Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

FF Terbaru Hari Ini! Klaim Skin M1887 Rapper hingga Emote Eksklusif Gratis

Senin, 27 April 2026 06:00 WIB

Sergio Castel Tegaskan Misi Gila Persib: Sapu Bersih 5 Laga Demi Juara!

Senin, 27 April 2026 03:00 WIB

Free Fire X Gintama Bagi 4 Item Gratis! Ini Cara Klaim Hadiahnya

Senin, 27 April 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • FF Terbaru Hari Ini! Klaim Skin M1887 Rapper hingga Emote Eksklusif Gratis
  • Sergio Castel Tegaskan Misi Gila Persib: Sapu Bersih 5 Laga Demi Juara!
  • Free Fire X Gintama Bagi 4 Item Gratis! Ini Cara Klaim Hadiahnya
  • Kunjungan Irfan Hakim ke Ciamis Dorong Promosi Wisata dan Sapi Pasundan
  • El Rumi–Syifa Hadju Resmi Menikah, Mahar 2.026 Poundsterling Jadi Sorotan
  • Jangan Lewatkan! Kode FF Terbaru 2026 Bertebaran, Hadiah Skin Premium Siap Diklaim
  • Drama Klasemen! Persib vs Borneo FC Sama Poin, Siapa Rebut Tahta Juara?
  • Gandeng Irfan Hakim hingga Bos Koi, PWI Ciamis Rayakan HPN dengan Aksi Sosial dan Lingkungan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 27 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Berkat Pendekatan Humanis dan Musyawarah, Relokasi Pedagang Pasar Ciparay Tanpa Gejolak

By Putra JuangKamis, 9 Januari 2025 19:00 WIB2 Mins Read
Bupati Bandung, Dadang Supriatna audiensi dengan pedagang Pasar Ciparay. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pembangunan Pasar Ciparay, di Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung memasuki babak baru. Pasar terbesar di Kecamatan Ciparay ini akan segera memasuki tahapan groundbreaking atau pembangunan.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bandung, Dicky Anugerah mengatakan, saat ini kios-kios lama di Pasar Ciparay telah selesai dibongkar. Para pedagang pun telah direlokasi ke tempat penampungan baru.

“Alhamdulillah saat ini para pedagang Pasar Ciparay telah selesai direlokasi ke tempat berdagang sementara. Insya Allah mudah-mudahan segera akan groundbreaking,” ucap Dicky usai audiensi antara perwakilan pedagang, masyarakat bersama Bupati Bandung, Dadang Supriatna, Kamis (9/1/2025).

Dicky mengaku, bersyukur karena proses relokasi pedagang yang sempat menimbulkan kekhawatiran, dapat berjalan lancar berkat kerjasama antara pemerintah daerah, pedagang, tokoh masyarakat dan unsur masyarakat lainnya.

Baca Juga:  Peduli Banjir di Kabupaten Bandung, Sekretariat DPRD Jabar Serahkan Bantuan Ke Desa Rancamanyar

Para pedagang kini telah menempati lokasi berdagang sementara yang telah disiapkan. Dengan begitu, diharapkan para pedagang dapat tetap berjualan dengan nyaman selama pembangunan Pasar Ciparay dilakukan.

“Keberhasilan relokasi yang tanpa gejolak ini berkat arahan Pak Bupati yang meminta seluruh pihak yang terlibat terutama pengembang, dapat melakukan pendekatan humanis dan selalu mengedepankan dialog dan musyawarah,” ungkapnya.

Dengan keberhasilan relokasi tanpa gejolak tersebut, Dicky optimistis seluruh tahapan pembangunan Pasar Ciparay selanjutnya, mulai dari groundbreaking hingga tahap penyelesaian dapat berjalan lancar.

Hanya saja, Dicky belum dapat memastikan kapan groundbreaking Pasar Ciparay dapat dilaksanakan. Pasalnya, Pemkab Bandung harus memastikan seluruh perizinan harus ditempuh agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

Baca Juga:  Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung 16 Mei 2025, Catat Lokasinya

“Kalau waktunya (groundbreaking) belum pasti. Hanya saja Pak Bupati mewanti-wanti agar seluruh tahapan ditempuh dulu sesuai mekanisme yang berlaku,” ujarnya.

Sesuai arahan Dadang Supriatna, kata Dicky, pihaknya selalu menekankan kepada pihak desa maupun pengembang agar selalu mendengarkan aspirasi dan masukan dari seluruh stakeholder terkait, termasuk pedagang dan masyarakat sekitar.

“Hal ini bertujuan untuk meminimalisir potensi konflik dan memastikan pembangunan berjalan sesuai harapan bersama. Intinya tempuh semua prosedur dan normatif,” imbuhnya.

Meski demikian, ia mengakui saat ini muncul sedikit permasalahan di lapangan dengan munculnya oknum pedagang yang berdagang di pinggir jalan. Padahal pihak pengembang dan pihak desa telah menyediakan tempat berjualan khusus bagi para pedagang.

Baca Juga:  Gerakan GeP4K Sayang, Langkah Bedas Jadi Pahlawan Krisis Iklim

“Hal ini sedikit menimbulkan kecemburuan dari pedagang lain. Selain itu, mereka yang berdagang di pinggir jalan ini juga menimbulkan komplain dari masyarakat lain karena menganggu arus lalu lintas. Insya Allah akan segera ditertibkan,” katanya.

Sebagai informasi, pembangunan Pasar Ciparay ini dilakukan oleh pemerintah Desa Ciparay karana lahannya merupakan tanah carik milik Desa Ciparay. Pihak Desa Ciparay sebelumnya melakukan beauty contest atau tender untuk mencari pengembang Pasar Ciparay ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dadang Supriatna Kabupaten Bandung Pasar Ciparay
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kunjungan Irfan Hakim ke Ciamis Dorong Promosi Wisata dan Sapi Pasundan

Gandeng Irfan Hakim hingga Bos Koi, PWI Ciamis Rayakan HPN dengan Aksi Sosial dan Lingkungan

DULU VIRAL MENIKAH HARU, Kini Yogi Buktikan Cinta Sejati Bukan Sekadar Kata-kata!

Zoominar ‘Cash is King’ Bongkar Rahasia UMKM Anti Bangkrut Tanpa Utang

Kronologi 103 Anak Diduga Jadi Korban Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta

Menemukan Kehidupan di Gubuk Reyot! Kisah Nini dan Kai yang Bikin Nangis

Terpopuler
  • Viral ‘Vell Blunder di TikTok’: Link Video 8 Menit Heboh Dicari
  • Kena Ulti! Video Jogetnya Dihujat, Bocah SD Ini ‘Bungkam’ Netizen Pakai 400 Piala
  • Heboh Link Video “Bandar Membara Viral” : Waspada Jeratan UU ITE Menanti!
  • Kode Redeem FF 24 April 2026: Dapatkan Skin SG2 Terompet dan Diamond Gratis!
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Ternyata Hoaks! Link Full Berbahaya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.