Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Lagi Rp7.000 per Gram, Cek Daftar Harga Terbaru 25 Juli 2026

Sabtu, 25 Juli 2026 11:00 WIB

Viral Disebut Prabowo! Apa Sebenarnya Londo Ireng? Ini Sejarah Kelam di Baliknya!

Sabtu, 25 Juli 2026 10:53 WIB

Tragis! Satpam Waduk Jatiluhur Hilang Saat Piket Malam, Ditemukan Tewas Terborgol

Sabtu, 25 Juli 2026 10:52 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Lagi Rp7.000 per Gram, Cek Daftar Harga Terbaru 25 Juli 2026
  • Viral Disebut Prabowo! Apa Sebenarnya Londo Ireng? Ini Sejarah Kelam di Baliknya!
  • Tragis! Satpam Waduk Jatiluhur Hilang Saat Piket Malam, Ditemukan Tewas Terborgol
  • Laga Spesial Adam Alis: Bawa Kenangan Juara di Arema, Kini Siap Saling Sikut Demi Persib
  • Kuota Internet Hangus Digugat, MK Wajibkan Operator Beri Opsi Rollover dan Refund
  • Persija Kurangi Stok Kiper, Cyrus Margono Jalani Masa Peminjaman Musim 2026/2027
  • Cara Cek Desil Penerima Bansos PKH dan BPNT 2026 Lewat NIK KTP, Simak Panduannya
  • Saldo DANA Gratis 25 Juli 2026: Cara Gampang Klaim Link Kaget Terbaru Hari Ini
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 25 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tragis! Satpam Waduk Jatiluhur Hilang Saat Piket Malam, Ditemukan Tewas Terborgol

By SusanaSabtu, 25 Juli 2026 10:52 WIB3 Mins Read
Ilustrasi korban meninggal dunia. (Foto: Ilustrasi/net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Warga Kabupaten Purwakarta digegerkan dengan penemuan jasad seorang petugas satuan pengamanan (satpam) yang bertugas di kawasan Waduk Jatiluhur. Korban ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di tepian Danau Tanggul Ubrug, Jumat (24/7/2026).

Korban diketahui bernama Sumarna (40). Saat kejadian, ia sedang menjalankan tugas piket malam untuk menjaga kawasan waduk yang merupakan salah satu objek vital di Kabupaten Purwakarta.

Kasus ini menjadi perhatian karena korban ditemukan dalam kondisi tangan terborgol ke belakang, sementara polisi masih mendalami penyebab kematian serta kemungkinan adanya tindak pidana di balik peristiwa tersebut.

Korban Hilang Saat Bertugas, Ditemukan Mengapung di Tepi Danau

Keberadaan Sumarna mulai menimbulkan kecurigaan setelah tidak dapat dihubungi sejak dini hari.

Kepala satuan pengamanan kemudian melaporkan bahwa korban tidak diketahui keberadaannya sejak sekitar pukul 03.00 WIB. Bersama rekan kerja dan warga sekitar, pencarian pun dilakukan di sekitar kawasan waduk.

Upaya pencarian membuahkan hasil sekitar pukul 11.00 WIB. Korban ditemukan mengapung di tepian Danau Tanggul Ubrug.

“Tadi ada telepon dari kepala satpam bilang Marna enggak ada dari jam 3 dini hari. Setelah dicari bareng teman-teman dan warga, ketemu jam 11 siang dalam air di pinggir danau, tangannya terborgol ke belakang,” ujar Warta, warga di lokasi kejadian, Jumat (24/7/2026).

Penemuan jasad dengan kondisi tangan terborgol membuat warga sekitar terkejut dan memunculkan berbagai dugaan mengenai penyebab kematian korban.

Diduga Sempat Menegur Pelaku Vandalisme

Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diduga sempat menjalankan tugasnya dengan menegur sekelompok orang yang hendak melakukan aksi vandalisme di kawasan Waduk Jatiluhur.

