bukamata.id – Langkah Timnas U19 Indonesia untuk menembus partai puncak Piala AFF U19 2026 harus terhenti secara tragis. Bermain di hadapan publik sendiri di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang, pada Kamis (11/6/2026) malam, skuad Garuda Muda takluk secara dramatis dari Australia dengan skor tipis 0-1.
Mimpi anak asuh Nova Arianto buyar tepat satu menit sebelum waktu normal usai. Gol tunggal kemenangan Australia yang dicetak oleh Marcus Neill pada menit ke-89 sempat dianulir karena bendera offside asisten wasit. Namun, setelah intervensi dan peninjauan ulang lewat Video Assistant Referee (VAR), wasit utama merevisi keputusan dan mengesahkan gol tersebut.
Dengan hasil ini, Australia berhak menantang Thailand di laga final untuk memperebutkan takhta juara. Sementara itu, Indonesia harus puas berlaga di perebutan tempat ketiga melawan Kamboja.
Tembok Kokoh Garuda Muda Roboh di Penghujung Laga
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Australia langsung menerapkan taktik pressing ketat yang memaksa lini belakang Indonesia bekerja ekstra keras. Mengandalkan formasi 3-5-2, trio Mathew Baker, Putu Panji, dan Muhammad Al Gazani dipaksa jatuh bangun menghalau gelombang serangan Socceroos.
Meski mengurung pertahanan Indonesia, Australia kesulitan membongkar penyelesaian akhir. Peluang emas pertama mereka baru lahir pada menit ke-29 lewat sepakan jarak jauh Lawrence Wong, yang masih bisa ditepis dengan gemilang oleh kiper Dafa Al Gasemi. Sebaliknya, serangan balik cepat Indonesia seringkali patah akibat salah operan di sepertiga akhir lapangan. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Perjudian Nova Arianto dan Petaka Menit 89
Memasuki paruh kedua, intensitas pertandingan kian memanas. Australia nyaris memecah kebuntuan di menit ke-49 melalui aksi Jai Rose, namun bola masih melenceng tipis.
Melihat lini depan yang buntu, pelatih Nova Arianto melakukan penyegaran pada menit ke-60 dengan memasukkan striker muda cepat, Reno Salampessy. Masuknya Reno terbukti memberikan angin segar. Berturut-turut pada menit ke-67, kombinasi Reno dan Arkhan Kaka sempat mengancam gawang lawan, namun akurasi eksekusi masih menjadi pekerjaan rumah.
Jual beli serangan terus terjadi di sepuluh menit terakhir. Indonesia sempat mendapat asa lewat peluang Dimas Adi yang memanfaatkan umpan silang Amar Brkic. Sayang, sundulannya belum menemui sasaran.
Petaka bagi Indonesia akhirnya datang di menit ke-89. Sebuah umpan terobosan akurat berhasil dikonversi menjadi gol oleh Marcus Neill. Meski sempat diwarnai protes akibat indikasi offside, keputusan VAR memastikan Indonesia kalah menyakitkan dengan skor 0-1 saat peluit panjang dibunyikan.
Data & Susunan Pemain
Indonesia U19 (3-5-2): Dafa Al Gasemi (GK); Muhammad Al Gazani, Putu Panji, Mathew Baker; Theodore Lemming, Eizar Tanjung, Nazriel Alfaro, Muhammad Isfandyar, Fabio Azkairawan; Arkhan Kaka, Dimas Adi Prasetyo. Pelatih: Nova Arianto
Australia U19 (4-3-3): George Levis Plusnin (GK); Haine Anthony Eames, Peter Gerard Antoniou, Alexander Lech Garbowski, Medin Memeti, Jai Diesel Rose; Alexander Jesse Bolton, Lawrence Wong; Oliver Ilija Dragicevic, Amlani Tatu, Luka Didulica. Pelatih: Trevor Morgan
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News







