Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kronologi Lengkap Pelajar 14 Tahun di Tual Tewas Usai Dihantam Helm Oknum Brimob

Sabtu, 21 Februari 2026 12:39 WIB

Cita-cita Jadi Kiai Kandas Tragis, Bocah 12 Tahun di Sukabumi Pergi dengan Luka Misterius

Sabtu, 21 Februari 2026 12:15 WIB

Bikin Terpukau! Fenomena Mata Biru Warga Aceh Tengah yang Membius Dunia

Sabtu, 21 Februari 2026 10:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kronologi Lengkap Pelajar 14 Tahun di Tual Tewas Usai Dihantam Helm Oknum Brimob
  • Cita-cita Jadi Kiai Kandas Tragis, Bocah 12 Tahun di Sukabumi Pergi dengan Luka Misterius
  • Bikin Terpukau! Fenomena Mata Biru Warga Aceh Tengah yang Membius Dunia
  • Hasil Autopsi Ungkap Dugaan Penganiayaan Bocah di Sukabumi oleh Ibu Tiri, Polisi Temukan Luka Bakar Tak Wajar
  • Warga Jabar Siap-siap! Mudik Gratis Lebaran 2026 Dibuka: Kuota 3.040 Tiket, Ini Cara Daftarnya
  • ASN Wajib Tahu! Prediksi Tanggal Cair Gaji ke-14 Tahun 2026
  • Cari Tempat Bukber di Bandung? Ini 5 Pilihan Terbaik Ramadan Ini
  • Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 21 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 21 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

BMKG: Indonesia Terpapar Badai Matahari, Waspadai Gangguan Komunikasi

By SusanaMinggu, 13 Oktober 2024 11:00 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi fenomena badai kuat Matahari melanda wilayah Indonesia selama tiga hari, sejak Jumat (11/10/2024) hingga Minggu (13/10/2024).

Sebagaimana diumumkan oleh lembaga oseanik dan atmosfer NOAA bahwa ledakan Matahari terjadi pada Senin (7/10/2024) lalu mengakibatkan badai magnet berat skala G4 di Bumi.

Ledakan tersebut adalah letusan besar radiasi elektromagnetik dari matahari yang berlangsung selama beberapa menit – jam.

“Halo sobat BMKG. Berdasarkan informasi dari NOAA, Senin lalu (07/10/2024) terjadi ledakan matahari (Solar Flare) terbesar selama 7 tahun terakhir kemudian disusul kejadian badai magnet dengan klasifikasi badai magnetik kuat atau skala G4 kemarin (10/10/2024),” isi pernyataan BMKG dalam instagram resminya dikutip Minggu (13/10/2024).

Baca Juga:  Gempa M 7,4 Guncang Kamchatka Rusia, BMKG Ungkap Dampak ke Indonesia

Di Indonesia, dampak besar dari fenomena jarang terjadi ini dapat mengganggu sistem telekomunikasi yang terhubung internet. Serta komunikasi berbasis radio selama periode badai matahari tersebut. Namun dampaknya tidak akan sebesar wilayah tinggi seperti daerah sekitar kutub Bumi.

“Salah satu dampak adalah adanya gangguan pada sistem komunikasi berbasis satelit dan sistem GPS,” sebut BMKG.

Baca Juga:  Pemain Wolverhompton Iri ke Justin Hubner: 'Bisa Gak Saya Pindah ke Timnas Indonesia?'

Sebagai informasi, badai magnet, atau yang sering disebut dengan badai matahari adalah gangguan sementara akibat gelombang kejut angin matahari dan atau awan medan magnet yang berinteraksi dengan medan magnet Bumi. Peristiwa ini merupakan siklus 10-11 tahun dan wajar terjadi.

Berdasarkan hasil monitoring BMKG, ada indikasi terjadinya badai magnet bumi dengan tingkat besar di wilayah Indonesia. Salah satu dampak utama badai magnetik ialah gangguan sistem komunikasi berbasis satelit dan GPS.

Baca Juga:  Prakiraan Cuaca Kota Bandung Hari Ini 13 Februari 2025: Hujan Ringan

Di Indonesia, dampak dari badai magnet itu bisa mengganggu komunikasi antar pengguna radio HF dan mengurangi akurasi penentuan posisi navigasi berbasis satelit seperti GPS. Namun, dampaknya tak akan sebesar wilayah lintang tinggi seperti sekitar kutub Bumi.

BMKG mengingatkan masyarakat Indonesia waspada dalam berkegiatan atau transaksi menggunakan jaringan internet selama periode badai kuat matahari akhir pekan ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

badai BMKG Indonesia Matahari sistem telekomunikasi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kronologi Lengkap Pelajar 14 Tahun di Tual Tewas Usai Dihantam Helm Oknum Brimob

Cita-cita Jadi Kiai Kandas Tragis, Bocah 12 Tahun di Sukabumi Pergi dengan Luka Misterius

Hasil Autopsi Ungkap Dugaan Penganiayaan Bocah di Sukabumi oleh Ibu Tiri, Polisi Temukan Luka Bakar Tak Wajar

Warga Jabar Siap-siap! Mudik Gratis Lebaran 2026 Dibuka: Kuota 3.040 Tiket, Ini Cara Daftarnya

PPPK

ASN Wajib Tahu! Prediksi Tanggal Cair Gaji ke-14 Tahun 2026

Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 21 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.