Informasi tersebut kini menjadi salah satu petunjuk yang sedang didalami aparat kepolisian.

Menurut keterangan warga, aksi vandalisme sempat terjadi beberapa hari sebelumnya. Diduga, kelompok yang sama kembali datang ke lokasi sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi.

“Kabarnya dia melarang orang yang mau curat-coret, ya wajar karena itu memang tugas dia menjaga area waduk. Aksi curat-coret malam Rabu, selang satu hari diduga kelompok itu datang lagi,” kata Warta.

Hingga kini, polisi belum menyimpulkan apakah dugaan tersebut berkaitan langsung dengan kematian korban.

Jenazah Diautopsi untuk Ungkap Penyebab Kematian

Setelah dievakuasi dari lokasi kejadian, jenazah korban dibawa ke RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk pemeriksaan awal.

Selanjutnya, jasad dirujuk ke Rumah Sakit Sartika Asih Bandung guna menjalani autopsi. Langkah ini dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian sekaligus melengkapi proses penyelidikan.

Hasil autopsi diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kronologi serta dugaan tindak kekerasan yang mungkin dialami korban sebelum meninggal dunia.

Polisi Masih Buru Pelaku dan Dalami Motif

Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP I Made Purwantara membenarkan bahwa korban ditemukan masih mengenakan seragam dinas dan dalam kondisi tangan terborgol.

Ia menegaskan penyidik masih bekerja mengumpulkan alat bukti, memeriksa sejumlah saksi, serta mendalami seluruh kemungkinan yang berkaitan dengan kasus tersebut.

“Informasi yang kami terima korban dalam keadaan terborgol dan masih menggunakan seragam saat bertugas. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kematian, melacak pelaku, serta menguak motif di balik kejadian ini,” ujar AKP I Made Purwantara.

Selain melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi juga telah mengamankan sejumlah barang milik korban sebagai barang bukti.

Di antaranya sepeda motor yang digunakan korban saat bekerja serta handy talky (HT). Sementara itu, telepon genggam korban hingga kini belum ditemukan dan masih dalam pencarian.

“Kami sudah mengamankan barang milik korban, seperti sepeda motor yang digunakan korban bekerja, HT, kalau HP belum. Kami juga sudah memeriksa beberapa saksi,” tambahnya.

Polisi Minta Masyarakat Menunggu Hasil Penyelidikan

Hingga saat ini, polisi belum menetapkan tersangka maupun menyampaikan dugaan resmi mengenai motif di balik kematian Sumarna.

Penyidik masih menunggu hasil autopsi, pemeriksaan saksi, serta pengumpulan alat bukti untuk memastikan penyebab kematian korban.

Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Polisi mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai pelaku ataupun motif sebelum hasil penyidikan resmi diumumkan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Danau Tanggul Ubrug pembunuhan Purwakarta satpam tewas Purwakarta Satpam Waduk Jatiluhur Waduk Jatiluhur
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Disebut Prabowo! Apa Sebenarnya Londo Ireng? Ini Sejarah Kelam di Baliknya!

Cara Cek Desil Penerima Bansos PKH dan BPNT 2026 Lewat NIK KTP, Simak Panduannya

Ilustrasi PNS.

Gaji PNS Agustus 2026 Segera Cair, Cek Nominal Golongan I hingga IV Lengkap

Demokrat Ciamis Tanam 2.026 Pohon Balsa dan Tebar 10 Ribu Benih Ikan di Sungai Cireong

Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi

Dedi Mulyadi Sebut Sayembara Berbasis Hadiah Sesuai Tradisi Masyarakat Indonesia

Terpopuler
  • Geliat, Tekanan, dan Arah Penanganan: Membedah Isu LGBTQ di Tanah Pasundan
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Tampil Bugar di Usia 50-an, Duet Bos Koi Hartono-Julius Sukses Jadi Runner Up Padel Open Bandung
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Proyek PLTP Patuha Unit 2 Capai Fase Vital: Mobilisasi Komponen Generator Sukses Digelar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.