Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tampines Rovers Datang dengan Mental Berani, Persib Siapkan Ujian Berat di Si Jalak Harupat

Jumat, 31 Juli 2026 10:50 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cara Cek Bansos PKH Tahap 3 2026: Jadwal Cair, Besaran, dan Link Resmi Kemensos

Jumat, 31 Juli 2026 09:44 WIB
Padam Listrik

Kota Batubara Kok Gelap Gulita? Saat Peternak Kecil Dipaksa Tanggung Dosa Gagalnya PLN!

Jumat, 31 Juli 2026 08:33 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tampines Rovers Datang dengan Mental Berani, Persib Siapkan Ujian Berat di Si Jalak Harupat
  • Cara Cek Bansos PKH Tahap 3 2026: Jadwal Cair, Besaran, dan Link Resmi Kemensos
  • Kota Batubara Kok Gelap Gulita? Saat Peternak Kecil Dipaksa Tanggung Dosa Gagalnya PLN!
  • Klaim Saldo DANA Gratis 31 Juli 2026: Dapatkan Cuan Langsung Cair Hari Ini!
  • Bukan Sekadar Juara! Ini Alasan Igor Tolic Pilih Lindungi Pemain Persib di Piala Presiden 2026
  • BLT Kesra Rp900 Ribu Juli 2026 Cair Lagi? Ini Fakta Terbaru, Syarat, dan Cara Cek Penerima
  • 5 Nasi Goreng Enak di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada Bistik Crispy hingga Nasi Goreng Tinta Cumi
  • Kode Redeem FF 31 Juli 2026: Dapatkan Hadiah Eksklusif Free Fire Hari Ini!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 31 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Persib

Bojan Hodak di Antara Dua Pilihan: Setia ke Persib atau Latih Timnas?

By SusanaMinggu, 19 Oktober 2025 21:31 WIB4 Mins Read
Persib
Pelatih Persib, Bojan Hodak. Foto: Dok. LIB.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Isu pergantian kursi pelatih Timnas Indonesia kembali memanas setelah PSSI resmi memutus kontrak Patrick Kluivert pada Kamis (16/10/2025).

Keputusan ini menandai akhir dari masa jabatan singkat pelatih asal Belanda tersebut, yang gagal membawa skuad Garuda melaju ke putaran final Piala Dunia 2026.

Kegagalan di babak keempat kualifikasi zona Asia menjadi titik balik yang tak terhindarkan. Dua kekalahan beruntun dari Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1) menutup peluang Indonesia dan mengakhiri era Kluivert yang baru dimulai sejak Januari 2025.

Namun, di balik keputusan PSSI ini, muncul kembali fenomena klasik yang kerap menghantui sepak bola nasional: kursi panas pelatih Timnas.

Kegagalan Kluivert dan Tradisi Panas di Bangku Pelatih Garuda

Posisi pelatih kepala Timnas Indonesia tampaknya memang sulit bertahan lama. Dari era Luis Milla, Shin Tae-yong, hingga kini Patrick Kluivert, pergantian kerap terjadi setelah hasil buruk di ajang besar.

Sumber internal PSSI menyebutkan bahwa keputusan pemutusan kontrak Kluivert diambil melalui mekanisme mutual termination. Namun publik menilai langkah ini kembali menunjukkan lemahnya konsistensi dan proyek jangka panjang federasi dalam membangun Timnas.

“PSSI dan tim kepelatihan Tim Nasional Indonesia secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal,” tulis pernyataan resmi federasi.

Kluivert, yang membawa filosofi total football ala Belanda, disebut gagal beradaptasi dengan karakter pemain lokal. Hasilnya, permainan Garuda dianggap kehilangan identitas dan tidak efisien di level Asia.

Spekulasi Menggila: Dari Mancini hingga Hodak

Tak butuh waktu lama, rumor pengganti Kluivert langsung menyeruak. Sejumlah nama besar mencuat di ruang publik, mulai dari Jesus Casas (eks pelatih Irak), Timur Kapadze (Uzbekistan), Roberto Mancini (Arab Saudi), hingga legenda Belanda Louis van Gaal.

Menariknya, dari deretan pelatih papan atas dunia, nama Bojan Hodak justru paling menyita perhatian publik Tanah Air. Pelatih asal Kroasia itu kini sedang berada di puncak karier bersama Persib Bandung, klub yang ia antarkan menjadi juara Liga 1 dua musim beruntun (2023/2024 dan 2024/2025).

Bojan Hodak: Dari Persib ke Isu Nasional

Di tengah derasnya isu nasional, Bojan Hodak memilih tetap tenang. Seusai laga melawan PSBS Biak, Hodak hanya menjawab singkat soal rumor dirinya jadi calon pelatih Timnas Indonesia.

