Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ramai Dicari! Link Video Tasya Gym Ternyata Banyak Jebakan

Kamis, 30 April 2026 04:00 WIB

Bobotoh Wajib Tahu! Jadwal dan Lokasi Nobar Persib Terbaru

Kamis, 30 April 2026 03:00 WIB

Fenomena Video Viral di Bandar Batang: Mengapa Kita Harus Lebih Bijak Menyikapi Tren Media Sosial?

Kamis, 30 April 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ramai Dicari! Link Video Tasya Gym Ternyata Banyak Jebakan
  • Bobotoh Wajib Tahu! Jadwal dan Lokasi Nobar Persib Terbaru
  • Fenomena Video Viral di Bandar Batang: Mengapa Kita Harus Lebih Bijak Menyikapi Tren Media Sosial?
  • Koordinasi Amburadul, Spanduk Penutupan Jalan Diponegoro Dicopot Usai Viral
  • Terungkap! Ini Dugaan di Balik Video Viral ‘Bandar Bergetar’
  • Laga Krusial! Persib Wajib Tundukkan Bhayangkara FC Demi Gelar Juara
  • Jangan Lewatkan! Jadwal Upacara Hardiknas 2026 dan Filosofinya
  • Arsenal Siap Jual 5 Pemain Demi Datangkan Julian Alvarez
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Persib

Bojan Hodak di Antara Dua Pilihan: Setia ke Persib atau Latih Timnas?

By SusanaMinggu, 19 Oktober 2025 21:31 WIB4 Mins Read
Persib
Pelatih Persib, Bojan Hodak. Foto: Dok. LIB.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Isu pergantian kursi pelatih Timnas Indonesia kembali memanas setelah PSSI resmi memutus kontrak Patrick Kluivert pada Kamis (16/10/2025).

Keputusan ini menandai akhir dari masa jabatan singkat pelatih asal Belanda tersebut, yang gagal membawa skuad Garuda melaju ke putaran final Piala Dunia 2026.

Kegagalan di babak keempat kualifikasi zona Asia menjadi titik balik yang tak terhindarkan. Dua kekalahan beruntun dari Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1) menutup peluang Indonesia dan mengakhiri era Kluivert yang baru dimulai sejak Januari 2025.

Namun, di balik keputusan PSSI ini, muncul kembali fenomena klasik yang kerap menghantui sepak bola nasional: kursi panas pelatih Timnas.

Kegagalan Kluivert dan Tradisi Panas di Bangku Pelatih Garuda

Posisi pelatih kepala Timnas Indonesia tampaknya memang sulit bertahan lama. Dari era Luis Milla, Shin Tae-yong, hingga kini Patrick Kluivert, pergantian kerap terjadi setelah hasil buruk di ajang besar.

Sumber internal PSSI menyebutkan bahwa keputusan pemutusan kontrak Kluivert diambil melalui mekanisme mutual termination. Namun publik menilai langkah ini kembali menunjukkan lemahnya konsistensi dan proyek jangka panjang federasi dalam membangun Timnas.

“PSSI dan tim kepelatihan Tim Nasional Indonesia secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal,” tulis pernyataan resmi federasi.

Baca Juga:  Bojan Hodak Tantang Pemain Tengah Persib Lawan Borneo FC: Siapa Tampil Maksimal?

Kluivert, yang membawa filosofi total football ala Belanda, disebut gagal beradaptasi dengan karakter pemain lokal. Hasilnya, permainan Garuda dianggap kehilangan identitas dan tidak efisien di level Asia.

Spekulasi Menggila: Dari Mancini hingga Hodak

Tak butuh waktu lama, rumor pengganti Kluivert langsung menyeruak. Sejumlah nama besar mencuat di ruang publik, mulai dari Jesus Casas (eks pelatih Irak), Timur Kapadze (Uzbekistan), Roberto Mancini (Arab Saudi), hingga legenda Belanda Louis van Gaal.

Menariknya, dari deretan pelatih papan atas dunia, nama Bojan Hodak justru paling menyita perhatian publik Tanah Air. Pelatih asal Kroasia itu kini sedang berada di puncak karier bersama Persib Bandung, klub yang ia antarkan menjadi juara Liga 1 dua musim beruntun (2023/2024 dan 2024/2025).

Bojan Hodak: Dari Persib ke Isu Nasional

Di tengah derasnya isu nasional, Bojan Hodak memilih tetap tenang. Seusai laga melawan PSBS Biak, Hodak hanya menjawab singkat soal rumor dirinya jadi calon pelatih Timnas Indonesia.

“Terima kasih. Saya tidak mau berkomentar dahulu soal itu,” ujarnya.

