Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Sabtu, 12 September 2026 05:00 WIB

GBK Tanpa Bobotoh, Bandung Siap Membara! Ini 6 Lokasi Nobar Persib vs Persija

Sabtu, 12 September 2026 04:00 WIB
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK

Sabtu, 12 September 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP
  • GBK Tanpa Bobotoh, Bandung Siap Membara! Ini 6 Lokasi Nobar Persib vs Persija
  • Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK
  • Gandeng Irfan Hakim, Bos Koi Hartono Soekwanto Cetak Rekor Global Lewat Kontes Ikan Bogel di Bandung
  • Persija vs Persib, Igor Tolic Ingin Persib Bikin Bobotoh Bangga di GBK
  • Timnas Indonesia Siap Gebrak FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Skuad Garuda
  • September Jadi Bulan Terakhir Bansos Tahap 3, PKH hingga Beras 30 Kg Siap Disalurkan
  • Pernah Bobol Persija, Balsa Sekulic Kini Bidik Gol Lagi di SUGBK
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 12 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bukan Saling Sikut! FTTH dan FWA Jadi ‘Duet Maut’ Percepat Internet Merata di Indonesia

By Aga GustianaSelasa, 7 April 2026 21:35 WIB3 Mins Read
Diskusi hangat di Institut Teknologi Bandung (ITB), Selasa (7/4/2026). (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

BANDUNG – Tantangan geografis Indonesia yang membentang dari Sabana hingga pegunungan tinggi membuat misi pemerataan akses digital tak bisa hanya mengandalkan satu jalur. Dalam diskusi hangat di Institut Teknologi Bandung (ITB), Selasa (7/4/2026), para pakar dan pemain industri sepakat bahwa masa depan konektivitas tanah air terletak pada kolaborasi teknologi, bukan kompetisi.

MyRepublic Indonesia, sebagai salah satu motor penggerak industri broadband, menegaskan bahwa strategi deployment jaringan harus adaptif. Tidak semua wilayah bisa “dihajar” dengan kabel, namun kabel tetap menjadi tulang punggung yang tak tergantikan.

Strategi Hybrid: Menjawab Kesenjangan Digital

Chief Technology Officer MyRepublic Indonesia, Hendra Gunawan, membedah realita di lapangan. Menurutnya, Fiber to the Home (FTTH) dan Fixed Wireless Access (FWA) memiliki peran spesifik yang saling mengunci. FTTH unggul dalam stabilitas dan bandwidth raksasa untuk area padat, sementara FWA hadir sebagai solusi lincah untuk menembus wilayah semi-urban.

“Kami melihat FTTH, FWA, dan selular bukan sebagai kompetitor, melainkan sebagai solusi yang saling melengkapi. Dukungan regulasi dan insentif yang tepat akan sangat menentukan kecepatan industri dalam memperluas jangkauan layanan. Dengan pendekatan yang berbasis kebutuhan pelanggan dan kondisi wilayah, kami optimistis dapat menghadirkan konektivitas yang lebih merata, berkualitas, dan terjangkau,” ujar Hendra Gunawan.

Baca Juga:  STEM dan Teknik Jadi Favorit! Turkish Universities Fair 2026 Sukses Tarik Ribuan Pelajar Bandung

Senada dengan hal tersebut, Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital Komdigi, Denny Setiawan, menekankan bahwa fleksibilitas adalah kunci.

“Kesimpulannya saling melengkapi. Karena enggak semuanya bisa pakai kabel, ada yang harus pakai seluler,” ungkap Denny di Aula Timur ITB.

Baca Juga:  Pakar ITB Soroti Kekuatan Gempa Sumedang yang Berdampak Signifikan

Ia bahkan menyebutkan bahwa pemerintah siap mengerahkan teknologi satelit seperti Starlink dan Satria untuk area yang benar-benar sulit dijangkau kabel demi memastikan akses dasar tetap tersedia.

Hambatan Regulasi dan Efek Domino Ekonomi

Meski teknologi sudah siap, tantangan justru sering muncul dari meja birokrasi. Ketua Pusat Studi Kebijakan Industri dan Regulasi Telekomunikasi Indonesia ITB, Ian Josef Matheus Edward, menyoroti ketidaksinkronan kebijakan antara pusat dan daerah yang sering kali membebani biaya operasional operator.

“Jangan sampai karena kebijakan daerah malah membebani masyarakat. Tujuan kita kan supaya layanan ini terjangkau,” tegas Ian.

Ian menambahkan bahwa setiap titik BTS yang dibangun di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) bukan sekadar menara besi, melainkan mesin ekonomi baru. Akses internet yang merata diprediksi akan mengubah lanskap bantuan sosial menjadi lebih tepat sasaran berbasis data NIK pada 2029-2030 mendatang.

Baca Juga:  Komdigi Ancam Blokir Grok AI Usai Viral Manipulasi Foto Tak Senonoh

Masa Depan: Internet 100 Persen

Visi besar pemerintah untuk mencapai akses internet 100 persen dalam beberapa tahun ke depan membutuhkan ekosistem yang sehat. MyRepublic sendiri terus memperluas jaringan full fiber optic miliknya untuk menopang kebutuhan produktivitas tingkat tinggi, sembari tetap membuka ruang bagi teknologi nirkabel di area blank spot.

Kolaborasi antara akademisi seperti ITB, regulator dari Komdigi, asosiasi seperti ATSI, dan pelaku industri seperti MyRepublic diharapkan mampu menciptakan peta jalan digital yang tidak hanya canggih secara teknis, tetapi juga inklusif bagi seluruh rakyat Indonesia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ITB komdigi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

September Jadi Bulan Terakhir Bansos Tahap 3, PKH hingga Beras 30 Kg Siap Disalurkan

Langkah Senyap Presiden Prabowo: 30 Kebijakan Strategis untuk Kelas Menengah Indonesia

Kasus Abah Setu Belum Usai, Polisi Masih Dalami Video yang Disebut Hasil Editan AI

Defisit APBD Jabar Turun Jadi Rp3,4 Triliun, Pemprov Tak Mau Asal Tarik Utang

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Uang Pendidikan Mengalir ke Mana? Bongkar Manfaat Rp6,3 Triliun Jabar vs Rp351 Miliar Sulteng
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.