Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

10 Wisata Kuliner Legendaris di Karawang yang Wajib Dicoba

Minggu, 20 September 2026 06:00 WIB
Keindahan Curug Cimahi, destinasi utama Wisata Cimahi dengan udara sejuk dan pemandangan mempesona

Bosan ke Bandung? Saatnya Eksplorasi 9 Permata Tersembunyi di Kota Cimahi

Minggu, 20 September 2026 01:00 WIB
Ilustrasi begal

Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!

Sabtu, 19 September 2026 20:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 10 Wisata Kuliner Legendaris di Karawang yang Wajib Dicoba
  • Bosan ke Bandung? Saatnya Eksplorasi 9 Permata Tersembunyi di Kota Cimahi
  • Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!
  • Waspada Lonjakan Influenza A: Kenali Gejala, Risiko Komplikasi, dan Cara Ampuh Pencegahannya
  • Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!
  • Insiden Memalukan di Asian Games 2026, Korea Selatan Diputarkan Lagu Korea Utara
  • Daftar Lokasi Nobar Resmi Persijap vs Persib Bandung: Titik Kumpul Bobotoh Akhir Pekan Ini
  • Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 20 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Badan Geologi Beberkan Kronologi Erupsi Gunung Ruang: Diawali Gempa Tektonik 9 dan 14 April 2024

By Putra JuangSelasa, 30 April 2024 12:52 WIB3 Mins Read
Gunung Ruang di Sulawesi Utara Erupsi. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gunung Ruang yang terletak di Sulawesi Utara kembali mengalami erupsi pada Selasa (30/4/2024) pagi. Akibatnya, tingkat aktivitas Gunung Ruang saat ini naik dari Level III atau Siaga menjadi Level IV atau Awas.

Penyelidik Bumimadya Badan Geologi, Hetty Triastuty membeberkan, kronologi kenaikan aktivitas Gunung Ruang yang terjadi pada April 2024.

Hetty mengatakan, bahwa ini hal ini dimulai saat terjadinya gempa tektonik pada 9 dan 14 April dengan M6,4 dan M5,1 di barat laut dan barat daya Pulau Doi, Maluku Utara.

“Gempa tektonik ini sangat terasa,” ucap Hetty saat Konferensi Pers melalui Zoom, Selasa (30/4/2024).

Kemudian, pada 11-15 April 2024 terjadi peningkatan gempa-gempa vulkanik dalam berkisar 5-146 kali kejadian.

“Dan pada tanggal 16 April 2024 pukul 10.00 WITA tingkat aktivitas Gunung Ruang ditingkatkan menjadi Level II atau Waspada dengan daerah bahaya radius 2 Km dari kawah Gunung Ruang,” katanya.

Baca Juga:  Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Masyarakat Diminta Tak Dekati Radius 2 Km

Hetty menyebut, pada pukul 13.37 WITA di hari yang sama, erupsi di Gunung Ruang teramati dengan intensitas lemah. Namun pada pukul 16.00 WITA, status Gunung Ruang ditingkatkan menjadi Level III atau Siaga dengan daerah bahaya radius 4 Km dari kawah Gunung Ruang.

“Dan di hari yang sama pukul 21.45 WITA terjadi erupsi,” ujarnya.

Hetty mengatakan, erupsi di Gunung Ruang berlanjut pada 17 April 2024 pukul 01.08 dan 05.05 WITA.

“Dan kejadian erupsi pada tanggal 17 April masih berlanjut pada pukul 20.15 WITA dengan erupsi menerus, gempa terasa dan gemuruh sehingga Badan Geologi memutuskan untuk menaikan tingkat aktivitas Gunung Ruang dari Siaga menjadi Level IV atau Awas pada pukul 21.00 WITA dengan radius 6 Km dari kawah aktif,” tuturnya.

Baca Juga:  Pakar Sebut Zona Megathrust di Indonesia Miliki Lebar 50-150 Km

Akibat erupsi ini, kata Hetty, Stasiun RUA 3 yang berada di Pulau Ruang mati.

“Dan dalam rekomendasi juga disampaikan evakuasi masyarakat yang bermukim pada wilayah Pulau Tanggulang yang masuk dalam radius 6 Km,” imbuhnya.

Setelah kejadian erupsi di 17 April 2024, aktivitas Gunung Ruang relatif menurun dan pihaknya sempat memasang peralatan di Pos pengamatan di Pulau Tagulandang dan menunjukan sensitas yang rendah.

“Sehingga pada 22 April pukul 09.00 WITA status Level IV diturunkan menjadi Level III atau Siaga dengan radius bahaya dalam 4 Km dari kawah Gunung Ruang,” katanya.

Selanjutnya, pada 29 April 2024 pukul 17.01 WITA teramati erupsi di Gunung Ruang dengan intensitas lemah. Dan pada 30 April 2024 pukul 01.15 WITA, terjadi erupsi kembali yang cukup besar.

Baca Juga:  Masyarakat Pulau Tanggulang Evakuasi Mandiri Pasca Erupsi Gunung Ruang

“Sehingga Badan Geologi meningkatkan aktivitas Gunung Ruang dari Level III atau Siaga menjadi Level IV atau Awas dengan daerah bahaya dalam radius 7 Km dari kawah aktif serta evakuasi masyarakat yang bermukim pada wilayah Pulau Tagulandang yang masuk dalam radius 7 Km,” bebernya.

Hetty mengatakan, letusan besar terjadi pada pukul 02.03 WITA dengan erupsi menerus, gempa terasa, dan suara gemuruh yang kuat. Akibatnya, Stasius RAPS yang telah dipasang pun dalam kondisi mati.

“Erupsi masih menerus pada tanggal 30 April di pagi hari pukul 08.35 WITA dengan erupsi diikuti juga dengan awan panas. Tinggi kolom erupsi 5.000 meter dari puncak Gunung Ruang,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Badan Geologi erupsi Gunung Ruang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi begal

Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!

Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!

Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung

Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat

Pamer Lencana KPK, Oknum LSM Pemeras Ketua Kelompok Tani di Sukabumi Dicokok Polisi

Bongkar Alasan Dikick dari Kemenkeu! Aksi ‘Koboy’ Purbaya Berakhir di Kolam Pancing, Siap Kejar Pilgub Jabar?

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.