Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan

Rabu, 4 November 2026 20:21 WIB

Supersub Persib! Luka Menalo Butuh 11 Menit untuk Ubah Nasib Laga di Melbourne

Rabu, 4 November 2026 19:42 WIB

Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH

Rabu, 4 November 2026 19:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan
  • Supersub Persib! Luka Menalo Butuh 11 Menit untuk Ubah Nasib Laga di Melbourne
  • Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
  • Persib Menang Lagi di ACL 2! Ini Hitung-hitungan Poin Koefisien Liga Indonesia Terbaru di Ranking AFC
  • Peringatan Darurat Sanitasi Kota Bandung, 90 Persen Sungai Tercemar Bakteri E. Coli
  • Ukir Sejarah! Bek Timnas Indonesia Terpilih Jadi Pemain Terbaik Liga Champions
  • Terungkap Motif Pembunuhan Sadis Hj Komariyah di Indramayu: Sakit Hati Sering Disindir Utang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 5 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Banjir hingga Longsor di Dua Wilayah Jabar, Pemprov Belum Tetapkan Status Darurat Bencana

By SusanaSenin, 25 Maret 2024 21:00 WIB2 Mins Read
Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin. (Foto: bukamata)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dua wilayah di Jawa Barat dilanda banjir bandang hingga longsor di waktu yang bersamaan, yakni Minggu (24/3/2024) malam. Peristiwa bencana alam tersebut membuat rumah warga, dan tempat ibadah rusak hingga adanya korban jiwa.

Peristiwa banjir bandang di Kabupaten Bandung Barat terjadi di Desa Sinargalih yang mengakibatkan jembatan terputus, jembatan merupakan penghubung antara Sinargalih dengan Cijambu.

Selain itu, di Kampung Joglo dikabarkan 10 unit rumah terendam, satu unit rumah terancam, dan satu unit sawah terdampak.

Adapun di wilayah Kampung Ciawi terendam banjir dengan ketinggian 3 M. Dilaporkan juga terdapat satu korban dilarikan ke rumah sakit karena tenggelam.

Sementara itu, longsor melanda Desa Cibenda tepatnya di Kampung Gintung yang mengakibatkan 30 bangunan tergusur dan tertimpa tanah. Kejadian itu setidaknya mengakibatkan satu orang meninggal dunia, 9 orang hilang dan ratusan warga dievakuasi.

Baca Juga:  Sekda Herman Ungkap Tantangan Serius Pertanian Jabar, Salah Satunya Pinjol

Sedangkan untuk peristiwa banjir dan longsor di Kabupaten Bogor terjadi di Babakan Rawa Haur, Desa Sentul, Kecamatan Babakan Madang dan Kampung Jambu Lebak, Desa Pasir Jambu, Kecamatan Sukaraja, pada Minggu (24/3/2024) malam.

Peristiwa ini membuat satu orang hilang, dan menyebabkan dua orang luka berat dan tiga orang luka ringan.

Menanggapi peristiwa bencana alam ini, Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin memastikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih melakukan pencarian korban hilang akibat longsor terutama di wilayah Kabupaten Bandung Barat.

Baca Juga:  Bey Optimis Perbaikan Jalur Mudik Selesai 10 Hari Jelang Lebaran

Selain itu, status tanggap kebencanaan pun saat ini masih belum darurat. Artinya penanganan kebencanaan penuh masih dilakukan secara mandiri oleh kabupaten dan kota yang terdampak.

“Untuk Jabar belum (tanggap darurat), pencarian (korban) terus dilakukan kami minta kepada BPBD untuk menyelamatkan korban,” ujar Bey, Senin (25/3/2024).

Bey juga mengingatkan terkait potensi cuaca ekstrem yang telah dikeluarkan oleh BMKG sejak beberapa waktu lalu. Bahkan, cuaca ekstrem ini diperkirakan akan terjadi hingga akhir Maret 2024. Sehingga, Bey mengimbau masyarakat bisa lebih berhati-hati.

Baca Juga:  Kerusakan Lingkungan di Karst Klapanunggal Bogor Picu Banjir dan Ancam Fauna Endemik

“Memang kami sampaikan kepada masyarakat agar berhati-hati dalam situasi seperti ini. Karena berulang kali sudah dikatakan BMKG bahwa hujan ekstrim ini masih akan terus berlangsung sampai Maret,” ujarnya.

Adapun, untuk dorongan relokasi bagi warga Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat yang terdampak longsor dan banjir, Bey menilai Pemprov Jabar perlu melakukan kajian lebih mendalam.

“Ini kan sudah ada peta dari PVMBG ada daerah merah, ada daerah hijau dan sebagainya. Tapi, relokasi itu kan memerlukan biaya yang tidak sedikit. Nah ini kita pelajari lagi, bagaimana ke depannya. Nanti kita lihat lagi seperti apa,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banjir Bencana Alam Bey Machmudin Jabar longsor
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan

Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH

Peringatan Darurat Sanitasi Kota Bandung, 90 Persen Sungai Tercemar Bakteri E. Coli

Terungkap Motif Pembunuhan Sadis Hj Komariyah di Indramayu: Sakit Hati Sering Disindir Utang

3 Jenderal Polisi Ditangkap, SBY Surati Prabowo: Kok Jadi Begini Negara Kita

Presiden Prabowo Subianto.

Awal Mula Terbongkarnya Operasi Penyadapan Ilegal yang Sasar Komunikasi Presiden dan Menteri

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.