Sikap diam Hodak tak menghentikan gelombang dukungan dan penolakan. Di Bandung, fans Persib alias Bobotoh justru resah dan menolak keras jika Hodak meninggalkan Maung Bandung.

Baca Juga:  Jelang Laga Krusial Kontra Bali United, Persib Bandung Pede Tampil dengan Kekuatan Terbaiknya

Komentar warganet membanjiri media sosial:

“Teu ridho aing mah Hodak ngalatih Timnas,” tulis akun @zan****.

“Fokus di hat-trick juara aja, jangan ke Timnas,” tambah akun @sup****.

Marc Klok: Hodak Masih Punya Misi Besar di Persib

Kapten Persib Bandung, Marc Klok, juga ikut angkat suara. Ia menilai Hodak masih memiliki visi besar bersama Maung Bandung yang belum selesai.

“Kalau menurut saya, lebih baik tetap di Persib. Kita mau hat-trick juara. Jadi, (Bojan Hodak) tidak bisa keluar, kalau dari opini saya,” ujar Klok.

Bagi Klok, Hodak bukan sekadar pelatih, melainkan bagian penting dari proyek besar membangun DNA juara di Persib Bandung.

Profil Bojan Hodak: Arsitek Disiplin dari Kroasia

Bojan Hodak lahir di Zagreb, Kroasia, pada 4 Mei 1971. Ia memulai karier kepelatihan pada 2006 bersama UPB MyTeam FC (Malaysia), lalu berkarier di Phnom Penh, Kelantan FC, Johor DT, dan Penang.

Di Indonesia, Hodak sempat melatih PSM Makassar (2020) sebelum bergabung dengan Persib Bandung pada 26 Juli 2023.
Dikenal disiplin dan taktis, Hodak sukses menggabungkan kekuatan pemain lokal dan asing menjadi tim yang stabil dan efektif.

Rekor dua kali juara berturut-turut membuat Hodak kini menjadi pelatih asing tersukses dalam sejarah Persib Bandung.

Baca Juga:  Dimas Drajad Hilang dari Persib, Cedera Panjang Bikin Kariernya Terancam?

Fenomena “Kursi Panas” yang Tak Pernah Usai

Isu pergantian pelatih Timnas Indonesia seolah menjadi siklus tahunan yang sulit diputus.
Setiap kali tim gagal, publik menuntut perubahan cepat, sementara federasi cenderung merespons dengan keputusan instan tanpa rencana jangka panjang.

Pengamat sepak bola nasional, Rahmad Darmawan, menilai bahwa pergantian pelatih seharusnya bukan satu-satunya solusi.

“Masalah Timnas bukan hanya di pelatih, tapi juga fondasi pembinaan pemain dan kesinambungan sistem. Bojan Hodak bagus, tapi kalau sistemnya belum siap, hasilnya tetap sama,” ujarnya.

Di Persimpangan Stabilitas dan Ambisi Nasional

Kursi pelatih Timnas Indonesia kini kembali kosong, tapi perdebatan tentang siapa yang layak mendudukinya menjadi potret nyata betapa emosionalnya sepak bola Indonesia.

Nama Bojan Hodak mencerminkan paradoks itu: sukses di klub, tapi dirayu untuk memperbaiki Timnas yang rapuh.

Bagi Bobotoh, kehilangan Hodak adalah kehilangan fondasi stabilitas. Namun bagi nasionalisme sepak bola Indonesia, peluang ini bisa jadi momentum perubahan.

Kini semua mata tertuju pada keputusan PSSI berikutnya, apakah kembali memilih jalan instan, atau memulai era baru yang benar-benar berpijak pada kontinuitas dan kesabaran.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bobotoh Bojan Hodak Kualifikasi Piala Dunia 2026 kursi panas pelatih Marc Klok Patrick Kluivert pelatih timnas indonesia Persib Bandung PSSI
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bobotoh Wajib Tahu! Jadwal dan Lokasi Nobar Persib Terbaru

Laga Krusial! Persib Wajib Tundukkan Bhayangkara FC Demi Gelar Juara

Marc Klok Pasang Target Gila! Persib Wajib Menang 5 Laga Tersisa

peltih persib, bojan hodak

Reaksi Bojan Hodak Usai Persib Tersingkir dari Puncak Klasemen

Persib Bandung

Aymen Hussein ke Persib? Ini Bocoran Terbaru Bursa Transfer Maung Bandung

Rumor Transfer Persib: Eliano Reijnders Dilirik Klub Eropa, Harapan Gaet Kiper Belanda Pupus?

Terpopuler
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
  • Heboh Link Video “Bandar Membara Viral” : Waspada Jeratan UU ITE Menanti!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.