Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kembali Gelar Aksi di DPRD Jabar, Mahasiswa Bawa Tiga Tuntutan untuk Pemerintah

Rabu, 21 Oktober 2026 19:47 WIB

Bikin Ngiler! 3 Tempat Makan di Subang dengan Menu Beragam dan Suasana Nyaman

Rabu, 21 Oktober 2026 19:37 WIB

Niat Bersihkan Kebun, Petani Lansia di Tasikmalaya Tewas Terjebak Kobaran Api

Rabu, 21 Oktober 2026 19:29 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kembali Gelar Aksi di DPRD Jabar, Mahasiswa Bawa Tiga Tuntutan untuk Pemerintah
  • Bikin Ngiler! 3 Tempat Makan di Subang dengan Menu Beragam dan Suasana Nyaman
  • Niat Bersihkan Kebun, Petani Lansia di Tasikmalaya Tewas Terjebak Kobaran Api
  • Banyak yang Kaget! Usai Dibuang Anak ke Panti, Tampilan Baru Mbah HS Disebut Mirip Ulama Kharismatik!
  • Buntut Bentrok Suporter di Stadion, Ini Rincian Sanksi Komdis PSSI untuk Persija dan Persita
  • Diduga Keruk APBD Rp 18,7 Miliar, Wabup Indramayu Resmi Ditahan Kejati Jabar
  • Madura United vs Persib Bandung: Marc Klok Buka-bukaan Soal Kesiapan Fisik Tim
  • Igor Tolic Bongkar Ancaman Madura United, Dimitar Mitkov Jadi Sorotan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

BRIN Sebut Awal Puasa Berpotensi Jatuh Pada 2 Maret 2025, Ini Alasannya

By Aga GustianaJumat, 28 Februari 2025 11:18 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Umat Islam melaksanakan salat Idul Adha 2025 secara serentak pada Jumat, 6 Juni 2025. (Foto: Kemenag)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaludin memprediksi awal puasa Ramadhan 1446 H berpotensi jatuh pada tanggal 2 Maret 2025.

Thomas menerangkan, penentuan awal puasa dilakukan dengan dua pendekatan, yaitu ilmu astronomi dan metode rukyat untuk menetapkan hilal.

“Dalam menentukan hilal, ilmu astronomi digunakan untuk menghitung posisi bulan, tinggi hilal, serta jarak bulan dari matahari untuk memprediksi apakah hilal dapat teramati atau tidak,” ujar Thomas dikutip dari laman BRIN, Jumat (28/2/2025).

Lebih lanjut Thomas mengungkapkan, sejak 2021, pemerintah dan ormas Islam telah memperbarui kriteria penentuan hilal, yakni tinggi minimal 3 derejat dan elongasi 6,4 derajat. Kendati demikian, perbedaan penetapan awal puasa tetap bisa terjadi.

Baca Juga:  Jadwal Buka Puasa Hari Ini 5 Maret 2025 di Kota Bandung dan Sekitarnya

“Muhammadiyah yang sebelumnya menggunakan kriteria kalender Hijriah global tunggal kini kembali menggunakan metode wujudul hilal. Meskipun demikian, perbedaan penetapan awal bulan Hijriah kemungkinan tetap akan terjadi,” lanjutnya.

Sementara itu, dalam analisis terbarunya per 28 Februari, posisi bulan di Aceh sudah memenuhi kriteria hilal. Kriteria baru ini ditetapkan MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia dan Singapura).

Baca Juga:  5 Tips Menjaga Kesehatan dan Adaptasi Tubuh Jelang Ibadah Puasa

“Berdasarkan analisis garis tanggal, pada 28 Februari 2025 saat maghrib di wilayah Indonesia menunjukkan posisi bulan telah memenuhi kriteria MABIMS di wilayah Aceh, dengan posisi bulan di Banda Aceh sebagai berikut: Tinggi toposentrik: 4,5o Elongasi geosentrik: 6,4o Sedikit melebihi kriteria MABIMS: Tinggi >3o, elongasi >6,4o,” ungkapnya.

Kondisi ini memungkinkan awal Ramadhan jatuh pada 1 Maret 2025. Namun, karena faktor cuaca, 1 Ramadhan bisa jatuh pada 2 Maret 2025.

“Dengan kondisi seperti ini di Aceh, awal Ramadhan di kalender hijriyah adalah 1 Maret 2025. Tetapi karena hanya wilayah Aceh yang telah memenuhi kriteria dan mengingat cuaca mungkin mendung, ada kemungkinan gagal rukyat, jadi berpotensi 1 Ramadan jatuh pada 2 Maret 2025,” ujarnya.

Baca Juga:  Syaban Bulan yang Jadi Wahana Latihan Umat Muslim Menuju Ramadhan

Meskipun begitu, Thomas mengatakan awal Ramadan menanti pengumuman pemerintah. Hasil penetapan awal Ramadan diputuskan dalam sidang isbat.

“Namun demikian, penetapan awal Ramadan 1446H menunggu hasil sidang isbat yang dilakukan oleh Kementerian Agama RI,” jelasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BRIN pemerintah puasa Ramadhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kembali Gelar Aksi di DPRD Jabar, Mahasiswa Bawa Tiga Tuntutan untuk Pemerintah

Niat Bersihkan Kebun, Petani Lansia di Tasikmalaya Tewas Terjebak Kobaran Api

Banyak yang Kaget! Usai Dibuang Anak ke Panti, Tampilan Baru Mbah HS Disebut Mirip Ulama Kharismatik!

Diduga Keruk APBD Rp 18,7 Miliar, Wabup Indramayu Resmi Ditahan Kejati Jabar

Ingin Tahu Bansos Cair atau Belum? Cek Status PKH dan BPNT Lewat Situs Resmi Kemensos

Begal Berpistol Rampas HP Bocah di Garut, Pelaku Babak Belur Dihajar Massa

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.