bukamata.id – Sahrial, seorang petugas facility care di Bandara Kualanamu, Medan, tengah menjadi sorotan warganet setelah videonya viral di media sosial.
Dalam rekaman tersebut, Sahrial terlihat bermain gim bersama seorang content creator sekaligus penumpang pesawat. Meski sempat ditawari sejumlah uang sebagai hadiah atas kemenangan, Sahrial memilih menolak dengan sopan, menegaskan bahwa menerima uang bukan bagian dari pekerjaannya.
Sikap tegas namun ramah ini langsung menuai pujian luas. Banyak netizen menyoroti integritas Sahrial, yang tetap memegang amanah dan menjalankan tugas profesional tanpa tergiur hadiah.
Video ini diunggah oleh beberapa akun Instagram sejak Sabtu (15/3/2026) dan cepat menyebar, menjadi bahan perbincangan di berbagai platform.
Integritas dan Profesionalisme Sahrial Jadi Contoh
Dalam video tersebut, terlihat dialog ringan namun bermakna:
“Sekali lagi kami dari perusahaan tidak menerima tip,” ujar Sahrial.
“Ini bukan tip, ini menang game,” balas content creator tersebut.
Meski tawaran tersebut disampaikan dengan ramah, Sahrial tetap menolak sambil tersenyum. Tindakan sederhana ini dianggap sebagai cerminan etika kerja yang tinggi, sekaligus teladan bagi pegawai layanan publik.
Berkat kejujuran dan dedikasinya, Sahrial mendapatkan apresiasi langsung dari Direktur Utama Injourney, Maya Watono. Ia menekankan bahwa karakter pekerja seperti Sahrial merupakan contoh integritas yang ingin dibangun perusahaan.
“Pertama-tama, saya bangga sekali melihat video tersebut. Ini luar biasa dan menunjukan karakter yang kami ingin bangun di Injourney, HEROES yang memang kami ingin bangun. Sahrial menjadi ambassador integritas dan contoh nyata bekerja sepenuh hati,” ujar Maya.
Sahrial sendiri mengaku bahwa perjalanan kariernya di bandara telah berlangsung sekitar 14 tahun, dan ia sudah bergabung dengan Injourney Aviation Services (IAS) selama 4 tahun. Ia menekankan pentingnya totalitas, akhlak, dan kejujuran dalam pekerjaan.
“Pekerjaan itu harus totalitas, menggunakan akhlak agar tidak ada kebohongan dalam bekerja, dan menjadi pengawas bagi diri sendiri,” ungkapnya.
Respon Warganet: Kagum dan Terinspirasi
Sikap Sahrial pun mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak warganet memuji kejujuran serta profesionalismenya, sekaligus memberikan harapan agar integritas seperti ini menjadi teladan di lingkungan kerja lain.
Dari kolom komentar Instagram @pandemictalks, Senin (16/3/2026):
- Netizen @cho*** menulis, “Ya Allah, abangnya jujur banget sampai di-notice Dirut Injourney. Terus istiqomah ya bang, semoga karirnya makin bagus di Injourney.”
- Akun @nin*** menambahkan, “Kalau ada orang berintegritas seperti ini dan menolak reward, bisa diganti dengan review positif di tempat kerjanya. Pasti diperhatikan oleh Humas, semoga rezekinya lancar.”
- Akun @bra*** menyebut, “Inspirasi banget ini bapaknya. Injourney juga keren punya karyawan seperti ini. Budaya kerja jelas berjalan, pantesan bandara makin nyaman.”
- Akun @gal*** menegaskan, “Sekelas cleaning service saja attitude-nya bagus. Trainingnya pasti keren, berarti Injourney benar-benar memperhatikan kualitas pegawai.”
Pelajaran Etika Kerja dan Integritas
Kisah Sahrial menjadi bukti bahwa profesionalisme dan integritas tetap relevan dan mendapatkan apresiasi, bahkan di era digital di mana segala perbuatan cepat viral.
Sikap menolak hadiah yang bukan bagian dari tugas resmi ini tidak hanya menunjukkan moral tinggi, tetapi juga memperkuat citra positif lembaga tempat ia bekerja.
Dengan viralnya video ini, masyarakat kembali diingatkan bahwa kejujuran dan dedikasi dalam pekerjaan sederhana dapat menginspirasi banyak orang, sekaligus menumbuhkan budaya kerja yang sehat dan amanah di berbagai sektor publik.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










