Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Waktu Imsak Bandung Hari ke-26 Ramadhan, Pastikan Sahur Tepat Waktu

Senin, 16 Maret 2026 03:00 WIB
Viral video ukhti mukena pink.

Warganet Penasaran Video Mukena Pink Tanpa Sensor, Hati-Hati Link Berbahaya

Senin, 16 Maret 2026 01:00 WIB
Persib Bandung

Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League

Minggu, 15 Maret 2026 22:48 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Waktu Imsak Bandung Hari ke-26 Ramadhan, Pastikan Sahur Tepat Waktu
  • Warganet Penasaran Video Mukena Pink Tanpa Sensor, Hati-Hati Link Berbahaya
  • Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League
  • Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka
  • Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan
  • Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk
  • Ramadan 2026 Heboh! Link Video Mukena Pink No Sensor Tersebar, Begini Isi Videonya
  • Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 16 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

RSUD Cibabat Disorot Usai Pasien BPJS Meninggal, Wali Kota Cimahi Ancam Rombak Manajemen

By Aga GustianaRabu, 2 Juli 2025 15:54 WIB2 Mins Read
RSUD Cibabat Cimahi
RSUD Cibabat Cimahi. (Foto: Dok. RSUD Cibabat)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – RSUD Cibabat kembali menjadi perhatian publik setelah meninggalnya Ulfa Yulia Lestari, pasien BPJS asal Kabupaten Bandung Barat, yang diduga akibat keterlambatan penanganan medis pada Minggu (29/6/2025). Insiden ini memicu kemarahan keluarga, terutama sang suami yang videonya viral di media sosial karena meluapkan kekecewaan terhadap pelayanan rumah sakit.

Ulfa merupakan warga Kampung Cukang Kawung, Desa Pakuhaji, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. Dugaan keterlambatan tindakan medis membuat kasus ini menyedot perhatian luas dan memunculkan sorotan terhadap kualitas pelayanan RSUD Cibabat, rumah sakit milik Pemerintah Kota Cimahi.

Menanggapi hal ini, Wali Kota Cimahi Ngatiyana langsung turun tangan. Ia menggelar rapat darurat dengan jajaran direksi dan tenaga medis RSUD Cibabat pada Rabu (2/7/2025). Dalam pernyataannya, Ngatiyana menyampaikan kekecewaannya terhadap buruknya pelayanan kesehatan yang diberikan oleh rumah sakit tersebut.

“Manajemen dan operasional RSUD Cibabat harus dievaluasi menyeluruh, mulai dari tenaga medis, fasilitas, hingga infrastruktur. Masyarakat berhak mendapat pelayanan terbaik,” tegas Ngatiyana di hadapan awak media.

Baca Juga:  Viral! Remaja di Cimahi Tiba-tiba Diserang Geng Motor saat Jajan Bakso Ikan

Tak hanya mengevaluasi, Wali Kota juga memberikan ultimatum keras. Ia mempersilakan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan RSUD yang merasa tidak mampu menjalankan tugas pelayanan publik untuk mengundurkan diri secara sukarela.

“Jika ada yang merasa tak lagi sanggup bertugas di sini, ajukan permohonan pindah atau pensiun dini, saya akan tandatangani. Pelayanan kesehatan bukan sekadar pekerjaan, tapi amanah kepada masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Belasan Pelajar Cimahi Masuk IGD Usai Konsumsi Menu MBG di Jam Buka Puasa

Lebih lanjut, Ngatiyana menginstruksikan pihak rumah sakit untuk segera melakukan audit klinis atas kasus Ulfa. Langkah ini diambil guna memperoleh kejelasan mengenai kronologi kejadian, baik dari perspektif rumah sakit maupun keluarga pasien.

“Audit ini penting untuk objektivitas. Jangan sampai ada pihak yang dikambinghitamkan sebelum hasil investigasi keluar. Jika memang ada kelalaian, harus ada pertanggungjawaban,” imbuhnya.

Dalam evaluasinya, Ngatiyana juga mengungkapkan bahwa RSUD Cibabat tertinggal dalam hal pelayanan dan kepercayaan publik dibandingkan rumah sakit swasta lainnya di Cimahi, seperti RS Mitra Kasih dan RS Kasih Bunda. Hal ini terlihat dari rendahnya penyerapan anggaran BPJS Kesehatan oleh RSUD Cibabat dibandingkan rumah sakit swasta tersebut.

Baca Juga:  Penjual Es Dicoret dari PBI BPJS, Penghasilan Rp30 Ribu Sehari Dianggap Kategori Mampu

“Padahal anggaran BPJS untuk wilayah ini bisa mencapai hampir Rp1 triliun per tahun. Tapi RSUD Cibabat masih kalah dalam penyerapan maupun jumlah pasien. Ini sinyal kuat perlunya perbaikan menyeluruh,” tutup Ngatiyana.

Kasus ini menjadi momen penting bagi Pemerintah Kota Cimahi untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan daerah dan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit milik pemerintah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BPJS Kesehatan Cimahi Kematian Pasien BPJS Layanan Kesehatan Jawa Barat RSUD Cibabat Wali Kota Cimahi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Waktu Imsak Bandung Hari ke-26 Ramadhan, Pastikan Sahur Tepat Waktu

Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka

CPNS Kemenag

Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan

Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk

Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!

Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.