Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Buntut Bentrok Suporter di Stadion, Ini Rincian Sanksi Komdis PSSI untuk Persija dan Persita

Rabu, 21 Oktober 2026 18:39 WIB

Diduga Keruk APBD Rp 18,7 Miliar, Wabup Indramayu Resmi Ditahan Kejati Jabar

Rabu, 21 Oktober 2026 18:26 WIB

Madura United vs Persib Bandung: Marc Klok Buka-bukaan Soal Kesiapan Fisik Tim

Rabu, 21 Oktober 2026 18:07 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Buntut Bentrok Suporter di Stadion, Ini Rincian Sanksi Komdis PSSI untuk Persija dan Persita
  • Diduga Keruk APBD Rp 18,7 Miliar, Wabup Indramayu Resmi Ditahan Kejati Jabar
  • Madura United vs Persib Bandung: Marc Klok Buka-bukaan Soal Kesiapan Fisik Tim
  • Igor Tolic Bongkar Ancaman Madura United, Dimitar Mitkov Jadi Sorotan
  • Ingin Tahu Bansos Cair atau Belum? Cek Status PKH dan BPNT Lewat Situs Resmi Kemensos
  • Begal Berpistol Rampas HP Bocah di Garut, Pelaku Babak Belur Dihajar Massa
  • Kabar Kim Jong Un Meninggal Heboh, Intelijen Korea Selatan Ungkap Temuan Ini
  • Persija Kena Sanksi Berat! The Jakmania Dilarang Hadiri 6 Laga Tandang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dorong Generasi Muda Kuasai Konten Medsos, Ledia Hanifah Tekankan Kreativitas dan Etika Digital

By Muhammad Rafki Razif KiransyahMinggu, 31 Agustus 2025 12:13 WIB2 Mins Read
Anggota DPR RI Komisi X, Ledia Hanifah. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Media sosial kini tidak lagi sekadar ruang hiburan. Lebih dari itu, platform digital ini telah menjelma menjadi jembatan komunikasi, peluang usaha, hingga sarana berbagi pengetahuan.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPR RI Komisi X, Ledia Hanifah, saat membuka pelatihan teknik membuat konten media sosial di ASM Ariyanti, Kota Bandung, Minggu (31/8/2025).

Pelatihan Konten Media Sosial untuk Generasi Muda

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama Komisi X DPR RI dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang menyasar siswa SMA kelas 10, 11, 12, serta lulusan baru.

“Media sosial ini luar biasa. Tapi bagaimana menggunakannya dengan baik, itu yang harus diajarkan. Karena ada teknik, ada pengolahan, ada do and don’ts, serta implikasinya,” ujar Ledia.

Baca Juga:  Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan, Kemenparekraf dan Komisi X DPR RI Sosialisasi Pengelolaan Sampah

Menurutnya, meski generasi muda lahir di era digital, mereka tetap membutuhkan pemahaman mendalam agar penggunaan media sosial lebih produktif dan bertanggung jawab.

Pentingnya Konten Positif dan Kerja Kolaboratif

Ledia menekankan pentingnya menghadirkan konten positif. Banyak potensi di sekitar masyarakat yang bisa diangkat menjadi ide kreatif, mulai dari pengetahuan sederhana hingga kisah inspiratif dunia usaha.

Selain itu, ia juga menyoroti budaya “cepat jempol” tanpa saring.

Baca Juga:  BRIN Sebut Awal Puasa Berpotensi Jatuh Pada 2 Maret 2025, Ini Alasannya

“Kadang kecepatan jempol melebihi kecepatan cahaya. Belum dibaca, sudah di-share. Nah, itu yang harus dipersiapkan mentalnya. Apalagi dengan AI sekarang, harus bisa menyaring sebelum berbagi,” jelasnya.

Media Sosial, AI, dan Kreativitas

Pelatihan ini merupakan rangkaian kegiatan sejak Jumat hingga Ahad. Nantinya, seluruh peserta akan mengikuti pertemuan besar yang fokus pada digital marketing.

Dengan begitu, keterampilan yang diperoleh tidak hanya sebatas editing video atau pembuatan konten, tetapi juga pada strategi pemasaran digital.

Terkait peran AI dalam dunia kreatif, Ledia menegaskan bahwa teknologi tidak boleh menggantikan kreativitas manusia.

Baca Juga:  Ledia Hanifa Dorong Mahasiswa KIP Kuliah Jadi Wirausaha Muda Lewat Kompetisi Bisnis 2026

“AI itu jangan dianggap kaki yang berjalan sendiri. AI adalah sayap, alat bantu. Kreativitas tetap harus dari mereka. Sama halnya dengan media sosial, itu alat diseminasi. Bagaimana hal-hal baik bisa dikreasikan lalu disebarkan lewat media sosial,” tegasnya.

Bekal Soft Skill dan Lifelong Learning

Selain keterampilan teknis, peserta juga diharapkan mampu memperoleh soft skill penting, seperti kerja tim, komunikasi, dan semangat belajar sepanjang hayat.

“Perkembangan teknologi sangat cepat. Minimal kalau dasar-dasarnya sudah dipegang, mereka bisa lebih siap menghadapi perubahan dan memanfaatkannya,” pungkas Ledia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BRIN Ledia Hanifa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Diduga Keruk APBD Rp 18,7 Miliar, Wabup Indramayu Resmi Ditahan Kejati Jabar

Ingin Tahu Bansos Cair atau Belum? Cek Status PKH dan BPNT Lewat Situs Resmi Kemensos

Begal Berpistol Rampas HP Bocah di Garut, Pelaku Babak Belur Dihajar Massa

Kabar Kim Jong Un Meninggal Heboh, Intelijen Korea Selatan Ungkap Temuan Ini

Modus Ramalan Musibah, Warga Diduga Jadi Korban Hipnotis di Pasar Sayati

program MBG

Korban Keracunan MBG di Cirebon Tembus 270 Orang, Sejumlah Sekolah Diliburkan

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.