Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Garena Free Fire

Daftar Kode Redeem FF Terbaru Kamis 2 April 2026: Ada Skin SG2, Bundle Langka, dan Diamond Gratis

Kamis, 2 April 2026 06:00 WIB

Video ‘Part 2’ Ibu Tiri vs Anak Tiri Viral, Benarkah Ada Versi Lengkapnya?

Kamis, 2 April 2026 04:00 WIB
Bobotoh

Persib Larang Bobotoh ke Padang, Ada Ancaman Sanksi Berat!

Kamis, 2 April 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Daftar Kode Redeem FF Terbaru Kamis 2 April 2026: Ada Skin SG2, Bundle Langka, dan Diamond Gratis
  • Video ‘Part 2’ Ibu Tiri vs Anak Tiri Viral, Benarkah Ada Versi Lengkapnya?
  • Persib Larang Bobotoh ke Padang, Ada Ancaman Sanksi Berat!
  • Terkuak Pemeran Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Bikin Heboh!
  • Semen Padang Siap Jegal Persib! Simak Jadwal Lengkap dan Update Klasemen Super League 2026
  • Bojan Hodak Blak-blakan! Persib Hadapi Laga Neraka Lawan Semen Padang
  • Diduga Parkir Sembarangan, Truk Picu Kecelakaan Maut di Bandung
  • Jangan Tertipu! Link Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ini Diduga Jebakan Phishing
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 2 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Teknologi Pengolahan Sampah Canggih dari Tiongkok Siap Diterapkan di Kota Bandung

By SusanaJumat, 25 Juli 2025 14:25 WIB2 Mins Read
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah menjajaki kerja sama pengolahan sampah dengan Qinglv Environment, perusahaan asal Tiongkok yang dikenal dengan teknologi pemilahan sampah berkapasitas tinggi di lahan terbatas.

Perusahaan Qinglv menawarkan teknologi mini sorting plant yang mampu menyortir hingga 100 ton sampah per hari di atas lahan hanya seluas 1.600 meter persegi.

Teknologi ini dinilai cocok untuk Kota Bandung yang menghadapi keterbatasan lahan namun menghasilkan volume sampah tinggi setiap harinya.

Teknologi Efisien dan Ramah Lingkungan

Chairman Qinglv Environment, Wu Jianyang, menjelaskan bahwa perusahaannya telah berpengalaman sejak 2009 dalam membangun fasilitas pengolahan sampah di berbagai kota besar di Tiongkok, termasuk pusat kota Guangzhou.

“Fokus kami adalah pengolahan sampah kota. Salah satu proyek kami hanya memerlukan lahan 1.600 meter persegi untuk menyortir 100 ton sampah per hari, dengan tingkat pemanfaatan ulang hingga 90 persen,” kata Wu dalam pertemuan di Balai Kota Bandung, Jumat (25/7/2025).

Baca Juga:  Hari Pahlawan, Farhan Ajak Warga Teladani Semangat Bandung Lautan Api dengan Kerja Keras Nyata

Teknologi yang dikembangkan Qinglv mencakup pemilahan otomatis berbasis kecerdasan buatan (AI), serta mesin hasil fabrikasi sendiri. Sistem ini diklaim mampu memproses sampah bahkan dari landfill lama yang telah tertimbun bertahun-tahun.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyambut baik inovasi tersebut. Ia menilai bahwa pendekatan skala menengah seperti yang ditawarkan Qinglv sangat cocok diterapkan di Bandung.

Baca Juga:  Tak Ada Intervensi! Farhan Pastikan Penyidikan Kejari Bandung Berjalan Lancar

“Dengan kapasitas 100 ton per hari di lahan hanya 1.600 meter persegi, tentu ini sangat menarik. Kita butuh lebih banyak fasilitas semacam ini,” ujar Farhan.

Ia menegaskan bahwa Bandung tidak akan bergantung pada satu model teknologi besar seperti waste-to-energy, melainkan akan mengembangkan ekosistem terbuka dan inklusif yang melibatkan berbagai inovasi teknologi ramah lingkungan.

Tinjauan Lapangan dan Solusi Jangka Panjang

Delegasi Qinglv dijadwalkan mengunjungi beberapa fasilitas pengolahan sampah di Bandung, seperti Cicukang Holis, Gedebage, Tegalega, dan Nyengseret. Tujuannya adalah menilai secara langsung kondisi lapangan agar teknologi yang diterapkan dapat disesuaikan secara optimal.

Diskusi juga mencakup tantangan di lapangan, seperti kualitas plastik rendah dan air limbah dari truk pemadat sampah. Qinglv menjelaskan bahwa sistem mereka tetap memerlukan pembersihan plastik, meski tidak membutuhkan proses pengeringan.

Baca Juga:  Teras Cihampelas Segera Direvitalisasi, Wali Kota Bandung Ubah Arah Tulisan Ikonik

Qinglv turut menawarkan teknologi pengolahan sampah menjadi bahan bakar padat industri (Solid Industrial Fuel/SIF) dan kompos, selain penjualan bahan daur ulang.

Dengan volume sampah Bandung mencapai 1.800 ton per hari, Farhan berharap kerja sama ini dapat mendorong efisiensi, kebersihan, dan berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.

“Kita sedang membangun ekosistem baru. Kalau kolaborasi ini bisa menjaga masa depan anak-anak kita, saya yakin ini layak untuk diperjuangkan,” tegas Farhan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kerja sama Bandung Tiongkok Muhammad Farhan Qinglv Environment solusi sampah kota teknologi pengolahan sampah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Diduga Parkir Sembarangan, Truk Picu Kecelakaan Maut di Bandung

Modal Kaos Pemberian Dosen, Anak Ini Buktikan Doa Ibu Tembus Jalur Langit ke ITB!

KA Ciremai Terganggu Longsor di Maswati–Sasaksaat, Lokomotif Anjlok

Heboh Mangga Mini Thailand, Hartono Soekwanto Ungkap Peluang Besar untuk Petani Jabar

Kasus Suap Ade Kuswara, Rumah Ono Surono Disatroni Penyidik KPK

Menunggu Janji yang Tak Kunjung Datang, Saparudin Bertahan di Rumah Rapuh Bersama 12 Jiwa

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Heboh, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.