bukamata.id – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyoroti masalah serius pada lini depan Maung Bandung, meski timnya berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Manila Digger di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (13/8/2025) malam.
Masalah yang dimaksud Bojan adalah penyelesaian akhir para pemain depan Persib yang masih kerap gagal memanfaatkan peluang emas. Gol pertama Persib tercipta dari kesalahan penjaga gawang lawan, sedangkan gol kedua yang dicetak Uilliam Barros dinilai banyak mengandung faktor keberuntungan.
Bobotoh sekaligus pengamat Persib, Indra Jaya, menilai ketajaman lini depan Persib harus segera diperbaiki, apalagi tim akan tampil di Asia Champions League Two.
“Persib masih belum bisa memanfaatkan banyak peluang. Gol pertama terlihat karena kesalahan pemain lawan yang sebetulnya itu bola mudah, begitu pun gol kedua, masih dinaungi keberuntungan,” kata Indra.
Indra menambahkan, faktor timing dan ketenangan di kotak penalti menjadi salah satu aspek yang perlu diperbaiki agar peluang lebih konsisten menjadi gol.
Selain itu, Indra juga menyoroti belum diturunkannya penyerang asing Persib, Ramon Tanque, di dua laga resmi awal musim ini. Pemain asal Brasil tersebut diharapkan menjadi mesin gol baru Persib setelah kepergian David da Silva.
“Ya bisa jadi (Ramon belum main), karena soal timing, ketenangan dalam menyelesaikan peluang ada pada diri pemain masing-masing. Bukan teamwork atau chemistry. Kerjasama tim tercipta sebelum menjadi peluang yang harus dimaksimalkan setiap pemain yang memilikinya,” ujarnya.
Musim lalu saat membela Visakha FC, Ramon mencetak 21 gol dari 28 pertandingan, menjadikannya top skor Liga Kamboja dan banyak dielu-elukan Bobotoh. Menurut Indra, ketajaman Persib akan meningkat ketika pemain asing tersebut turun ke lapangan.
Pelatih Bojan Hodak sebelumnya menegaskan, meski pertahanan dan lini tengah sudah bekerja baik, lini depan Persib belum tajam dan masih banyak membuang peluang.
“Pertahanan dan lini tengah kami sudah bagus, tapi di penyerangan, final pass mereka belum cukup. Kami belum cukup tajam,” tegas Bojan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









