Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadwal & Link Streaming Persib vs Sabah FC Malam Ini: Ujian Perdana Maung Bandung di Bali

Sabtu, 15 Agustus 2026 10:07 WIB

Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!

Sabtu, 15 Agustus 2026 09:14 WIB
Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Klaim Saldo DANA Gratis Spesial Sambut Hari Kemerdekaan 15 Agustus 2026

Sabtu, 15 Agustus 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal & Link Streaming Persib vs Sabah FC Malam Ini: Ujian Perdana Maung Bandung di Bali
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Klaim Saldo DANA Gratis Spesial Sambut Hari Kemerdekaan 15 Agustus 2026
  • NIK Tidak Terdaftar PKH Agustus 2026? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
  • Persib Hadapi Sabah FC, 14 Pemain Tak Bisa Main! Ini Strategi Igor Tolic
  • BPNT Rp600 Ribu Belum Masuk Agustus 2026? Cek 6 Penyebabnya di Sini
  • Klaim Saldo DANA Gratis Edisi Sabtu, 15 Agustus 2026: Intip Cara Aman Dapatkan hingga Ratusan Ribu Rupiah
  • Klaim Segera! Kode Redeem FF Terbaru 15 Agustus 2026: Dapatkan Skin Senjata Spesial dan Voucher Gratis
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 15 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Detik-detik Kios Pasar Soreang Ambruk, Pedagang Sebut Sudah Retak Sebelumnya

By SusanaSenin, 16 Maret 2026 19:01 WIB2 Mins Read
Atap Blok 3 Pasar Soreang Kabupaten Bandung runtuh. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Suasana Pasar Soreang mendadak panik ketika bangunan kios tiba-tiba ambruk sekitar pukul 13.00 WIB. Para pedagang dan pengunjung berlarian menyelamatkan diri saat bagian bangunan runtuh dan menimpa sejumlah orang yang berada di lokasi.

Salah seorang pedagang, Agus Diman (50), mengatakan peristiwa itu terjadi sangat cepat tanpa tanda-tanda seperti angin kencang atau gempa. Ia mengaku sedang berada tidak jauh dari lokasi saat bangunan tersebut tiba-tiba roboh.

“Barusan, sekitar jam satuan. Tiba-tiba roboh saja, enggak ada angin,” ujar Agus saat ditemui di lokasi.

Menurutnya, sebelum kejadian sebenarnya sudah terlihat retakan pada bagian bangunan. Retakan itu bahkan disebut sudah cukup besar dan terlihat jelas di salah satu sisi kios.

“Memang dari dulu sudah retak di sebelah sini. Retaknya sudah gede,” katanya.

Agus juga menduga getaran dari mesin giling tepung yang berada di salah satu kios bisa saja turut memengaruhi kondisi bangunan. Mesin tersebut kerap digunakan untuk menggiling bahan baku bakso.

“Di situ ada mesin giling tepung, mesin buat bakso. Jadi ada getaran juga,” jelasnya.

Saat bangunan ambruk, sebagian orang masih sempat berlari menjauh. Namun beberapa lainnya tidak sempat menyelamatkan diri karena tertimpa reruntuhan yang jatuh dengan cepat.

“Yang di sana ada yang enggak bisa lari, langsung ketimpa rontokannya,” ujarnya.

Ia menyebut ada tiga orang yang tertimpa bangunan dalam peristiwa tersebut. Satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka-luka dengan kondisi cukup serius.

“Yang tertimpa tiga orang. Meninggal satu, dua luka. Kelihatannya patah-patah,” katanya.

Korban meninggal dunia diketahui merupakan seorang pembeli yang sedang berbelanja di kios tersebut, bukan pedagang. Sementara pedagang yang berada di dalam kios berhasil selamat dari kejadian tersebut.

“Yang meninggal itu yang belanja. Pedagangnya ada di dalam tapi selamat,” ungkap Agus.

Ia mengaku sangat terkejut melihat kejadian itu karena terjadi tepat di depan tempatnya berjualan. Bangunan yang ambruk disebutnya langsung runtuh seketika.

“Saya lagi di sini, pas lihat langsung ngebruk begitu saja,” tuturnya.

Agus mengatakan bangunan pasar tersebut tergolong masih baru karena belum lama dibangun. Namun ia tidak menyangka kondisi bangunan sudah mengalami kerusakan.

“Ini pertama kali. Baru lima tahun sudah begini,” katanya.

Peristiwa tersebut membuat para pedagang merasa khawatir dengan kondisi bangunan lain di kawasan pasar. Mereka berharap ada pemeriksaan menyeluruh agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

“Ya khawatir ke depannya. Bangunannya kan seperti itu,” ujar Agus.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Atap kios runtuh Bandung Kecelakaan bangunan pasar Pasar Soreang ambruk Pedagang Pasar Soreang korban
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

NIK Tidak Terdaftar PKH Agustus 2026? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BPNT Rp600 Ribu Belum Masuk Agustus 2026? Cek 6 Penyebabnya di Sini

El Nino

Ribuan Hektare Sawah Sukabumi Terancam Puso: El Nino Picu Krisis Air di Lumbung Pangan Selatan

Modal Ngaku Intel dan Tuduh Bawa Narkoba, Pria Ini Gasak Uang Warga Rp600 Ribu

Suarakan Jeritan Warga Garut Selatan, Band Metal VoB Soroti Jalan Rusak 10 Tahun

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • Kehabisan Akal Promosi? Brand Miras Buat Challenge Ayat Al-Qur’an Berhadiah Alkohol!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.