Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jangan Terlewat! Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 19 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa

Kamis, 19 Februari 2026 03:00 WIB

Fakta Baru Skandal Video KKN Lombok: Penelusuran Link Masih Melejit

Kamis, 19 Februari 2026 02:00 WIB

Rekomendasi Tempat Sahur 24 Jam di Jakarta: Dari Legendaris Hingga Kekinian

Kamis, 19 Februari 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jangan Terlewat! Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 19 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa
  • Fakta Baru Skandal Video KKN Lombok: Penelusuran Link Masih Melejit
  • Rekomendasi Tempat Sahur 24 Jam di Jakarta: Dari Legendaris Hingga Kekinian
  • Persib Menang Tapi Merana: 7 Keputusan ‘Aneh’ Wasit Majed Al-Shamrani yang Bikin Bobotoh Berang di GBLA!
  • Link Video Viral Chindo Adidas Ada yang Durasi Panjang, Apa Isinya?
  • Sudah Bebas Penjara, Anak Nia Daniaty Masih Terjerat Kewajiban Ganti Rugi Rp8,1 Miliar, Ini Alasannya!
  • Gol Andrew Jung Tak Cukup, Persib Gagal Lanjut ke Babak 16 Besar ACL Two!
  • Tarawih dan Witir Sendirian atau Berjamaah? Simak Panduan Praktis Ramadan 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 19 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Bengong-Bengong Cantik ala Caca, Mojang Bandung yang Temukan Inspirasi di Kota Syahdu

By Muhammad Rafki Razif KiransyahMinggu, 30 November 2025 16:45 WIB3 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di sudut Mora Kopi, Jalan Kemuning, Jumat siang itu Anisa Tri Putri Mirandani yang akrab disapa Caca tampak ramah ketika menyapa. Mojang 20 tahun ini tengah menyeimbangkan dua rutinitas yang ia jalani dengan antusias: kuliah dan membuat konten.

“Aku sekarang kuliah dan ngonten,” tuturnya.

Caca adalah mahasiswa Ilmu Komunikasi di Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI). Minatnya pada dunia digital membuatnya banyak menghabiskan waktu menonton dan membuat konten tentang healthy relationship, sebuah tema yang menurutnya relevan bagi banyak anak muda.

Menjejak Bandung, Menemukan Momen “Wah”

Meski lahir di Bandung, Caca sempat besar di Bekasi. Ia kembali ke kota asalnya karena merasa lebih cocok dengan cuacanya yang sejuk dan syahdu.

“Momen paling wah itu waktu aku menetap lagi di Bandung. Rasanya pas,” ujarnya.

Ada momen lain yang jauh lebih berkesan: bertemu dengan pasangannya tiga tahun lalu. Semua terjadi tanpa rencana sebuah pertemuan yang datang begitu saja.

“Aku lagi sendiri, dia juga sendiri. Tiba-tiba dipertemukan. Aku nggak lagi cari pasangan, tapi dia datang dengan kepribadian yang aku suka,” kata Caca.

Ia menggambarkan sosok itu sebagai seseorang yang tenang, dewasa, dan bisa menuntunnya. “Dia juga ganteng. Tipe aku banget,” tambahnya.

Capaian Kecil yang Bermakna

Di tengah kesehariannya sebagai mahasiswi, Caca baru saja mencatat pencapaian baru. Untuk pertama kalinya, ia tampil sebagai model video klip musisi Bandung.

“Lagunya Teman Langkah, dari Affan,” ucapnya dengan bangga.

Selain dunia konten dan akademik, ia kini juga jatuh hati pada olahraga lari. “Panggil aku pelari culture,” selorohnya.

Bandung yang Romantis dan Hal-Hal Kecil yang Menghangatkan

Bagi Caca, Bandung selalu punya sisi romantisnya sendiri. Bukan hanya dari gemerlap kota, tetapi dari hal-hal sederhana yang menenangkan.

“Bandung itu romantis karena banyak café estetik dan suasananya enak,” ungkapnya. Mora Coffee menjadi salah satu tempat favoritnya, terutama ketika ia butuh waktu untuk sekadar duduk diam dan mengatur napas.

Ada dua alasan utama mengapa Caca selalu jatuh cinta lagi pada kota ini. “Pertama, karena aku punya pasangan di Bandung. Kedua, suasananya tenang dan menenangkan,” ujarnya.

Ketika diminta mengibaratkan Bandung sebagai pasangan, Caca hanya tersenyum. “Tipe yang tenang, menghangatkan, syahdu, dan nyaman.”

Bengong-Bengong Cantik: Dari Diam, Muncul Ide

Meski terdengar sederhana, Caca punya kebiasaan yang justru membawanya pada banyak inspirasi: bengong-bengong cantik.

“Sering banget,” katanya. Bagi sebagian orang, bengong mungkin tanda kosong. Tapi bagi Caca, bengong adalah jeda untuk menangkap ide baru. “Aku dapat ide, konsep, inspirasi cuma dari bengong.”

Dan tempat paling sering ia lakukan itu? Mora Coffee. “Matcha cheese-nya enak banget,” katanya sambil tertawa.

Bandung, Dalam Satu Kalimat

Menutup perbincangan, Caca diberi satu pertanyaan sederhana: Bandung itu…?

Ia tak membutuhkan waktu lama untuk menjawab.

“Bandung itu menenangkan dan hangat.”

Sebuah definisi yang mungkin hanya bisa dipahami oleh mereka yang benar-benar mencintai kota ini atau oleh mereka yang sedang jatuh cinta di dalamnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Caca Mojang Bandung inspirasi anak muda Bandung kisah Mojang Bandung konten kreator Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Fakta Baru Skandal Video KKN Lombok: Penelusuran Link Masih Melejit

Rekomendasi Tempat Sahur 24 Jam di Jakarta: Dari Legendaris Hingga Kekinian

Link Video Viral Chindo Adidas Ada yang Durasi Panjang, Apa Isinya?

Sudah Bebas Penjara, Anak Nia Daniaty Masih Terjerat Kewajiban Ganti Rugi Rp8,1 Miliar, Ini Alasannya!

Tarawih dan Witir Sendirian atau Berjamaah? Simak Panduan Praktis Ramadan 2026

Cuma Lumayan? Reaksi Ryu Kintaro Dapat Angpau 200 Juta Bikin Netizen Elus Dada!

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Viral Teh Pucuk 17 Menit Bisa Jadi Malware, Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.