bukamata.id – Platform TikTok kembali diguncang oleh tren pencarian yang masif dalam beberapa waktu terakhir. Kali ini, perhatian netizen tertuju pada sebuah frasa kunci “Chindo Adidas” yang mendadak memuncaki kolom pencarian. Ribuan pengguna internet tampak berlomba-lomba mencari tautan video asli yang dianggap menyimpan adegan tersembunyi.
Namun, di balik hiruk-pikuk rasa penasaran publik tersebut, terdapat strategi pembuatan konten yang cerdik sekaligus mengecoh.
Pemicu Viralitas: Narasi “Day 1” yang Manipulatif
Dinamika ini bermula dari sebuah unggahan sederhana dengan keterangan: “day 1 ngonten jualan baju Adidas”. Secara visual, video tersebut menampilkan seorang gadis berparas oriental yang mengenakan setelan jaket olahraga hitam dengan aksen garis putih ikonik khas merek tertentu.
Potongan klip yang tersebar luas hanya berdurasi sangat singkat, antara lima hingga delapan detik. Dalam cuplikan tersebut, sang gadis terlihat memegang secarik kertas, menatap kamera dengan ekspresi tenang, lalu perlahan mulai menurunkan ritsleting jaketnya.
Adegan yang terputus tepat saat ritsleting ditarik ke bawah inilah yang menjadi “umpan” utama, memicu spekulasi liar di kalangan warganet hingga mereka memburu versi lengkapnya.
Fakta di Balik Durasi 2 Menit 10 Detik
Setelah dilakukan penelusuran mendalam terhadap konten aslinya, terungkap bahwa video utuh “Chindo Adidas” memiliki durasi total sekitar 2 menit 10 detik. Bertolak belakang dengan ekspektasi atau dugaan miring sebagian netizen, versi lengkap video ini sama sekali tidak mengandung konten negatif atau asusila.
Isi video yang sebenarnya hanyalah proses transisi pakaian atau outfit change. Sang gadis hanya mengganti jaket olahraga hitamnya dengan atasan berwarna maroon yang dipadukan dengan rok denim (Levi’s). Video tersebut murni merupakan konten promosi gaya busana atau fashion showcase.
Pelajaran tentang Strategi Clickbait Digital
Fenomena ini menjadi contoh nyata dari efektivitas teknik hook dalam dunia konten digital. Dengan memotong video di bagian yang paling memancing rasa ingin tahu, kreator berhasil memaksa penonton untuk mencari tahu lebih lanjut, yang pada akhirnya meningkatkan engagement dan jumlah tayangan (views) secara drastis.
Netizen diimbau untuk lebih bijak dalam menyikapi tren viral dan tidak sembarangan mengklik tautan tidak dikenal yang tersebar di kolom komentar, demi menjaga keamanan data pribadi dari ancaman phishing atau malware.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










