Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

KPK Sebut Ono Surono Terima Uang dari Sarjan Diduga Terkait Kasus Suap Bekasi

Kamis, 2 April 2026 14:20 WIB

Momen Emosional Putros, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026

Kamis, 2 April 2026 14:14 WIB
Ilustrasi gempa

Waspada! BMKG Prediksi Gempa Susulan di Sulut dan Maluku Utara Masih Berlanjut Hingga Pekan Depan

Kamis, 2 April 2026 14:12 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • KPK Sebut Ono Surono Terima Uang dari Sarjan Diduga Terkait Kasus Suap Bekasi
  • Momen Emosional Putros, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026
  • Waspada! BMKG Prediksi Gempa Susulan di Sulut dan Maluku Utara Masih Berlanjut Hingga Pekan Depan
  • Waspada Motivasi Berlipat Kabau Sirah, Bojan Hodak Minta Persib Tak Remehkan Semen Padang
  • Link Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Disebut Punya Versi Lengkap Tanpa Sensor
  • Dunia Akui Kreativitas Indonesia! Alat Sederhana Ini Jadi Incaran Warga Asing
  • Fakta Mengejutkan KPK! CCTV Ono Surono Jadi Sorotan
  • Cegah Penimbunan, Polisi Intensifkan Patroli SPBU di Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 2 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Evakuasi Sarang Tawon Berujung Maut di Subang

By Aga GustianaSabtu, 26 Juli 2025 07:30 WIB3 Mins Read
Ilustrasi tawon
Ilustrasi tawon. (Foto: Pixabay/ClaudiaWollesen)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Upaya mengevakuasi sarang tawon vespa yang menempel di atap rumah warga di Desa Karang Mulya, Kecamatan Legon Sari, Subang, berujung maut. Seorang warga bernama Warno, atau yang akrab disapa Ano (55), tewas setelah diserang ratusan tawon saat mencoba menangani sarang tersebut secara mandiri.

Peristiwa ini terjadi saat Warno nekat naik ke atap rumah warga tanpa menunggu bantuan dari petugas. Padahal, warga dan pemilik rumah sebelumnya telah melaporkan keberadaan sarang tawon itu kepada BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Subang untuk ditangani secara resmi.

“Katanya mau ada tim damkar ke rumah mau evakuasi sarang tawon, terus ada warga nyari tangga. Kemudian ada almarhum bilang ah kecil itu mah saya udah biasa, saya udah bilang ada petugas mau datang. Uwa malah langsung naik lewat dalam (rumah) tapi gak bisa, kirain gak melanjutkan dia naik dari luar,” tutur Wahidin, kerabat korban, Jumat (25/7/2025).

Menurut penuturan Wahidin, Warno awalnya sempat meminta karung untuk mengamankan sarang tawon. Namun proses evakuasi berjalan tidak sesuai rencana. Sarang tawon malah terjatuh dan memicu serangan agresif dari koloni tawon.

Baca Juga:  Pj Gubernur Jabar Sambut Kedatangan Jemaah Haji Kloter 1 Asal Subang di BIJB Kertajati

“Kata uwa, mana karung tapi sarang enggak masuk ke karung, terus tangan uwa coba gapai sarang tawon. Tapi tangan uwa langsung dikerubutin tawon, luka dan badan penuh tawon,” lanjut Wahidin.

Dalam kondisi panik dan dikerubungi tawon, Warno berusaha turun menggunakan tangga, namun kehilangan keseimbangan dan terjatuh. Ia pingsan di tempat kejadian. Sayangnya, warga di sekitar tidak langsung menolong karena khawatir ikut diserang tawon.

Baca Juga:  Kecelakaan Maut di Tol Cipali: Tabrakan Beruntun Libatkan Empat Kendaraan

“Wa Ano udah pingsan dibawa, terus dibawa ke rumah sakit, sempat dirawat tapi tidak bisa tertolong, meninggal dunia,” pungkas Wahidin.

Kepala Desa Karang Mulya, Rodid Saeful Alam, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengungkapkan bahwa korban tiba di fasilitas kesehatan dalam kondisi kritis akibat sengatan yang hampir mengenai seluruh tubuh.

“Betul ada rumah warga yang ada sarang tawonnya. Jadi warga berusaha untuk memusnahkan sarang tawon itu. Sebenarnya sudah melapor karena memang mungkin kecil sarangnya, makanya almarhum berusaha untuk memusnahkan sendiri. Almarhum tersengat hampir seluruh tubuhnya diserang tawon tersebut. Kemudian dibawa ke rumah sakit dalam kondisi sudah kritis. Tadi malam korban meninggal,” ungkap Rodid.

Baca Juga:  Hanya Depok dan Subang yang Penuhi Kriteria Kenaikan Upah Minimum Sektoral 2025

Jenazah Warno tiba di rumah duka dengan mobil ambulans dan disambut isak tangis keluarga. Ia kemudian dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa setempat.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Tim BPBD dan Damkar Subang langsung diterjunkan ke lokasi untuk menuntaskan evakuasi sarang tawon yang sempat memicu kepanikan. Sebelumnya, pihak petugas memang telah merencanakan proses evakuasi pada malam hari, saat tawon-tawon sudah kembali ke dalam sarang dan relatif tidak aktif.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita Subang BPBD Subang Damkar Subang evakuasi sarang tawon kecelakaan tawon korban sengatan tawon Subang tawon vespa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

KPK Sebut Ono Surono Terima Uang dari Sarjan Diduga Terkait Kasus Suap Bekasi

Ilustrasi gempa

Waspada! BMKG Prediksi Gempa Susulan di Sulut dan Maluku Utara Masih Berlanjut Hingga Pekan Depan

Fakta Mengejutkan KPK! CCTV Ono Surono Jadi Sorotan

Cegah Penimbunan, Polisi Intensifkan Patroli SPBU di Bandung

gempa

Gempa 7,6 SR Guncang Bitung-Manado, 1 Orang Tewas

Ilustrasi gempa

Update Gempa Hari Ini: Bitung-Manado Diguncang Magnitudo 7,3, Berpotensi Tsunami

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Heboh, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.