Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Bikin Heboh, Ini Fakta Sebenarnya

Minggu, 26 April 2026 16:16 WIB

Kronologi 103 Anak Diduga Jadi Korban Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta

Minggu, 26 April 2026 15:27 WIB

SHOCK! Joey Pelupessy hingga Bek Rp43 Miliar Dirumorkan Gabung Persib

Minggu, 26 April 2026 15:19 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Bikin Heboh, Ini Fakta Sebenarnya
  • Kronologi 103 Anak Diduga Jadi Korban Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta
  • SHOCK! Joey Pelupessy hingga Bek Rp43 Miliar Dirumorkan Gabung Persib
  • Menemukan Kehidupan di Gubuk Reyot! Kisah Nini dan Kai yang Bikin Nangis
  • SAH! El Rumi dan Syifa Hadju Resmi Menikah Hari Ini
  • Bojan Hodak Blak-blakan! Ini Penyebab Persib Gagal Kalahkan Arema FC
  • Link Viral Diburu Warga! Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Terbongkar Bukan Kejadian Nyata
  • Dedi Mulyadi Disorot Bobotoh! Klarifikasi Panas Soal Bonus Rp5 Miliar Persib
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 26 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kronologi 103 Anak Diduga Jadi Korban Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta

By SusanaMinggu, 26 April 2026 15:27 WIB2 Mins Read
Ilustrasi balita. Foto: Freepik.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan kekerasan terhadap anak di fasilitas penitipan anak Daycare Little Aresha di kawasan Sorosutan, Yogyakarta, menggemparkan publik. Tempat yang seharusnya menjadi ruang aman bagi anak justru diduga menjadi lokasi praktik kekerasan dan penelantaran terhadap balita.

Peristiwa ini terungkap setelah aparat Polresta Yogyakarta melakukan penggerebekan pada Jumat, 24 April 2026, usai menerima laporan dari seorang karyawan baru yang mencurigai adanya perlakuan tidak sesuai standar pengasuhan anak.

Terungkap dari Laporan Karyawan Baru

Kasus ini bermula dari keberanian seorang karyawan baru yang melaporkan dugaan aktivitas mencurigakan di dalam daycare tersebut. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti pihak kepolisian hingga dilakukan penyelidikan dan penggerebekan di lokasi.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Program Barak Militer untuk Siswa

Saat petugas memasuki area daycare, ditemukan sejumlah anak dalam kondisi memprihatinkan. Beberapa balita disebut berada di lantai tanpa perlengkapan memadai, bahkan terdapat laporan adanya anak yang diduga dalam kondisi tangan dan kaki terikat.

Temuan ini memperkuat dugaan adanya praktik kekerasan dan penelantaran terhadap anak-anak yang dititipkan di fasilitas tersebut.

103 Anak Diduga Jadi Korban

Hasil investigasi awal kepolisian menunjukkan skala kasus yang cukup besar. Tercatat sekitar 103 anak diduga menjadi korban selama operasional daycare tersebut berlangsung.

Dari jumlah tersebut, 53 anak dilaporkan mengalami luka lebam di berbagai bagian tubuh, yang mengarah pada dugaan kekerasan fisik.

Baca Juga:  Guru Ngaji di Pangandaran Diduga Cabuli 7 Murid, Modus Turunkan Ilmu

Selain itu, muncul pula dugaan penelantaran kebutuhan dasar anak, termasuk pemberian makanan yang tidak layak atau tidak mencukupi. Beberapa orang tua mengaku anak mereka kerap pulang dalam kondisi lapar.

Kesaksian Orang Tua Korban

Salah satu orang tua korban, Khairunisa, mengungkapkan kondisi emosional saat mengetahui kasus tersebut. Ia menceritakan pengalamannya ketika hendak menjemput anaknya yang masih berusia 1,5 tahun.

“Saya hancur melihat anak saya diperlakukan tidak manusiawi di dalam sana. Pantas saja selama ini dia selalu kelaparan saat pulang,” ungkapnya.

Kabar ini membuat puluhan orang tua lainnya mendatangi Mapolresta Yogyakarta pada Sabtu, 25 April 2026, untuk melaporkan kejadian serupa sekaligus menuntut keadilan bagi anak-anak mereka.

Baca Juga:  Polisi Sukabumi Tangkap Pria 50 Tahun, Diduga Cabuli Tiga Anak di Hotel Wisata

Polisi Dalami Unsur Pidana

Pihak Polresta Yogyakarta menyatakan bahwa proses penyelidikan masih terus berlangsung. Aparat tengah mendalami seluruh fakta di lapangan untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Selain dugaan kekerasan dan penelantaran anak, kepolisian juga membuka kemungkinan adanya unsur pidana lain dalam operasional fasilitas penitipan anak tersebut.

Sorotan Publik dan Desakan Penegakan Hukum

Kasus ini menuai sorotan luas dari masyarakat karena menyangkut keselamatan anak di lembaga pengasuhan yang seharusnya memberikan perlindungan. Publik mendesak agar proses hukum dilakukan secara transparan dan tegas sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Perlindungan Anak.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita kriminal Yogyakarta daycare bermasalah daycare Yogyakarta kasus penelantaran anak kekerasan anak 2026 Little Aresha Sorosutan Polresta Yogyakarta UU Perlindungan Anak
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Menemukan Kehidupan di Gubuk Reyot! Kisah Nini dan Kai yang Bikin Nangis

Dedi Mulyadi Disorot Bobotoh! Klarifikasi Panas Soal Bonus Rp5 Miliar Persib

PASIEN MEMBLUDAK! Totok Sirih Viral: Pengobatan Ajaib atau Sekadar Sugesti?

Wajah Baru PWI Ciamis: Fokus Transformasi Digital dan Aksi Nyata untuk Lingkungan

Geger! Polisi Gerebek Daycare di Umbulharjo Jogja, Diduga Jadi Tempat Penyiksaan Anak

Benjamin Netanyahu

Netanyahu Tuding Hizbullah Ingin Gagalkan Stabilitas Israel-Lebanon, Operasi Militer Terus Berlanjut

Terpopuler
  • Viral ‘Vell Blunder di TikTok’: Link Video 8 Menit Heboh Dicari
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Full No Sensor’ Viral, Ternyata Ancaman Serius Siber
  • Kena Ulti! Video Jogetnya Dihujat, Bocah SD Ini ‘Bungkam’ Netizen Pakai 400 Piala
  • Heboh Link Ibu Tiri vs Anak Tiri Full Durasi Ternyata Palsu, Ada Video Aslinya?
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Ternyata Hoaks! Link Full Berbahaya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.