Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Agregat Tipis! Arsenal vs Leverkusen, Siapa Lolos ke Perempat Final?

Selasa, 17 Maret 2026 14:21 WIB

Bukan Sembarang Prajurit! Prada Nawawi Harumkan Indonesia di Langit Libya, Netizen: Tentara Allah!

Selasa, 17 Maret 2026 14:00 WIB

Obat Rindu Perantau: Kala Jurnalis Ju’e Hangatkan Hati Pedagang Cibeunying yang Tak Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 13:56 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Agregat Tipis! Arsenal vs Leverkusen, Siapa Lolos ke Perempat Final?
  • Bukan Sembarang Prajurit! Prada Nawawi Harumkan Indonesia di Langit Libya, Netizen: Tentara Allah!
  • Obat Rindu Perantau: Kala Jurnalis Ju’e Hangatkan Hati Pedagang Cibeunying yang Tak Mudik
  • Heboh! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Muncul Part 2, Benarkah Ada Versi 7 Menit?
  • Jelang Fase Penentuan, Bojan Hodak Ambil Keputusan Berani untuk Skuad Persib
  • Rutin Setiap Ramadan, Geo Dipa Berbagi Sasar 4.416 Kepala Keluarga di Pasirjambu, Rancabali, dan Ciwidey
  • Heboh! Ustaz Solmed Ngaku Kenal Ustaz SAM yang Viral, Begini Faktanya
  • Viral di TikTok dan X, Ternyata Ini Alasan Video Mukena Pink Bikin Penasaran Publik
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 17 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Fakta Baru! Polisi Ungkap Dokter Kandungan di Garut Lecehkan Pasien di Kamar Kos

By SusanaKamis, 17 April 2025 14:45 WIB2 Mins Read
Konferensi Pers kasus dugaan pelecehan seksual oleh dokter kandungan di Garut. Foto: Instagram @polresgarut.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang dokter kandungan di Garut, M. Syafril Firdaus (33), resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Garut dalam kasus dugaan pelecehan seksual.

Namun, penetapan ini tidak berkaitan dengan kasus pelecehan yang sempat viral melalui rekaman CCTV di sebuah klinik.

Penetapan tersangka justru muncul dari laporan kasus berbeda, yaitu dugaan pelecehan terhadap seorang perempuan berusia 24 tahun.

Kasus bermula saat korban berkonsultasi soal vaksin gonore dengan pelaku yang kemudian menawarkan layanan suntik vaksin di luar klinik, tepatnya di kediaman orang tua korban.

Baca Juga:  Unpad Berhentikan Dokter PPDS Terduga Pelaku Pelecehan di RSHS Bandung

“Tersangka MSF merupakan dokter kandungan di Klinik Karya Harsa, Garut. Ia melakukan penyuntikan vaksin gonore kepada korban di luar klinik, tepatnya di rumah orang tua korban,” ungkap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan dalam jumpa pers, Kamis (17/4/2025).

Usai proses penyuntikan, korban sempat mengantar pelaku pulang ke kosnya. Saat hendak membayar biaya vaksin secara tunai, pelaku menolak dengan alasan takut terlihat orang.

Ia kemudian mengajak korban masuk ke dalam kamar kos dengan dalih pembayaran di dalam ruangan, lalu mengunci pintu dan diduga melakukan tindakan pelecehan seksual.

Baca Juga:  Liburan ke Garut? Jangan Pulang sebelum Kulineran di 5 Tempat Ini

“Tersangka secara paksa meraba-raba bagian tertentu korban, dan bagian tertentu lainnya di dalam baju, sehingga korban melakukan perlawanan,” ungkapnya.

Sementara itu, kasus pelecehan lainnya yang sempat menghebohkan media sosial karena terekam CCTV di Klinik belum bisa diproses lebih lanjut.

Hingga kini, polisi belum menerima laporan resmi dari korban yang terekam dalam video tersebut.

Kapolres Garut, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, menyatakan bahwa pihaknya masih terus menyelidiki kasus video viral yang terjadi pada Juni 2024 lalu.

Baca Juga:  Buntut Cekcok dengan Warganya Viral, Wabup Garut Ngadu ke Dedi Mulyadi

Identitas korban belum diketahui karena wajahnya tidak terlihat jelas dalam rekaman, sehingga pencarian melalui teknologi face recognition pun belum membuahkan hasil.

“Kami sudah coba cek daftar pasien sesuai tanggal kejadian, tapi korban tidak terdata. Diduga ini adalah modus dari pelaku untuk menghindari pendataan resmi,” ujar Fajar.

Penyidik masih terus melakukan pendalaman untuk mencari keberadaan ibu hamil dalam video tersebut dan membuka peluang untuk mengusut kasus lebih lanjut jika korban bersedia melapor secara resmi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

dokter kandungan garut pelecehan seksual
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Sembarang Prajurit! Prada Nawawi Harumkan Indonesia di Langit Libya, Netizen: Tentara Allah!

Obat Rindu Perantau: Kala Jurnalis Ju’e Hangatkan Hati Pedagang Cibeunying yang Tak Mudik

Heboh! Ustaz Solmed Ngaku Kenal Ustaz SAM yang Viral, Begini Faktanya

Puasa Hari ke-27, Cek Waktu Imsak di Bandung 17 Maret 2026

Bukan Masalah Uang! Alasan Tegas Sahrial Tolak Hadiah di Bandara Kualanamu

Detik-detik Kios Pasar Soreang Ambruk, Pedagang Sebut Sudah Retak Sebelumnya

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.