Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BPNT Tahap 3 2026 Mulai Cair, Total Rp600 Ribu! Cek Jadwal dan Status Penerima

Selasa, 18 Agustus 2026 03:00 WIB
Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Peluang Klaim Saldo DANA Gratis 18 Agustus 2026, Ini 4 Cara Resmi dan Aman Cepat Cair

Selasa, 18 Agustus 2026 02:00 WIB
Game Free Fire

Kumpulan Kode Redeem FF Terbaru 18 Agustus 2026, Segera Klaim Hadiah Gratis Sebelum Kehabisan!

Selasa, 18 Agustus 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • BPNT Tahap 3 2026 Mulai Cair, Total Rp600 Ribu! Cek Jadwal dan Status Penerima
  • Peluang Klaim Saldo DANA Gratis 18 Agustus 2026, Ini 4 Cara Resmi dan Aman Cepat Cair
  • Kumpulan Kode Redeem FF Terbaru 18 Agustus 2026, Segera Klaim Hadiah Gratis Sebelum Kehabisan!
  • Cek Bansos PKH Tahap 3 2026 Pakai NIK KTP, Segera Cek Nama Anda di Sini
  • PSSI Cabut Larangan Suporter Away, Umuh Muchtar Singgung Persib dan Laga Panas Lawan Persija
  • Nekat Terobos Kobaran Api Sepulang Sekolah, Aksi ‘Superman’ Asal Kalimantan Ini Bikin Dunia Heboh
  • Lagi-Lagi Bikin Polemik! Doa HUT RI Menag Bikin Publik Curiga Ada Maksud Politik?
  • Ekspedisi Gahvara Yava 2026 Sukses Petakan Peta Baru Luweng Ombo Pacitan Sepanjang 8,2 Kilometer
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 18 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Modus Licik! Pelunasan Haji Dibuat Mepet Agar Kuota Bisa Dijual

By Aga GustianaSabtu, 13 September 2025 14:47 WIB2 Mins Read
Pelaksanaan ibadah haji di bulan Dzulqa’dah menjadi momen penuh makna bagi umat Islam di seluruh dunia.. (Foto: Kemenag)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melanjutkan penyelidikan atas dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2024. Skandal ini ditaksir menimbulkan kerugian negara lebih dari Rp1 triliun.

Pada Jumat (12/9/2025), Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Badan Penyelenggara Haji, Moh Hasan Afandi, hadir memenuhi panggilan penyidik sebagai saksi.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap dugaan manipulasi tenggat pelunasan biaya haji khusus.

“Penyidik mendalami modus pengaturan jangka waktu pelunasan yang dibuat mepet atau ketat, agar sisa kuota tambahan tidak terserap calon jemaah lama,” ujar Budi.

Modus Dugaan Korupsi

Menurut temuan awal, calon jemaah yang sudah menunggu bertahun-tahun hanya diberi waktu lima hari kerja untuk melunasi biaya. Akibatnya, banyak yang gagal berangkat.

Sementara itu, ada indikasi jemaah baru yang mendaftar pada 2024 justru bisa langsung berangkat karena adanya praktik jual beli kuota.

“Saksi didalami bagaimana secara teknis jemaah haji khusus yang urutannya paling akhir (baru membayar 2024) namun bisa langsung berangkat,” jelasnya.

Kasus ini resmi masuk tahap penyidikan sejak 9 Agustus 2025. Beberapa pihak telah diperiksa, termasuk mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Selain itu, KPK menyita sejumlah aset berupa rumah, kendaraan mewah, serta uang tunai dalam rupiah dan dolar Amerika.

Awal Mula Kasus

Skandal bermula ketika Indonesia mendapat tambahan 20 ribu kuota haji dari Arab Saudi. Pemerintah kemudian membaginya setengah untuk haji reguler dan setengah lagi untuk haji khusus. Padahal, menurut Undang-Undang, porsi haji khusus seharusnya hanya 8 persen.

Akibat keputusan ini, ribuan calon jemaah haji reguler yang sudah menunggu belasan tahun batal berangkat. Sebaliknya, antrean haji khusus yang biasanya hanya dua hingga tiga tahun bisa melesat jauh lebih cepat.

KPK menegaskan penyidikan akan terus berlanjut guna mengungkap aktor utama di balik praktik kotor tersebut serta memastikan tragedi serupa tidak terjadi pada musim haji berikutnya.

Emosi Publik Meluap

Kasus ini menimbulkan gelombang kemarahan publik. Akun Instagram @pandemictalks menjadi salah satu wadah curahan hati warganet. Banyak yang mengekspresikan kesedihan sekaligus kemarahan.

“Astaghfirullah… korupsi bahkan di urusan ibadah, tidak takut Tuhan sama sekali,” tulis seorang netizen.

“Ampuni jemaah yang batal berangkat, Ya Allah. Dzalimnya luar biasa,” ujar warganet lain.

“Para pejabat disumpah atas nama Allah, tapi tindakannya bikin rakyat istighfar terus,” tulis komentar lainnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

haji khusus jemaah haji reguler kasus haji korupsi haji KPK kuota haji modus kuota haji Skandal haji
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BPNT Tahap 3 2026 Mulai Cair, Total Rp600 Ribu! Cek Jadwal dan Status Penerima

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cek Bansos PKH Tahap 3 2026 Pakai NIK KTP, Segera Cek Nama Anda di Sini

Nekat Terobos Kobaran Api Sepulang Sekolah, Aksi ‘Superman’ Asal Kalimantan Ini Bikin Dunia Heboh

Lagi-Lagi Bikin Polemik! Doa HUT RI Menag Bikin Publik Curiga Ada Maksud Politik?

Ekspedisi Gahvara Yava 2026 Sukses Petakan Peta Baru Luweng Ombo Pacitan Sepanjang 8,2 Kilometer

Bansos

Bansos Agustus 2026 Cair! Cek PKH dan BPNT Tahap 3, Ini Data KPM Terbaru

Terpopuler
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Mengenal Susanah, Ibu Pengupas Bawang Asal Bogor yang Disebut Prabowo Diupah Rp700 Ribu per Kg
  • BPRS HIK Parahyangan Akui Hadapi Penyesuaian Likuiditas, Dana Deposito Tetap Jadi Kewajiban
  • Kode Redeem ML 14 Agustus 2026 Terbaru, Ada Diamond dan Skin Gratis Hari Ini
  • Jelang HUT RI ke-81, Warga Cikutra Bikin Terowongan Merah Putih Sepanjang 180 Meter
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.