Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral Pengakuan Wisatawan Talaga Bodas Garut, Kena Pungli Berdalih Uang Ojek ‘Saredona’

Sabtu, 22 Agustus 2026 17:00 WIB

Terlibat Keributan Sengit, Lionel Messi Dijatuhi Sanksi Denda oleh MLS

Sabtu, 22 Agustus 2026 16:19 WIB

Ke Luar Negeri Gercep, Bencana NTT Malah ‘Direncanakan’? Beda Gaya Prabowo vs SBY Bikin Netizen Amuk!

Sabtu, 22 Agustus 2026 15:10 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral Pengakuan Wisatawan Talaga Bodas Garut, Kena Pungli Berdalih Uang Ojek ‘Saredona’
  • Terlibat Keributan Sengit, Lionel Messi Dijatuhi Sanksi Denda oleh MLS
  • Ke Luar Negeri Gercep, Bencana NTT Malah ‘Direncanakan’? Beda Gaya Prabowo vs SBY Bikin Netizen Amuk!
  • Viral! Keberanian Dua Bocah Palangka Raya Duel Mulut dan Ungkap Terduga Pembakar Lahan
  • Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan Rp3,5 Miliar, Ruben Onsu Akhirnya Buka Suara dan Minta Maaf
  • Jadwal Liga Inggris Sabtu 22 Agustus 2026: Hull City vs MU Hingga Duel Sengit Brentford vs Spurs
  • Aksi Pemotor Piting dan Hajar Pemobil Gara-gara Suara Klakson, Polisi Buru Pelaku
  • Teror Begal Celurit Sasar Pengendara di Indramayu, Dua Remaja Berhasil Diciduk Polisi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 22 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Saling Lapor! Tak Hanya Jadi Korban, Bro Ron Kini Dituduh Lakukan Rasisme dan Penganiayaan

By Aga GustianaRabu, 6 Mei 2026 17:20 WIB2 Mins Read
Bro Ron alami luka usai dianiaya. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketegangan yang melibatkan Wakil Ketua Umum PSI, Ronald A. Sinaga atau yang akrab disapa Bro Ron, semakin memanas. Setelah sebelumnya viral sebagai korban pemukulan di Menteng, kini situasi berbalik. Terduga pelaku pemukulan resmi melaporkan balik Bro Ron ke pihak kepolisian dengan tuduhan serius: penganiayaan dan tindakan rasisme.

Laporan balik ini telah terkonfirmasi oleh Polres Metro Jakarta Pusat. Muhammad Rizal Berhet, pihak yang sebelumnya dilaporkan, kini gantian menyeret nama Ronald ke jalur hukum.

Tuduhan Pukulan di Ulu Hati

Rizal mengklaim bahwa dirinya bukanlah satu-satunya pihak yang bersalah dalam kericuhan tersebut. Menurutnya, Bro Ron justru melakukan tindakan fisik terlebih dahulu saat ketegangan memuncak.

“Betul (Bro Ron memukul terlebih dahulu), dia menonjok perut saya mengenai ulu hati,” ujar Rizal saat menjelaskan alasannya melaporkan balik politisi PSI tersebut.

Baca Juga:  Diprediksi Tak Lolos ke Parlemen, Ketum PSI: Ya Enggak Apa-Apa

Tak hanya soal pukulan pribadi, laporan Rizal juga mencakup dugaan adanya tindakan pengeroyokan. “Betul, saya melaporkan balik yang bersangkutan. Laporan terkait dengan pemukulan dan pengeroyokan disertai dengan makian yang tidak pantas,” tambahnya.

Dugaan Makian Rasis di Lokasi Kejadian

Selain aspek fisik, Rizal juga mempermasalahkan ucapan yang dilontarkan Bro Ron. Ia menuding Ronald mengeluarkan kata-kata yang sangat menghina dan bernada rasisme saat percekcokan terjadi.

Rizal menyebutkan bahwa terlapor diduga melontarkan kalimat kasar seperti, “Kamu anj siapa, kamu budak siapa, kamu babu, boneka dasar mon amb itu.” Ucapan ini disebut muncul di tengah panasnya suasana mediasi.

Baca Juga:  KPU Umumkan 8 Partai Lolos ke Senayan, PSI Gagal Lagi

Bantahan Keras Bro Ron: “Saya Rasis dari Mana?”

Menanggapi tuduhan tersebut, Bro Ron yang saat ini tengah menjalani perawatan di rumah sakit langsung angkat bicara melalui media sosialnya. Ia membantah keras tuduhan rasisme dan menunjukkan kedekatannya dengan orang-orang dari berbagai suku.

Melalui unggahan Instagram, ia menegaskan posisinya yang membela hak karyawan. “Jadi saya membela yang terzalimi, saya punya karyawan, terus saya dibilang rasis dari mana?” tulisnya sebagai pembelaan diri.

Duduk Perkara: Bermula dari Gaji Karyawan

Konflik ini bermula saat Bro Ron mendampingi 15 karyawan PT SKS menuju kantor hukum MPP untuk menuntut gaji yang belum dibayarkan. Situasi yang awalnya kondusif mendadak berubah anarkis setelah muncul kelompok orang tak dikenal yang melakukan intimidasi.

Baca Juga:  Ganjar Beri Respon soal Kaesang Maju Jadi Gubernur Jawa Tengah

Iptu Erlyn Sumantri, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, menjelaskan kronologi singkatnya: “Akibat perbuatan dari sekelompok orang tersebut, situasi menjadi panas dan timbul percekcokan sampai akhirnya korban menerima pukulan dari sekelompok orang tersebut.”

Kini, pihak kepolisian melalui Polsek Metro Menteng tengah mendalami fakta-fakta lapangan untuk menentukan status hukum selanjutnya dari kedua belah pihak yang saling lapor ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

PSI
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Pengakuan Wisatawan Talaga Bodas Garut, Kena Pungli Berdalih Uang Ojek ‘Saredona’

Ke Luar Negeri Gercep, Bencana NTT Malah ‘Direncanakan’? Beda Gaya Prabowo vs SBY Bikin Netizen Amuk!

Viral! Keberanian Dua Bocah Palangka Raya Duel Mulut dan Ungkap Terduga Pembakar Lahan

Aksi Pemotor Piting dan Hajar Pemobil Gara-gara Suara Klakson, Polisi Buru Pelaku

Ilustrasi begal

Teror Begal Celurit Sasar Pengendara di Indramayu, Dua Remaja Berhasil Diciduk Polisi

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos Agustus 2026 Masih Disalurkan, Ada yang Terima hingga Rp2,7 Juta!

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Game Free Fire
    Banjir Hadiah! Buruan Klaim Kode Redeem FF 19 Agustus 2026 Sebelum Kehabisan
  • Inikah Tahun Terparah? 1.487 Titik Api Kepung Kalimantan, Jeritan Warga di Bawah Langit Merah!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.