Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Berusia Puluhan Tahun! Ini 12 Kuliner Legendaris Bekasi yang Paling Dicari Pemburu Cita Rasa

Selasa, 13 Oktober 2026 06:00 WIB

Liburan ke Sumedang? Ini 5 Tempat Wisata Instagramable, Ada Kastil Warna-Warni

Selasa, 13 Oktober 2026 05:00 WIB

Bingung Cari Makan Malam di Sumedang? Ini 5 Tempat dengan Menu Lezat dan Harga Terjangkau

Selasa, 13 Oktober 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Berusia Puluhan Tahun! Ini 12 Kuliner Legendaris Bekasi yang Paling Dicari Pemburu Cita Rasa
  • Liburan ke Sumedang? Ini 5 Tempat Wisata Instagramable, Ada Kastil Warna-Warni
  • Bingung Cari Makan Malam di Sumedang? Ini 5 Tempat dengan Menu Lezat dan Harga Terjangkau
  • Bansos Oktober–Desember 2026, Cek Nama Penerima Lewat HP dengan Cara Ini
  • Jadwal Super Padat Bikin Pemain Tumbang, Thom Haye Buka Suara Soal Fasilitas Recovery Persib
  • Era Baru Pengajuan Bansos: Cukup Gunakan NIK KTP, Proses Verifikasi Cuma Hitungan Menit
  • Diduga Sempat Diberi Telur Mentah, Bayi Alena Meninggal pada Usia 28 Hari
  • Berusia Puluhan Tahun! Ini 6 Kuliner Legendaris Sukabumi yang Selalu Diincar Wisatawan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 13 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Heboh! Balita Tewas Tenggelam di Area Bekas Instalasi Limbah Cimahi

By SusanaRabu, 6 Mei 2026 20:00 WIB2 Mins Read
Ilustrasi balita. Foto: Freepik.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tragedi memilukan terjadi di Kota Cimahi, Jawa Barat, setelah seorang anak berusia lima tahun dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di kolam bekas instalasi pengolahan air limbah (IPAL) milik sebuah perusahaan di kawasan Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, pada Rabu (6/5/2026).

Peristiwa ini sontak menggemparkan warga sekitar setelah laporan masuk ke petugas Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Cimahi sekitar pukul 14.30 WIB.

Proses Pencarian di Kolam Sedalam 8 Meter

Petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan proses pencarian di kolam IPAL yang memiliki kedalaman sekitar delapan meter. Kondisi kolam yang sudah tidak aktif tersebut diketahui dipenuhi air keruh dan sampah mengambang, sehingga menyulitkan proses evakuasi.

Komandan Regu Diskar PB Kota Cimahi, Indrahadi, menjelaskan bahwa tim harus bekerja ekstra hati-hati dalam proses pencarian korban.

“Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penyisiran. Karena kondisi air sangat keruh, pencarian dilakukan dengan sangat hati-hati,” ujarnya.

Korban Ditemukan di Dasar Kolam dalam Kondisi Meninggal

Setelah melakukan penyisiran menggunakan tali karmantel dan peralatan snorkel, petugas akhirnya berhasil menemukan korban di dasar kolam.

Namun, saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

“Korban ditemukan di dasar kolam. Visibilitas sangat buruk karena air keruh dan banyak sampah,” kata Indrahadi.

Petugas sempat melakukan pengecekan denyut nadi sebelum akhirnya korban dinyatakan meninggal dunia. Jenazah kemudian langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemulasaraan.

Kolam IPAL Dekat Permukiman Warga

Dari informasi yang dihimpun, kolam IPAL tersebut merupakan area beton berukuran besar dengan kondisi air kehijauan dan tidak terawat. Lokasinya yang berada dekat permukiman warga diduga menjadi salah satu faktor anak-anak sering bermain di sekitar area tersebut.

Warga sekitar mengaku kolam yang sudah tidak beroperasi itu kerap menjadi tempat bermain anak-anak tanpa pengawasan ketat orang dewasa.

Imbauan Keras untuk Pengawasan Anak

Menanggapi kejadian ini, pihak Diskar PB Kota Cimahi mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di area berisiko seperti kolam penampungan air, sungai, maupun bekas instalasi industri.

“Kami mengimbau warga agar memastikan anak-anak tidak bermain di sekitar kolam IPAL atau area berbahaya lainnya,” tegas Indrahadi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos

Bansos Oktober–Desember 2026, Cek Nama Penerima Lewat HP dengan Cara Ini

Diduga Sempat Diberi Telur Mentah, Bayi Alena Meninggal pada Usia 28 Hari

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

PKH hingga PIP 2026, Segini Nominal Bantuan dan Cara Cek Status Penerima secara Online

Nasib PMI Asal Cililin di Dubai Bikin Keluarga Cemas, Komunikasi Terputus usai Minta Pertolongan

Dikira Nyata, Aksi Heroik ODGJ Gagalkan Curanmor Ternyata Rekayasa AI

Misteri Pria Hilang di Cimahi Berakhir, Ditemukan Meninggal di Persawahan Cipatat

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
  • Incar Poin Penuh di Kandang Port FC, Persib Bandung Siap Tampil Habis-habisan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.