Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadwal Liga Champions 19 Maret 2026: Laga Penentuan Perempat Final Bakal Penuh Drama

Kamis, 19 Maret 2026 01:00 WIB

Inovasi Baru! Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Praktis dan Bebas Ribet

Rabu, 18 Maret 2026 21:45 WIB
Skuad Persib Bandung 2025/2026.

Sembilan Laga Penentu, Persib Tak Boleh Lengah Demi Gelar Juara

Rabu, 18 Maret 2026 21:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal Liga Champions 19 Maret 2026: Laga Penentuan Perempat Final Bakal Penuh Drama
  • Inovasi Baru! Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Praktis dan Bebas Ribet
  • Sembilan Laga Penentu, Persib Tak Boleh Lengah Demi Gelar Juara
  • Video Pendek Ibu Tiri dan Anak Tiri Bikin Media Sosial Panas, Link Telegram Dicari
  • Jadwal Idul Fitri 2026: Muhammadiyah Pastikan 20 Maret, NU Belum Final
  • Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis
  • Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah
  • Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 19 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Mirisnya Jalan Berlumpur di Pelosok Bandung Barat, Warga Keluhkan Akses Terhambat

By Aga GustianaKamis, 17 April 2025 10:09 WIB2 Mins Read
Bandung Barat
Kondisi jalan berlumpur di pelosok Bandung Barat. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kondisi infrastruktur yang memprihatinkan di wilayah pelosok Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjadi sorotan tajam di media sosial. Unggahan yang viral memperlihatkan jalan rusak parah di Desa Bojongsalam, Kecamatan Rongga, KBB, mengundang keprihatinan warganet.

Desa Bojongsalam, yang berjarak sekitar 1,5 jam dari pusat pemerintahan KBB di Ngamprah, memperlihatkan kontras yang mencolok. Dalam video singkat berdurasi 17 detik yang beredar luas, tampak jelas permukaan jalan di sekitar permukiman warga masih berupa tanah merah yang tidak rata. Kondisi ini semakin menyulitkan karena jalan menjadi sangat licin saat hujan turun.

Kepala Desa Bojongsalam, Ajang Yusuf Bachtiar, membenarkan kondisi memprihatinkan jalan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa keluhan dari masyarakat terkait akses yang sulit ini sudah sering diterima.

Baca Juga: Pembangunan Eiger Camp di KBB Rusak Lingkungan, Izin Proyek Dipertanyakan

Baca Juga:  PIP Salurkan Pembiayaan Ultra Mikro Rp8,35 Triliun untuk 2,21 Juta Debitur di Jabar

“Iya betul, itu ada di wilayah kami. Warga sudah banyak mengeluh karena memang sulit dilalui. Bukan cuma oleh kendaraan, bahkan untuk jalan kaki juga sulit karena licin kalau hujan,” ujar Ajang saat dikonfirmasi pada Kamis (17/4/2025).

Ajang menjelaskan bahwa pihak desa bukannya tidak berupaya untuk memperbaiki jalan yang berstatus milik desa tersebut. Sejak tahun 2019, berbagai pengajuan bantuan perbaikan telah dilakukan kepada pihak-pihak terkait.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Benarkan Rumahnya Digeledah KPK Terkait Perkara di BJB

“Jadi di tahun 2019 kami sempat melakukan pelebaran menggunakan dana desa. Kemudian di tahun 2020, itu dijanjikan perbaikan tapi belum ada realisasinya sampai sekarang,” ungkap Ajang.

Namun, angin segar kini berhembus. Ajang menyampaikan kabar terbaru bahwa jalan rusak tersebut rencananya akan diperbaiki oleh PT PLN (Persero). Perbaikan ini merupakan bagian dari program Community Development (Comdev) sebagai dampak dari pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Upper Cisokan.

Baca Juga: Proyek Eiger Camp di KBB: Izin Lengkap, Bukan di Lereng Tangkuban Perahu

Baca Juga:  Kepala Daerah Terpilih Harus Tancap Gas Demi Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

“Itu rencana di tahun ini akan dilaksanakan oleh anggaran comdev dari PLN karena Desa Bojongsalam ini salah satu desa yang kena dampak langsung PLTA Upper Cisokan. Mudah-mudahan bisa segera terealisasi tahun ini,” pungkas Ajang.

Kondisi jalan berlumpur di Desa Bojongsalam ini menjadi ironi di tengah perkembangan infrastruktur di wilayah perkotaan. Unggahan viral ini diharapkan dapat menjadi perhatian serius bagi pihak terkait agar perbaikan jalan segera direalisasikan, demi kelancaran aktivitas dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di pelosok Bandung Barat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat jalan jawa barat rusak
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Inovasi Baru! Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Praktis dan Bebas Ribet

Jadwal Idul Fitri 2026: Muhammadiyah Pastikan 20 Maret, NU Belum Final

Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis

Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah

Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya

H-3 Lebaran Membludak! 71 Ribu Kendaraan Serbu Jalur Nagreg

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Viral! ‘Ukhti Mukena Pink’ Bikin Netizen Penasaran, Pencarian Versi Tanpa Sensor Meledak
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
  • Viral Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit di Kebun Sawit: Ternyata Ini Fakta Tersembunyi di Baliknya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.