“Terima kasih. Saya tidak mau berkomentar dahulu soal itu,” ujarnya.

Sikap diam Hodak tak menghentikan gelombang dukungan dan penolakan. Di Bandung, fans Persib alias Bobotoh justru resah dan menolak keras jika Hodak meninggalkan Maung Bandung.

Komentar warganet membanjiri media sosial:

“Teu ridho aing mah Hodak ngalatih Timnas,” tulis akun @zan****.

“Fokus di hat-trick juara aja, jangan ke Timnas,” tambah akun @sup****.

Marc Klok: Hodak Masih Punya Misi Besar di Persib

Kapten Persib Bandung, Marc Klok, juga ikut angkat suara. Ia menilai Hodak masih memiliki visi besar bersama Maung Bandung yang belum selesai.

“Kalau menurut saya, lebih baik tetap di Persib. Kita mau hat-trick juara. Jadi, (Bojan Hodak) tidak bisa keluar, kalau dari opini saya,” ujar Klok.

Bagi Klok, Hodak bukan sekadar pelatih, melainkan bagian penting dari proyek besar membangun DNA juara di Persib Bandung.

Profil Bojan Hodak: Arsitek Disiplin dari Kroasia

Bojan Hodak lahir di Zagreb, Kroasia, pada 4 Mei 1971. Ia memulai karier kepelatihan pada 2006 bersama UPB MyTeam FC (Malaysia), lalu berkarier di Phnom Penh, Kelantan FC, Johor DT, dan Penang.

Di Indonesia, Hodak sempat melatih PSM Makassar (2020) sebelum bergabung dengan Persib Bandung pada 26 Juli 2023.
Dikenal disiplin dan taktis, Hodak sukses menggabungkan kekuatan pemain lokal dan asing menjadi tim yang stabil dan efektif.

Rekor dua kali juara berturut-turut membuat Hodak kini menjadi pelatih asing tersukses dalam sejarah Persib Bandung.

Fenomena “Kursi Panas” yang Tak Pernah Usai

Isu pergantian pelatih Timnas Indonesia seolah menjadi siklus tahunan yang sulit diputus.
Setiap kali tim gagal, publik menuntut perubahan cepat, sementara federasi cenderung merespons dengan keputusan instan tanpa rencana jangka panjang.

Pengamat sepak bola nasional, Rahmad Darmawan, menilai bahwa pergantian pelatih seharusnya bukan satu-satunya solusi.

“Masalah Timnas bukan hanya di pelatih, tapi juga fondasi pembinaan pemain dan kesinambungan sistem. Bojan Hodak bagus, tapi kalau sistemnya belum siap, hasilnya tetap sama,” ujarnya.

Di Persimpangan Stabilitas dan Ambisi Nasional

Kursi pelatih Timnas Indonesia kini kembali kosong, tapi perdebatan tentang siapa yang layak mendudukinya menjadi potret nyata betapa emosionalnya sepak bola Indonesia.

Nama Bojan Hodak mencerminkan paradoks itu: sukses di klub, tapi dirayu untuk memperbaiki Timnas yang rapuh.

Bagi Bobotoh, kehilangan Hodak adalah kehilangan fondasi stabilitas. Namun bagi nasionalisme sepak bola Indonesia, peluang ini bisa jadi momentum perubahan.

Kini semua mata tertuju pada keputusan PSSI berikutnya, apakah kembali memilih jalan instan, atau memulai era baru yang benar-benar berpijak pada kontinuitas dan kesabaran.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bobotoh Bojan Hodak Kualifikasi Piala Dunia 2026 kursi panas pelatih Marc Klok Patrick Kluivert pelatih timnas indonesia Persib Bandung PSSI
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tampines Rovers Datang dengan Mental Berani, Persib Siapkan Ujian Berat di Si Jalak Harupat

Bukan Sekadar Juara! Ini Alasan Igor Tolic Pilih Lindungi Pemain Persib di Piala Presiden 2026

Jadwal Persib vs Tampines Rovers, Igor Tolic Siapkan Rotasi atau Tampil Full Team?

Mariano Peralta Langsung Gabung Latihan Persib, Debut Kontra Tampines Rovers Masih Abu-abu

Rp6 Miliar Menanti! Persib Sudah di Semifinal Piala Presiden 2026, Siapa Lawannya?

Persib Kelola 65,4 Ton Sampah di GBLA, Komitmen Wujudkan Stadion Zero Waste

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Jakarta Lumpuh Total! Dihujat Warga, Acara Willie Salim dan Emak Gila Ternyata Ilegal!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.