Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Mau Nonton Persib Vs Cong Viettel? Catat Lokasi dan Jam Penukaran Tiketnya!

Rabu, 14 Oktober 2026 04:00 WIB
Bansos

Saldo KKS Masih Kosong? Ini Cara Cek Status Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 03:00 WIB

Menggugah Selera! Ini 5 Spot Kuliner Hits di Cimahi yang Bikin Ketagihan

Rabu, 14 Oktober 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mau Nonton Persib Vs Cong Viettel? Catat Lokasi dan Jam Penukaran Tiketnya!
  • Saldo KKS Masih Kosong? Ini Cara Cek Status Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026
  • Menggugah Selera! Ini 5 Spot Kuliner Hits di Cimahi yang Bikin Ketagihan
  • Destinasi Wisata Pilihan di Sekitar Stasiun Cimahi untuk Liburan Singkat
  • Mentereng! Ini Catatan Statistik John Herdman Selama Nahkodai Timnas Indonesia
  • PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar
  • Klok Minta Bobotoh Terus Bersama Persib, Target Besar Menanti di ACL Two
  • Dari Sumedang Jadi Diva Dunia! Kisah Rahasia Rossa yang Jarang Orang Tahu!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 14 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Detik-detik Kios Pasar Soreang Ambruk, Pedagang Sebut Sudah Retak Sebelumnya

By SusanaSenin, 16 Maret 2026 19:01 WIB2 Mins Read
Atap Blok 3 Pasar Soreang Kabupaten Bandung runtuh. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Suasana Pasar Soreang mendadak panik ketika bangunan kios tiba-tiba ambruk sekitar pukul 13.00 WIB. Para pedagang dan pengunjung berlarian menyelamatkan diri saat bagian bangunan runtuh dan menimpa sejumlah orang yang berada di lokasi.

Salah seorang pedagang, Agus Diman (50), mengatakan peristiwa itu terjadi sangat cepat tanpa tanda-tanda seperti angin kencang atau gempa. Ia mengaku sedang berada tidak jauh dari lokasi saat bangunan tersebut tiba-tiba roboh.

“Barusan, sekitar jam satuan. Tiba-tiba roboh saja, enggak ada angin,” ujar Agus saat ditemui di lokasi.

Menurutnya, sebelum kejadian sebenarnya sudah terlihat retakan pada bagian bangunan. Retakan itu bahkan disebut sudah cukup besar dan terlihat jelas di salah satu sisi kios.

“Memang dari dulu sudah retak di sebelah sini. Retaknya sudah gede,” katanya.

Agus juga menduga getaran dari mesin giling tepung yang berada di salah satu kios bisa saja turut memengaruhi kondisi bangunan. Mesin tersebut kerap digunakan untuk menggiling bahan baku bakso.

“Di situ ada mesin giling tepung, mesin buat bakso. Jadi ada getaran juga,” jelasnya.

Saat bangunan ambruk, sebagian orang masih sempat berlari menjauh. Namun beberapa lainnya tidak sempat menyelamatkan diri karena tertimpa reruntuhan yang jatuh dengan cepat.

“Yang di sana ada yang enggak bisa lari, langsung ketimpa rontokannya,” ujarnya.

Ia menyebut ada tiga orang yang tertimpa bangunan dalam peristiwa tersebut. Satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka-luka dengan kondisi cukup serius.

“Yang tertimpa tiga orang. Meninggal satu, dua luka. Kelihatannya patah-patah,” katanya.

Korban meninggal dunia diketahui merupakan seorang pembeli yang sedang berbelanja di kios tersebut, bukan pedagang. Sementara pedagang yang berada di dalam kios berhasil selamat dari kejadian tersebut.

“Yang meninggal itu yang belanja. Pedagangnya ada di dalam tapi selamat,” ungkap Agus.

Ia mengaku sangat terkejut melihat kejadian itu karena terjadi tepat di depan tempatnya berjualan. Bangunan yang ambruk disebutnya langsung runtuh seketika.

“Saya lagi di sini, pas lihat langsung ngebruk begitu saja,” tuturnya.

Agus mengatakan bangunan pasar tersebut tergolong masih baru karena belum lama dibangun. Namun ia tidak menyangka kondisi bangunan sudah mengalami kerusakan.

“Ini pertama kali. Baru lima tahun sudah begini,” katanya.

Peristiwa tersebut membuat para pedagang merasa khawatir dengan kondisi bangunan lain di kawasan pasar. Mereka berharap ada pemeriksaan menyeluruh agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

“Ya khawatir ke depannya. Bangunannya kan seperti itu,” ujar Agus.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos

Saldo KKS Masih Kosong? Ini Cara Cek Status Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026

PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar

Warga Keluhkan Lagi Kebisingan, Lapangan Padel di Surya Sumantri Bakal Diperiksa

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BSU Oktober 2026 Rp900 Ribu Belum Pasti Cair, Ini Penjelasan Kemnaker

Satu Mahasiswa Di-DO! Telkom University Jatuhkan Sanksi ke 4 Pelaku Perundungan Asrama

Dugaan Bullying di Kuningan, Siswa SMP Dilarikan ke RS Usai Telan Cairan Karbol

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.