Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan

Senin, 18 Mei 2026 21:38 WIB

Rumor Transfer Liga 1: Persija dan Persib Saling Sikut Berburu Tanda Tangan Mariano Peralta

Senin, 18 Mei 2026 21:12 WIB

Detik-Detik Menegangkan di Parepare: Persib Menang, Adam Alis Ungkap Fakta Mengejutkan

Senin, 18 Mei 2026 21:01 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan
  • Rumor Transfer Liga 1: Persija dan Persib Saling Sikut Berburu Tanda Tangan Mariano Peralta
  • Detik-Detik Menegangkan di Parepare: Persib Menang, Adam Alis Ungkap Fakta Mengejutkan
  • Video ‘Guru Bahasa Inggris’ Viral Picu Kekhawatiran Keamanan Digital, Netizen Diminta Waspada Link Palsu
  • Heboh Sosok Sambo di Bali! Bukan Polisi, Tapi Kerjaan Seharinya Jauh Lebih Bikin Merinding!
  • Catat dan Simpan! Inilah Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026, Dari A Sampai L
  • GILA! Striker Persija Ini Bisa Pindah ke Persib, Transfer Rival Panas!
  • Video Guru Bahasa Inggris vs Murid Viral 6 Menit di TikTok, Netizen Heboh Cari Link Full Durasi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 18 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemkot Cimahi Klaim Cakupan Kawasan Kumuh Terus Berkurang

By Putra JuangSabtu, 10 Agustus 2024 03:00 WIB2 Mins Read
Kawasan Kumuh. (Foto: Ilustrasi/jatengprov)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) mengklaim, area kawasan kumuh di wilayahnya terus mengalami pengurangan.

Kepala DPKP Kota Cimahi, Endang mengatakan, saat ini kawasan kumuh di Kota Cimahi tersisa 141,42 hektare yang tersebar di 15 kelurahan.

“Jadi kawasan pemukiman kumuh ini tersebar di seluruh kelurahan Kota Cimahi. Cuma luasnya berbeda-beda. Total kawasan kumuh tahun 2023 adalah 141,42 ha, tersebar di 15 kelurahan atau 26 kawasan. Namun angka ini telah berkurang 10,03 Ha atau 6,62 persen dibandingkan tahun 2022,” ucap Endang, Jumat (9/8/2024).

Sebaran wilayah kumuh di Kota Cimahi terinci di kelurahan Baros sebanyak 1,02 hektar, Cipageran 1,27 hektar, Citeurup 1,72 hektar, Pasirkaliki 2,99 hektar, Cibeber 3,81 hektar, Cibabat 5,80 hektar.

Baca Juga:  Liburan Akhir Tahun, Culinary Night Jadi Alternatif Hiburan Warga Cimahi

Kemudian, Karangmekar 9,64 hektar, Cimahi 7,00 hektar, Setiamanah 13,24 hektar, Padasuka 14,57 hektar, Leuwigajah 22,13 hektar, Utama 12,98 hektar, Melong 17,70 hektar, Cibereum 18,97 hektar, Cigugur Tengah 12,06 hektar.

“Ratusan hektar pemukiman ini masuk kategori kumuh karena belum tercapainya kualitas rumah layak huni, ketersediaan drainase, akses jalan setapak, pengelolaan air limbah domestik, ketersediaan air bersih, pengelolaan sampah, serta proteksi bencana kebakaran,” terangnya.

Endang mengatakan, Pemkot Cimahi terus melakukan penuntasan kawasan pemukiman kumuh secara bertahap dengan cara mewujudkan ketersediaan tujuh indikator dalam UU No 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Baca Juga:  TPST, Jalan Keluar Masalah Sampah di Kota Cimahi

Tujuh indikator ini meliputi tercapainya kualitas rumah layak huni, ketersediaan drainase, akses jalan setapak, pengelolaan air limbah domestik, ketersediaan air bersih, pengelolaan sampah, serta proteksi bencana kebakaran.

“Jadi kalau indikator ini sudah terwujud, maka suatu wilayah tak lagi bisa disebut kawasan kumuh,” ujarnya.

Endang menjelaskan, saat ini masih terdapat 1.037 unit rumah tidak Layak huni di Kota Cimahi. Pemkot Cimahi setiap tahunnya melakukan perbaikan rumah secara bertahap, baik dari sumber APBD Kota, Provinsi, hingga Pemerintah Pusat.

Baca Juga:  Penataan Kawasan Alun-alun Cimahi Rampung, Kini Mirip Seperti Jalan Braga

“Tahun 2023, Pemkot telah merenovasi 883 unit Rutilahu di seluruh Kelurahan se-Kota Cimahi,” imbuhnya.

Untuk jumlah rumah yang belum memiliki sumber air bersih sampai tahun 2023 sebanyak 11.549 rumah atau 9,30% dari total rumah di Kota Cimahi sebanyak 124.115 unit.

Pada tahun 2023, Pemkot Cimahi telah melakukan pemasangan sambungan rumah (SR) secara gratis bagi 1.339 bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kelurahan Cibeureum dan Cigugur.

“Untuk drainase, jalan setapak, pengolahan sampah, dan potensi kebakaran terus kita jalankan secara berkala pemenuhannya,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kawasan kumuh Kota Cimahi Pemkot Cimahi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Heboh Sosok Sambo di Bali! Bukan Polisi, Tapi Kerjaan Seharinya Jauh Lebih Bikin Merinding!

Tragis! Pria Hanyut di Sungai Cikapundung Ditemukan Tewas di Batujajar

Bikin Malu Tuan Rumah! Peselancar Putri Indonesia Ini Cetak Rekor yang Belum Pernah Ada!

Klarifikasi Atau Settingan? Misteri Pria Gondrong Demo Pati di Kantor Intel Kodim!

Regenerasi Emas Persib Dimulai dari Sini, Piala Wali Kota Bandung Jadi Kawah Candradimuka Pesepakbola Muda

Sport Tourism Jadi Magnet Baru, Bandoeng 10K Sukses Dongkrak Ekonomi Kota Kembang

Terpopuler
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
  • Bocoran 11 Pemain Mewah Incaran Persib Bandung: Ada Patrick Robson hingga Bomber Timnas Irak
  • Link Asli Video Viral? Guru Vs Murid Durasi 6 Menit Bikin Penasaran Publik
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.