Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Klaim Saldo DANA Gratis 22 Agustus 2026: Link DANA Kaget dan Cara Mudah Cuan Hari Ini!

Sabtu, 22 Agustus 2026 02:00 WIB
Game Free Fire

Kumpulan Kode Redeem FF 22 Agustus 2026: Klaim Token, SG2, dan Skin Bundle Gratis Sekarang!

Sabtu, 22 Agustus 2026 01:00 WIB

Bukan di GBLA? Laga Penentu Persib di ACL Two Terancam Geser ke Si Jalak Harupat

Jumat, 21 Agustus 2026 22:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Saldo DANA Gratis 22 Agustus 2026: Link DANA Kaget dan Cara Mudah Cuan Hari Ini!
  • Kumpulan Kode Redeem FF 22 Agustus 2026: Klaim Token, SG2, dan Skin Bundle Gratis Sekarang!
  • Bukan di GBLA? Laga Penentu Persib di ACL Two Terancam Geser ke Si Jalak Harupat
  • 14 Pohon di Jalan Pahlawan Bandung Dikuliti, 2 Dipastikan Mati! Motif Pelaku Bikin Heran
  • Persib Punya 12 Pemain Asing, Igor Tolic Akhirnya Buka Suara soal Siapa yang Bakal Dilepas
  • Terbang Ke Australia Hingga Korea, Marc Klok Jujur Soal Beban Persib di ACL Two
  • Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent
  • Gudang Hancur, Beras Utuh! Keteladanan Hati Warga NTT yang Bikin Satu Indonesia Terharu
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 22 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

KPK Sebut Ono Surono Terima Uang dari Sarjan Diduga Terkait Kasus Suap Bekasi

By Aga GustianaKamis, 2 April 2026 14:20 WIB2 Mins Read
Wakil Ketua DPRD Jabar, Ono Surono. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gebrakan baru dilakukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengusut tuntas skandal suap di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Pada Rabu (1/4/2026), tim penyidik resmi menggeledah kediaman Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono (ONS).

Langkah tegas ini diambil menyusul adanya indikasi kuat keterlibatan aliran dana dari salah satu terdakwa kunci dalam kasus korupsi proyek infrastruktur di Bekasi.

Fokus pada Kedekatan dengan Sosok Sarjan

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa penggeledahan tersebut dilakukan untuk mendalami dugaan uang panas yang mengalir dari tangan Sarjan (SRJ) kepada politisi tersebut. Sarjan sendiri merupakan pihak swasta yang kini berstatus terdakwa dalam kasus yang menyeret Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang.

“Ya, di antaranya itu (terkait dugaan aliran uang dari Sarjan),” ungkap Budi dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Baca Juga:  Eks Penyidik KPK Nilai RK Bakal Jadi Saksi Kunci Skandal Korupsi Bank BJB

Meski penggeledahan telah dilakukan, pihak lembaga antirasuah masih menutup rapat informasi mengenai nominal pasti uang yang diduga berpindah tangan tersebut. KPK kini fokus pada motif di balik pemberian dana tersebut.

“Ini masih terus didalami ya terkait dengan jumlah atau berapa uang yang diberikan oleh SRJ kepada ONS,” tutur Budi.

“Dan tentu yang lebih penting substansinya, mengapa dan untuk apa SRJ ini memberikan sejumlah uang kepada ONS?” imbuhnya.

Baca Juga:  Peran 'Mereka' yang Ditahan KPK dalam Dugaan Korupsi Bandung Smart City

Kilas Balik Kasus Suap Pemkab Bekasi

Kasus ini bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada pertengahan Desember 2025 lalu. Dalam operasi tersebut, Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang ditetapkan sebagai tersangka utama bersama ayahnya, HM Kunang.

KPK mengidentifikasi Ade dan ayahnya sebagai penerima suap, sementara Sarjan bertindak sebagai pemberi suap demi mengamankan proyek-proyek tertentu di Kabupaten Bekasi.

Respons Ono Surono Usai Diperiksa

Sebelum penggeledahan rumahnya terjadi, Ono Surono sebenarnya sudah sempat memberikan keterangan sebagai saksi di hadapan penyidik pada awal Januari 2026. Saat itu, ia mengakui bahwa materi pemeriksaan memang menyinggung soal transaksi keuangan.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Buka Suara Terkait Kasus Korupsi Bank BJB, Tegaskan Tak Tahu Menahu Soal 'Mark Up' Anggaran

“Ya, ada beberapa lah yang ditanyakan. Iya (termasuk soal aliran uang),” ujar Ono singkat setelah keluar dari gedung KPK kala itu.

Namun, Ono memilih bungkam saat dikonfirmasi lebih jauh mengenai detail keterlibatannya dan meminta awak media untuk mengonfirmasi langsung kepada tim penyidik terkait materi perkara.

Penyidikan kasus ini diprediksi masih akan berkembang, mengingat KPK tengah membedah simpul-simpul kekuasaan yang diduga turut menikmati “kue” dari proyek-proyek di Bekasi tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ade Kuswara Kunang Berita Jabar kasus suap Korupsi Bekasi KPK Ono Surono penggeledahan KPK
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

14 Pohon di Jalan Pahlawan Bandung Dikuliti, 2 Dipastikan Mati! Motif Pelaku Bikin Heran

Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent

Gudang Hancur, Beras Utuh! Keteladanan Hati Warga NTT yang Bikin Satu Indonesia Terharu

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Tahap 3 2026 Masih Cair, Cek Status Penerima PKH dan BPNT Sekarang

7.326 PPPK Paruh Waktu Bandung Dapat Kepastian, Ini Alasan Belum Diangkat Jadi Penuh Waktu

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Saldo Bansos Belum Masuk? Ini Penyebab PKH, BPNT dan Bantuan Beras Agustus 2026 Belum Cair

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Game Free Fire
    Banjir Hadiah! Buruan Klaim Kode Redeem FF 19 Agustus 2026 Sebelum Kehabisan
  • Ekspedisi Gahvara Yava 2026 Sukses Petakan Peta Baru Luweng Ombo Pacitan Sepanjang 8,2 Kilometer
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.