Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi emas antam

Tembus Rekor Baru! Harga Emas Antam di Pegadaian Sentuh Rp3 Juta per Gram Hari Ini 2 April 2026

Kamis, 2 April 2026 07:20 WIB

Cuan Melimpah! Persib Bandung Berpotensi Diguyur Uang dari FIFA Berkat Frans Putros

Kamis, 2 April 2026 07:05 WIB
Ilustrasi gempa

Update Gempa Hari Ini: Bitung-Manado Diguncang Magnitudo 7,3, Berpotensi Tsunami

Kamis, 2 April 2026 06:57 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tembus Rekor Baru! Harga Emas Antam di Pegadaian Sentuh Rp3 Juta per Gram Hari Ini 2 April 2026
  • Cuan Melimpah! Persib Bandung Berpotensi Diguyur Uang dari FIFA Berkat Frans Putros
  • Update Gempa Hari Ini: Bitung-Manado Diguncang Magnitudo 7,3, Berpotensi Tsunami
  • Banyak Kode Aktif! Kode Redeem FF 2 April 2026: Ambil Jaket EVOS Juara dan Incubator Voucher Sekarang
  • Daftar Kode Redeem FF Terbaru Kamis 2 April 2026: Ada Skin SG2, Bundle Langka, dan Diamond Gratis
  • Jangan Sampai Terlewat! Ini 4 Syarat Ikut Program Nikah Gratis Kota Bandung
  • Video ‘Part 2’ Ibu Tiri vs Anak Tiri Viral, Benarkah Ada Versi Lengkapnya?
  • Persib Larang Bobotoh ke Padang, Ada Ancaman Sanksi Berat!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 2 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pelarutan Batuan dan Naiknya Fluida Magmatik Penyebab Berubahnya Warna Air Danau Kelimutu

By Putra JuangJumat, 24 Mei 2024 18:10 WIB2 Mins Read
Air Danau Kelimutu berubah warna. (Dok. BTNK Kelimutu)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Geologi Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjelaskan, terkait perubahan warna air danau kawah di Gunung Kelimutu, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Badan Geologi, Hendra Gunawan mengatakan, pada 17 Mei 2024, air kawah I (Tiwu Ata Polo) mengalami perubahan dari berwarna hijau menjadi hijau tua. Teramati juga dua titik bualan air di atas permukaan air danau kawah di sebelah timur laut.

Kemudian, pada 22 Mei 2024 terjadi perubahan warna air danau kawah menjadi coklat kehitaman. Suhu air danau kawah terukur 21 derajat celcius.

Berdasarkan data pemantauan baik secara visual maupun instrumental menunjukkan perubahan yang signifikan baik dari perubahan warna air danau Kawah I, maupun kenampakan dan sebaran dari belerang di permukaan air danau Kawah II yang semakin intensif.

Baca Juga:  Badan Geologi Sebut Gempa Tektonik Tidak Secara Langsung Pengaruhi Erupsi Gunung Api

“Pengamatan visual mengindikasikan terjadinya pelarutan batuan pada Kawah I dan naiknya fluida magmatik ke permukaan, yang ditunjukkan dari peningkatan suhu air danau Kawah II,” ucap Hendra dalam keterangannya, Jumat (24/5/2024).

Hendra mengatakan, perluasan sebaran endapan belerang di permukaan air danau Kawah II menunjukkan peningkatan aktivitas sistem magmatik-hidrotermal yang ada di bawahnya.

Baca Juga:  Badan Geologi Beberkan Kronologi Erupsi Gunung Ruang: Diawali Gempa Tektonik 9 dan 14 April 2024

“Perubahan warna air danau kawah, sebaran belerang yang intensif didukung oleh peningkatan kegempaan mengindikasikan terjadinya suplai magma ke permukaan,” ungkapnya.

Hendra menyebut, potensi ancaman bahaya Gunung Kelimutu saat ini adalah erupsi freatik dan magmatik yang menghasilkan lontaran material dalam radius 250 m.

“Hujan abu dapat terjadi dengan jarak dan intensitas tergantung pada arah dan kecepatan angin,” ujarnya.

Hendra mengatakan, saat ini terjadi peningkatan aktivitas Gunung Kelimutu. Karena itu, pihaknya menaikkan status Gunung Kelimutu dari Level I atau Normal ke Level II atau Waspada terhitung mulai Sabtu (24/5/2024) pukul 13.00 WITA.

Baca Juga:  Badan Geologi Sebut Aktivitas Gunung Ibu Masih Tinggi, Catat 2 Kali Erupsi Hari Ini

“Dalam tingkat aktivitas Level II (Waspada), masyarakat/pengunjung di sekitar Gunung Kelimutu agar tidak berada di sekitar area kawah dalam radius 250 m dari tepi kawah,” katanya.

Hendra memastikan pemantauan secara intensif untuk mengevaluasi aktivitas Gunung Kelimutu tetap dilakukan bersama dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.

“Masyarakat di sekitar Gunung Kelimutu agar tetap tenang tidak terpancing oleh berita-berita yang tidak bertanggungjawab mengenai aktivitas Gunung Kelimutu,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

air danau Badan Geologi berubah warna Danau Kelimutu Gunung Kelimutu
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi gempa

Update Gempa Hari Ini: Bitung-Manado Diguncang Magnitudo 7,3, Berpotensi Tsunami

Jangan Sampai Terlewat! Ini 4 Syarat Ikut Program Nikah Gratis Kota Bandung

Diduga Parkir Sembarangan, Truk Picu Kecelakaan Maut di Bandung

Modal Kaos Pemberian Dosen, Anak Ini Buktikan Doa Ibu Tembus Jalur Langit ke ITB!

KA Ciremai Terganggu Longsor di Maswati–Sasaksaat, Lokomotif Anjlok

Heboh Mangga Mini Thailand, Hartono Soekwanto Ungkap Peluang Besar untuk Petani Jabar

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Heboh, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.