Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadwal Idul Fitri 2026: Muhammadiyah Pastikan 20 Maret, NU Belum Final

Rabu, 18 Maret 2026 19:00 WIB

Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis

Rabu, 18 Maret 2026 18:00 WIB

Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah

Rabu, 18 Maret 2026 17:25 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal Idul Fitri 2026: Muhammadiyah Pastikan 20 Maret, NU Belum Final
  • Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis
  • Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah
  • Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya
  • H-3 Lebaran Membludak! 71 Ribu Kendaraan Serbu Jalur Nagreg
  • Viral dengan Adegan Misterius yang Disensor! Wargnet Cari Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbaru
  • Persib di Jalan Terjal Menuju Hattrick Juara Liga 1 2025/2026
  • Truk Sapi Oleng di Cikaledong, 1 Pemudik Tewas! Arus Mudik Sempat Lumpuh
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 18 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bertahan di Tengah Sepi, Pedagang Teras Cihampelas Tak Ingin Digusur Diam-Diam

By SusanaJumat, 4 Juli 2025 16:10 WIB2 Mins Read
Teras Cihampelas. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wacana pembongkaran Teras Cihampelas atau Skywalk Cihampelas Bandung yang diusulkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terus menuai tanggapan.

Tak hanya dari pemerintah daerah, pedagang kaki lima (PKL) dan pengunjung juga menyuarakan pendapat mereka terkait masa depan proyek Rp48 miliar tersebut.

Pedagang: Kalau Mau Dibongkar, Ajak Kami Rembukan Dulu

Dede Setiana (47), salah satu pedagang yang sudah berjualan sejak awal relokasi ke atas skywalk, mengatakan tidak keberatan jika pemerintah memutuskan untuk membongkar Teras Cihampelas. Namun, ia menekankan pentingnya musyawarah terlebih dahulu dengan para pedagang.

“Kalau memang mau dibongkar, silakan. Tapi harus ada rembukan dulu sama pedagang, jangan cuma ramai di sosial media. Harus ada pertemuan langsung antara pemerintah dengan PKL di sini,” ujar Dede saat ditemui di lokasi, Jumat (4/7/2025).

Menurut Dede, meski keberadaan Satpol PP yang berjaga 24 jam sudah cukup membantu menjaga keamanan, masih banyak masalah di lapangan, terutama saat malam hari. Kios-kios kosong sering disalahgunakan.

Baca Juga:  Teras Cihampelas Bandung Ditata Ulang, Siapkan Revitalisasi dan Patroli 24 Jam

“Banyak yang nyalahgunakan, banyak kios yang dicorat-coret, bahkan ditemukan botol-botol minuman dan fasilitas rusak. Dulu sempat Wakil Wali Kota juga lihat sendiri kondisinya,” ungkapnya.

Pendapatan pedagang pun mengalami penurunan drastis. Ia menyebutkan, saat ini omzet hariannya berkisar antara Rp70.000 hingga Rp150.000, jauh lebih kecil dibanding saat berjualan di trotoar bawah.

Baca Juga:  Dari Ikon Urban ke Wacana Pembongkaran: Nasib Teras Cihampelas Setelah 8 Tahun

“Kami juga ingin Pak Gubernur datang langsung ke sini. Yang jualan di bawah itu dilarang, tapi masih tetap ada. Akhirnya, pengunjung malas naik ke atas. Pedagang yang di atas jadi sepi,” tandasnya.

Teras Cihampelas Masih Layak, Butuh Revitalisasi, Bukan Digusur

Sementara itu, Danu, mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) yang mengaku telah berkunjung ke Teras Cihampelas sebanyak tujuh kali, menyayangkan rencana pembongkaran skywalk. Ia menilai kawasan tersebut masih memiliki potensi jika dikelola dengan baik.

“Saya merasa nyaman di sini. Tapi memang kondisinya perlu diperbaiki. Menurut saya, bukan dibongkar, tapi direvitalisasi saja,” katanya.

Baca Juga:  Teras Cihampelas Terjebak Birokrasi, Pembongkaran Jalan di Tempat

Menurut Danu, permasalahan utama bukan pada struktur bangunan, melainkan pengelolaan dan manajemen kawasan yang kurang optimal.

“Dari segi konstruksi masih bagus. Yang perlu diperbaiki hanya sebagian kecil. Masalahnya ada di koordinasi dan manajemennya, itu yang bikin tempat ini jadi terkesan terbengkalai,” jelasnya.

Wacana pembongkaran Teras Cihampelas menjadi refleksi penting bagi Pemkot dan Pemprov Jawa Barat dalam menata ulang ruang publik.

Baik pedagang maupun pengunjung berharap, sebelum keputusan besar diambil, ada dialog terbuka dengan semua pihak terkait, terutama pelaku ekonomi kecil yang menggantungkan hidupnya di sana.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

pedagang Teras Cihampelas pembongkaran skywalk Bandung PKL Cihampelas Teras Cihampelas
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jadwal Idul Fitri 2026: Muhammadiyah Pastikan 20 Maret, NU Belum Final

Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis

Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah

Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya

H-3 Lebaran Membludak! 71 Ribu Kendaraan Serbu Jalur Nagreg

Truk Sapi Oleng di Cikaledong, 1 Pemudik Tewas! Arus Mudik Sempat Lumpuh

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.