Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Wisata Alam Batu Lempar Garut.

Swiss van Java Memanggil! Intip Deretan Destinasi Hits di Garut untuk Liburan Seru

Rabu, 8 April 2026 01:00 WIB

Bukan Saling Sikut! FTTH dan FWA Jadi ‘Duet Maut’ Percepat Internet Merata di Indonesia

Selasa, 7 April 2026 21:35 WIB

Marak Link Video ‘Ibu vs Anak Tiri’ di Media Sosial, Pakar Ingatkan Bahaya Phishing dan Malware

Selasa, 7 April 2026 21:19 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Swiss van Java Memanggil! Intip Deretan Destinasi Hits di Garut untuk Liburan Seru
  • Bukan Saling Sikut! FTTH dan FWA Jadi ‘Duet Maut’ Percepat Internet Merata di Indonesia
  • Marak Link Video ‘Ibu vs Anak Tiri’ di Media Sosial, Pakar Ingatkan Bahaya Phishing dan Malware
  • 10 Surga Kuliner Bogor yang Wajib Dikunjungi Sekali Seumur Hidup, Mana Favoritmu?
  • Bosan ke Bandung? Intip 20 Hidden Gem di Indramayu yang Lagi Hits, Estetik Parah!
  • Cuma di Sini! Nabung Bisa Berangkat Suroboyo 10K, Kuota Terbatas
  • Bank bjb Berdayakan Penyandang Disabilitas Melalui Rumah Kreatif Luar Biasa
  • Menang 6-1, Bali United Tetap Tak Tenang! Persib Jadi Ancaman Nyata
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 8 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Berdayakan UMKM, ASIH Komitmen Beri Akses Permodalan yang Mudah

By Putra JuangKamis, 10 Oktober 2024 20:43 WIB2 Mins Read
Cagub Jabar, Ahmad Syaikhu. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut 3, Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie (ASIH) berkomitmen untuk memberikan akses permodalan yang mudah bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Komitmen itu disampaikan Ahmad Syaikhu usai meninjau salah satu UMKM di Kota Bekasi bernama Mpok Nini di Jalan Tawes Raya Kios, Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kamis (10/10/2024).

Syaikhu mengatakan bahwa kendala utama yang dirasakan para pelaku UMKM di Jabar saat ini adalah terkait dengan permodalan.

“Itulah makanya kita sangat bersyukur Jabar ini punya perbankan yang bagus, bank Jabar Banten yang dengan itu sesungguhnya bisa mensupport adanya UMKM-UMKM atau yang bahkan mikro untuk bisa diberikan permodalan yang memadai,” ucap Syaikhu.

Baca Juga:  Ahmad Syaikhu Temui Pedagang Pasar Cicurug, Terima Keluhan Persaingan Grosir dan Toko Online

Syaikhu juga menceritakan kisah suksesnya mengembangkan UMKM lewat program kredit usaha mikro dengan nilai Rp650 miliar.

“Dulu saya ketika di DPRD menggulirkan namanya kredit usaha mikro, kisarannya ketika itu Rp650 miliar untuk bisa berkembang dengan pesat. Saya kira sekarang ini sejak Covid-19, UMKM ini mulai bisa recovery ya sangat layak kedepan diberi permodalan,” akunya.

Adapun persoalan kedua terkait dengan kemasan. Syaikhu menyebut, produk UMKM di Jabar ini harus dikemas dengan semanarik mungkin agar dapat menarik banyak minat calon pembeli.

Baca Juga:  Pemerintah Wajibkan UMKM dan PKL untuk Sertifikasi Halal, Ini Syaratnya

“Karena biasanya produk yang bagus tapi kemasannya gak menarik orang gak tertarik untuk membeli, tapi kalau kemasannya bagus maka akhirnya ini menjadi daya tarik,” ungkapnya.

“Oleh karena itu edukasi terhadap kemasan ini menjadi hal yang harus diberikan oleh pemerintah provinsi atau pemerintah daerah,” lanjutnya.

Sedangkan persoalan ketiga yakni terkait dengan pemasaran. Menurutnya, ketersediaan tempat berjualan UMKM juga perlu menjadi perhatian dari pemerintah.

“Penyediaan tempat juga menjadi hal yang penting. Karena itu, pemerintah provinsi harus bekerja sama dengan berbagai minimarket, mall sehingga ada counter khusus untuk UMKM,” katanya.

Baca Juga:  Viral! Surat Resmi Minta Kedubes Dampingi Istri Menteri UMKM ke Luar Negeri

“Sehingga disitulah produk-produk ini akan dilihat orang, dirasakan orang, dan orang akan tertarik untuk mengkonsumsi,” tambahnya.

Syaikhu menegaskan bahwa pasangan ASIH siap untuk menyelesaikan ketiga persoalan UMKM tersebut. Mulai dari pemberian akses permodalan yang mudah, edukasi terkait pembuatan kemasan hingga pemasaran produk.

“Penambahan permodalan UMKM, edukasi untuk bantuan-bantuan dalam pembuatan kemasan, serta kaitan edukasi melalui digital marketing dan pemasaran. Jadi selain pemasaran digital yang perlu disampaikan kepada UMKM juga menyediakan tempat yang strategis, kalau gak strategis sulit untuk berkembang,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ahmad Syaikhu ASIH Kota Bekasi Mpok Nini UMKM
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Saling Sikut! FTTH dan FWA Jadi ‘Duet Maut’ Percepat Internet Merata di Indonesia

Cuma di Sini! Nabung Bisa Berangkat Suroboyo 10K, Kuota Terbatas

Bank bjb Berdayakan Penyandang Disabilitas Melalui Rumah Kreatif Luar Biasa

Wisuda Paling Santai Sedunia! Aksi Mahasiswa Gen Z Terima Ijazah Bikin Geleng Kepala

Tak Digaji Sejak 2025! Dokter ASN ‘Dianaktirikan’, Dokter Kontrak Dibayar Full?

ilustrasi bansos

Lampu Kuning Ekonomi! Rupiah Terkapar Akibat ‘Perang’, APBN Mulai Terancam?

Terpopuler
  • Bukan Indonesia? Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Ini
  • Terkuak Pemeran Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Bikin Heboh!
  • Link Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Disebut Punya Versi Lengkap Tanpa Sensor
  • Hati-Hati! Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Banyak yang Palsu, Cek Link Asli
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.