Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Berusia Puluhan Tahun! Ini 12 Kuliner Legendaris Bekasi yang Paling Dicari Pemburu Cita Rasa

Selasa, 13 Oktober 2026 06:00 WIB

Liburan ke Sumedang? Ini 5 Tempat Wisata Instagramable, Ada Kastil Warna-Warni

Selasa, 13 Oktober 2026 05:00 WIB

Bingung Cari Makan Malam di Sumedang? Ini 5 Tempat dengan Menu Lezat dan Harga Terjangkau

Selasa, 13 Oktober 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Berusia Puluhan Tahun! Ini 12 Kuliner Legendaris Bekasi yang Paling Dicari Pemburu Cita Rasa
  • Liburan ke Sumedang? Ini 5 Tempat Wisata Instagramable, Ada Kastil Warna-Warni
  • Bingung Cari Makan Malam di Sumedang? Ini 5 Tempat dengan Menu Lezat dan Harga Terjangkau
  • Bansos Oktober–Desember 2026, Cek Nama Penerima Lewat HP dengan Cara Ini
  • Jadwal Super Padat Bikin Pemain Tumbang, Thom Haye Buka Suara Soal Fasilitas Recovery Persib
  • Era Baru Pengajuan Bansos: Cukup Gunakan NIK KTP, Proses Verifikasi Cuma Hitungan Menit
  • