Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cara Cek Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Lewat HP: Jadwal, Nominal, dan Panduan Lengkap

Jumat, 31 Juli 2026 15:27 WIB
CPNS

Kapan Jadwal Resmi CPNS 2026 Dibuka? Ini Penjelasan Terbaru BKN

Jumat, 31 Juli 2026 15:18 WIB

Erick Thohir Dukung Rencana Besar FIFA Jual Hak Komersial Piala Dunia, UEFA dan AFC Justru Murka

Jumat, 31 Juli 2026 14:32 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cara Cek Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Lewat HP: Jadwal, Nominal, dan Panduan Lengkap
  • Kapan Jadwal Resmi CPNS 2026 Dibuka? Ini Penjelasan Terbaru BKN
  • Erick Thohir Dukung Rencana Besar FIFA Jual Hak Komersial Piala Dunia, UEFA dan AFC Justru Murka
  • Dunia Sepak Bola Berduka: Legenda Abadi AC Milan Franco Baresi Tutup Usia
  • Harga Ayam dan Timun Naik Drastis, Farhan Pastikan Pasokan Pangan di Kota Bandung Aman
  • Prediksi Piala AFF 2026: Tanpa Tiga Pilar Utama, Mampukah Timnas Indonesia Bantai Timor Leste?
  • Jadwal Persib vs Tampines Rovers Piala Presiden 2026: Maung Bandung Kejar Kemenangan Ketiga
  • Aston Villa Bawa Garnacho ke Jakarta, Indonesia All Stars Punya Misi Bikin Kejutan di GBK
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 31 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kronologi 103 Anak Diduga Jadi Korban Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta

By SusanaMinggu, 26 April 2026 15:27 WIB2 Mins Read
Ilustrasi balita. Foto: Freepik.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan kekerasan terhadap anak di fasilitas penitipan anak Daycare Little Aresha di kawasan Sorosutan, Yogyakarta, menggemparkan publik. Tempat yang seharusnya menjadi ruang aman bagi anak justru diduga menjadi lokasi praktik kekerasan dan penelantaran terhadap balita.

Peristiwa ini terungkap setelah aparat Polresta Yogyakarta melakukan penggerebekan pada Jumat, 24 April 2026, usai menerima laporan dari seorang karyawan baru yang mencurigai adanya perlakuan tidak sesuai standar pengasuhan anak.

Terungkap dari Laporan Karyawan Baru

Kasus ini bermula dari keberanian seorang karyawan baru yang melaporkan dugaan aktivitas mencurigakan di dalam daycare tersebut. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti pihak kepolisian hingga dilakukan penyelidikan dan penggerebekan di lokasi.

Saat petugas memasuki area daycare, ditemukan sejumlah anak dalam kondisi memprihatinkan. Beberapa balita disebut berada di lantai tanpa perlengkapan memadai, bahkan terdapat laporan adanya anak yang diduga dalam kondisi tangan dan kaki terikat.

Temuan ini memperkuat dugaan adanya praktik kekerasan dan penelantaran terhadap anak-anak yang dititipkan di fasilitas tersebut.

103 Anak Diduga Jadi Korban

Hasil investigasi awal kepolisian menunjukkan skala kasus yang cukup besar. Tercatat sekitar 103 anak diduga menjadi korban selama operasional daycare tersebut berlangsung.

Dari jumlah tersebut, 53 anak dilaporkan mengalami luka lebam di berbagai bagian tubuh, yang mengarah pada dugaan kekerasan fisik.

Selain itu, muncul pula dugaan penelantaran kebutuhan dasar anak, termasuk pemberian makanan yang tidak layak atau tidak mencukupi. Beberapa orang tua mengaku anak mereka kerap pulang dalam kondisi lapar.

Kesaksian Orang Tua Korban

Salah satu orang tua korban, Khairunisa, mengungkapkan kondisi emosional saat mengetahui kasus tersebut. Ia menceritakan pengalamannya ketika hendak menjemput anaknya yang masih berusia 1,5 tahun.

“Saya hancur melihat anak saya diperlakukan tidak manusiawi di dalam sana. Pantas saja selama ini dia selalu kelaparan saat pulang,” ungkapnya.

Kabar ini membuat puluhan orang tua lainnya mendatangi Mapolresta Yogyakarta pada Sabtu, 25 April 2026, untuk melaporkan kejadian serupa sekaligus menuntut keadilan bagi anak-anak mereka.

Polisi Dalami Unsur Pidana

Pihak Polresta Yogyakarta menyatakan bahwa proses penyelidikan masih terus berlangsung. Aparat tengah mendalami seluruh fakta di lapangan untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Selain dugaan kekerasan dan penelantaran anak, kepolisian juga membuka kemungkinan adanya unsur pidana lain dalam operasional fasilitas penitipan anak tersebut.

Sorotan Publik dan Desakan Penegakan Hukum

Kasus ini menuai sorotan luas dari masyarakat karena menyangkut keselamatan anak di lembaga pengasuhan yang seharusnya memberikan perlindungan. Publik mendesak agar proses hukum dilakukan secara transparan dan tegas sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Perlindungan Anak.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita kriminal Yogyakarta daycare bermasalah daycare Yogyakarta kasus penelantaran anak kekerasan anak 2026 Little Aresha Sorosutan Polresta Yogyakarta UU Perlindungan Anak
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

CPNS

Kapan Jadwal Resmi CPNS 2026 Dibuka? Ini Penjelasan Terbaru BKN

Harga Ayam dan Timun Naik Drastis, Farhan Pastikan Pasokan Pangan di Kota Bandung Aman

Harga Ayam di Bandung Tembus Rp48 Ribu, Pedagang Sebut Naik Sejak MBG Kembali Berjalan

Bukan Gangguan Jiwa, Polisi Bongkar Alasan Ayah Aniaya Anak di Cipongkor Bandung Barat

10 Pohon Ditebang di Cihapit, Farhan Murka dan Ancam Pidanakan Pelaku

Padam Listrik

Kota Batubara Kok Gelap Gulita? Saat Peternak Kecil Dipaksa Tanggung Dosa Gagalnya PLN!

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.