Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib vs Manila Digger: Balsa Sekulic Jadi Ujung Tombak, Trio Maut Siap Menggila

Minggu, 30 Agustus 2026 12:05 WIB
Game Free Fire

Buruan Tukarkan! Kode Redeem FF 30 Agustus 2026 Bisa Dapat Skin SG2 dan Emote

Minggu, 30 Agustus 2026 11:40 WIB

Prediksi Real Madrid vs Malaga Hari Ini: Mbappe Menggila, Los Blancos Bidik 9 Poin

Minggu, 30 Agustus 2026 11:20 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib vs Manila Digger: Balsa Sekulic Jadi Ujung Tombak, Trio Maut Siap Menggila
  • Buruan Tukarkan! Kode Redeem FF 30 Agustus 2026 Bisa Dapat Skin SG2 dan Emote
  • Prediksi Real Madrid vs Malaga Hari Ini: Mbappe Menggila, Los Blancos Bidik 9 Poin
  • Desil Bansos 2026 Terbaru: Cek Pakai NIK, Jangan Kaget Jika Masuk Desil Ini
  • Panggung Asia di Depan Mata, Ikwan Ali Tanamal Ungkap Tekadnya Bersama Persib
  • Sah Secara Agama Tapi Salahi Etika? Pernikahan Ustaz Khalifah dan Adik Ipar Menuai Perdebatan Panas
  • Harga Emas Antam Hari Ini Tak Bergerak Usai Anjlok Rp48 Ribu, Segini Harganya
  • Kode Redeem FF 30 AGUSTUS 2026: Jangan Sampai Telat, Klaim Skin Weapons & Bundle Gratisan Ini!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 30 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

RSUD Cibabat Dituding Lambat Tangani Pasien BPJS, Ini Klarifikasi Pihak Rumah Sakit

By Aga GustianaSelasa, 1 Juli 2025 09:27 WIB2 Mins Read
RSUD Cibabat Cimahi
RSUD Cibabat Cimahi. (Foto: Dok. RSUD Cibabat)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah video berdurasi 1 menit 30 detik yang memperlihatkan momen haru di ruang perawatan RSUD Cibabat, Kota Cimahi, menjadi viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan seorang pria yang menangis pilu di samping istrinya yang terbaring lemah di ranjang rumah sakit.

Dalam rekaman tersebut, pria itu menumpahkan kekecewaannya terhadap dugaan keterlambatan penanganan medis oleh pihak rumah sakit. Ia menyebut sudah meminta sejak hari sebelumnya agar perawat segera menyedot cairan di perut istrinya yang membengkak, namun tindakan itu disebut-sebut tak kunjung dilakukan.

“Ayeuna tingali pamajikan aing kumaha ieu,” ucap pria tersebut dengan suara bergetar.

“Teu narima lamun pamajikan aing teu benang ditulungan,” lanjutnya, penuh emosi.

Baca Juga:  Modus Baru Pelecehan di Jalan Cimahi: Minta Antar Beli Bensin, Lalu Lecehkan Korban

Ia juga mengungkapkan dugaan bahwa lambannya respons tim medis berkaitan dengan status istrinya sebagai peserta BPJS Kesehatan, bukan pasien umum.

Respons RSUD Cibabat: “Sudah Sesuai SOP”

Menanggapi video yang menyebar luas itu, Direktur Utama RSUD Cibabat, Sukwanto Gamalyono, angkat bicara. Ia menegaskan bahwa tidak ada keterlambatan dalam penanganan medis dan seluruh prosedur sudah dijalankan secara profesional.

“Kami memahami kondisi emosional keluarga pasien. Namun, secara medis, penanganan sudah dilakukan secara cepat dan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP),” jelas Sukwanto dalam konferensi pers dikutip Senin (30/6/2025).

Baca Juga:  RSUD Cibabat Disorot Usai Pasien BPJS Meninggal, Wali Kota Cimahi Ancam Rombak Manajemen

Rangkaian Penanganan Pasien: Dari IGD hingga RJP

Dijelaskan lebih lanjut, pasien awalnya dirujuk ke RSUD Cibabat pada 27 Juni 2025 setelah sebelumnya menjalani perawatan di fasilitas kesehatan lain. Setibanya di Instalasi Gawat Darurat (IGD), pasien langsung diperiksa dan mendapatkan penanganan awal dari tim medis.

Pasien kemudian dipindahkan ke ruang rawat inap kelas III. Namun, kondisi kesehatannya mengalami penurunan pada 29 Juni 2025. Tim medis segera mengambil tindakan darurat, termasuk melakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP) saat pasien mengalami henti napas.

Baca Juga:  Fenomena Video Viral "Guru Bahasa Inggris" di Media Sosial: Fakta atau Sekadar Konten Setingan?

“Seluruh prosedur penanganan telah dilakukan sesuai protokol gawat darurat. Namun, nyawa pasien tidak berhasil diselamatkan,” tambah Sukwanto.

Audit Internal dan Permohonan Maaf

Sebagai bentuk tanggung jawab, RSUD Cibabat akan melakukan audit klinis untuk meninjau kembali proses penanganan yang telah dilakukan. Langkah ini diambil untuk memastikan pelayanan medis berjalan optimal dan sesuai etika profesi.

Pihak rumah sakit juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya pasien tersebut.

“Kami turut berduka cita atas wafatnya almarhumah. Semoga keluarga diberi ketabahan. Jika terdapat kekurangan dalam pelayanan, kami mohon maaf dan akan menjadi bahan evaluasi,” tutup Sukwanto.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Cimahi video viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos

Desil Bansos 2026 Terbaru: Cek Pakai NIK, Jangan Kaget Jika Masuk Desil Ini

Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral

Bukan Cuma Korupsi, Ini 13 Jenis Kejahatan yang Asetnya Bisa Disita dalam RUU Perampasan Aset

Ancaman Nyata Krisis Iklim: Ketika Gunung Es Himalaya Mulai Mencair dan Bawa Petaka

Ilustrasi begal

Dijerat Tali Tambang dari Belakang, Driver Ojol di Tasikmalaya Bangkit dan Tumbangkan Begal

Terbongkar Sosok Melva Pardede! Sebut Ojol Dikhianati Botok Pati CS, Ternyata Cuma Driver Jadi-jadian?

Terpopuler
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
  • Loyalis Fanatik Mulai Tergerus, Warga Makin Berani Kritik Dedi Mulyadi!
  • Musda VI Demokrat Jabar Digelar, AHY Dorong Konsolidasi dan Kebangkitan Partai Menuju Pemilu 2029
  • Gempuran Bantuan Udara: Enam Pesawat TNI AU Diterbangkan Tembus Wilayah Bencana NTT dan Kalimantan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.