bukamata.id – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menegaskan bahwa persaingan papan atas Super League 2025/26 masih jauh dari kata selesai.
Meski Borneo FC sementara ini memimpin klasemen, Bojan menilai ancaman terbesar justru datang dari Persija Jakarta yang terus tampil konsisten di posisi kedua.
Borneo FC baru merasakan kekalahan pertama mereka setelah mencatat 11 kemenangan beruntun. Meski rekor impresif itu akhirnya terhenti, Bojan menegaskan bahwa Pesut Etam tetap menjadi salah satu tim paling berbahaya di liga.
“Walaupun rekornya putus, mereka tetap tim kuat dan pertandingan akan sangat sulit,” ujar Bojan.
Ia juga menambahkan bahwa kondisi internal tim masih menjadi fokus utamanya.
“Kami harus lihat dulu siapa pemain yang benar-benar siap bertanding,” katanya.
Namun menariknya, fokus utama Bojan dalam perburuan puncak klasemen bukan pada Borneo FC. Sang pelatih justru menaruh perhatian besar pada Persija Jakarta yang semakin stabil dan terus menjaga tekanan di papan atas.
“Entah kenapa, saya lebih memikirkan Persija,” ucap pelatih berusia 54 tahun itu.
Persija kini berada di peringkat dua dan tampil sangat konsisten dalam mengejar puncak klasemen.
Kedalaman skuad, peningkatan ritme permainan, serta hasil positif yang terus mereka dapatkan menjadi alasan Bojan melihat Macan Kemayoran sebagai ancaman paling serius bagi Persib dan tim papan atas lainnya.
Dengan kompetisi yang masih panjang, persaingan menuju puncak Super League 2025/26 diprediksi akan semakin ketat, terutama dengan Persib, Persija, dan Borneo yang sama-sama memperlihatkan performa stabil.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










