Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral Selebrasi ‘Power Rangers’ ala Presiden Prabowo Saat Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 19:29 WIB
Ilustrasi virus HIV/AIDS

Puluhan Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Pangandaran, Sejumlah Calon Pengantin Ikut Positif Terinfeksi

Selasa, 6 Oktober 2026 19:19 WIB

Misi Putus Tren Buruk: Marc Klok Tegaskan Persib Incar Kemenangan di Kandang Port FC

Selasa, 6 Oktober 2026 19:08 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral Selebrasi ‘Power Rangers’ ala Presiden Prabowo Saat Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup 2026
  • Puluhan Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Pangandaran, Sejumlah Calon Pengantin Ikut Positif Terinfeksi
  • Misi Putus Tren Buruk: Marc Klok Tegaskan Persib Incar Kemenangan di Kandang Port FC
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Bejat! Oknum Guru Ngaji di Sukabumi Cabuli 7 Anak, Modus Ajak Main
  • Bukan Gertak Sambal! Luka Menalo Ungkap Persiapan Persib Jelang Tantang Port FC
  • Bukan Cuma Seblak! 4 Kuliner Bandung Ini Lagi Jadi Buruan Wisatawan
  • Viral! Sejumlah Pengunjung Diduga Keracunan Massal Usai Makan di Restoran Korea Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 6 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

KPK Sebut Ono Surono Terima Uang dari Sarjan Diduga Terkait Kasus Suap Bekasi

By Aga GustianaKamis, 2 April 2026 14:20 WIB2 Mins Read
Wakil Ketua DPRD Jabar, Ono Surono. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gebrakan baru dilakukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengusut tuntas skandal suap di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Pada Rabu (1/4/2026), tim penyidik resmi menggeledah kediaman Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono (ONS).

Langkah tegas ini diambil menyusul adanya indikasi kuat keterlibatan aliran dana dari salah satu terdakwa kunci dalam kasus korupsi proyek infrastruktur di Bekasi.

Fokus pada Kedekatan dengan Sosok Sarjan

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa penggeledahan tersebut dilakukan untuk mendalami dugaan uang panas yang mengalir dari tangan Sarjan (SRJ) kepada politisi tersebut. Sarjan sendiri merupakan pihak swasta yang kini berstatus terdakwa dalam kasus yang menyeret Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang.

“Ya, di antaranya itu (terkait dugaan aliran uang dari Sarjan),” ungkap Budi dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Baca Juga:  Pengamat Nilai Duet Ridwan Kamil-Ono Surono Mungkin Terjadi di Pilgub Jabar 2024

Meski penggeledahan telah dilakukan, pihak lembaga antirasuah masih menutup rapat informasi mengenai nominal pasti uang yang diduga berpindah tangan tersebut. KPK kini fokus pada motif di balik pemberian dana tersebut.

“Ini masih terus didalami ya terkait dengan jumlah atau berapa uang yang diberikan oleh SRJ kepada ONS,” tutur Budi.

“Dan tentu yang lebih penting substansinya, mengapa dan untuk apa SRJ ini memberikan sejumlah uang kepada ONS?” imbuhnya.

Baca Juga:  Modus Licik! Pelunasan Haji Dibuat Mepet Agar Kuota Bisa Dijual

Kilas Balik Kasus Suap Pemkab Bekasi

Kasus ini bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada pertengahan Desember 2025 lalu. Dalam operasi tersebut, Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang ditetapkan sebagai tersangka utama bersama ayahnya, HM Kunang.

KPK mengidentifikasi Ade dan ayahnya sebagai penerima suap, sementara Sarjan bertindak sebagai pemberi suap demi mengamankan proyek-proyek tertentu di Kabupaten Bekasi.

Respons Ono Surono Usai Diperiksa

Sebelum penggeledahan rumahnya terjadi, Ono Surono sebenarnya sudah sempat memberikan keterangan sebagai saksi di hadapan penyidik pada awal Januari 2026. Saat itu, ia mengakui bahwa materi pemeriksaan memang menyinggung soal transaksi keuangan.

Baca Juga:  KPK akan Sharing Antikorupsi Bersama Perwakilan 3 Paslon Hari Ini

“Ya, ada beberapa lah yang ditanyakan. Iya (termasuk soal aliran uang),” ujar Ono singkat setelah keluar dari gedung KPK kala itu.

Namun, Ono memilih bungkam saat dikonfirmasi lebih jauh mengenai detail keterlibatannya dan meminta awak media untuk mengonfirmasi langsung kepada tim penyidik terkait materi perkara.

Penyidikan kasus ini diprediksi masih akan berkembang, mengingat KPK tengah membedah simpul-simpul kekuasaan yang diduga turut menikmati “kue” dari proyek-proyek di Bekasi tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Berita Jabar KPK Ono Surono
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Selebrasi ‘Power Rangers’ ala Presiden Prabowo Saat Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup 2026

Ilustrasi virus HIV/AIDS

Puluhan Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Pangandaran, Sejumlah Calon Pengantin Ikut Positif Terinfeksi

bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas

kekerasan

Bejat! Oknum Guru Ngaji di Sukabumi Cabuli 7 Anak, Modus Ajak Main

Viral! Sejumlah Pengunjung Diduga Keracunan Massal Usai Makan di Restoran Korea Bandung

Sempat Tuai Penolakan, Sekolah Pengganti SDN 026 Bojongloa Akhirnya Dibangun

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.