024).

Bey juga mengingatkan terkait potensi cuaca ekstrem yang telah dikeluarkan oleh BMKG sejak beberapa waktu lalu. Bahkan, cuaca ekstrem ini diperkirakan akan terjadi hingga akhir Maret 2024. Sehingga, Bey mengimbau masyarakat bisa lebih berhati-hati.

Baca Juga:  Pasca Dilantik, DPRD Ingatkan Pj Wali Kota Bandung Masalah Sampah dan Banjir

“Memang kami sampaikan kepada masyarakat agar berhati-hati dalam situasi seperti ini. Karena berulang kali sudah dikatakan BMKG bahwa hujan ekstrim ini masih akan terus berlangsung sampai Maret,” ujarnya.

Adapun, untuk dorongan relokasi bagi warga Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat yang terdampak longsor dan banjir, Bey menilai Pemprov Jabar perlu melakukan kajian lebih mendalam.

“Ini kan sudah ada peta dari PVMBG ada daerah merah, ada daerah hijau dan sebagainya. Tapi, relokasi itu kan memerlukan biaya yang tidak sedikit. Nah ini kita pelajari lagi, bagaimana ke depannya. Nanti kita lihat lagi seperti apa,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banjir Bencana Alam Bey Machmudin Jabar longsor
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Innalillahi, Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia

Guru Mengajar, Siswa Menghina: Skandal Video Viral SMAN 1 Purwakarta Coreng Citra Sekolah Unggulan

Ilustrasi isi BBM

Harga BBM Hari Ini 18 April 2026: Sinyal Kuat Pertamax Cs Bakal Naik, Cek Daftar Harganya Sekarang!

Tanpa Kartu ATM, Kini Bisa Tarik Tunai GoPay di bank bjb

Rafael Situmorang: Pembangunan Harus Jaga Nilai Budaya Masyarakat

Rafael Situmorang: Masalah Penegakan Hukum Bukan Soal Individu, Tapi Sistem

Terpopuler
  • Viral! Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Full Durasi No Sensor dari Kebun Sawit ke Dapur
  • Update Kode Redeem FF 12 April 2026: Buruan Ambil Skin Titan & Emote Langka Hari Ini!
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Terbongkar! Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Bukan Cerita Asli
  • Diusir Secara Hukum, Dicintai Secara Nurani: Tragedi Dr. Badjora yang Mengguncang Padangsidimpuan!
  • Geger Video Viral Ibu vs Anak Tiri di Kebun Sawit, Fakta di Baliknya Ternyata Bukan dari Indonesia!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.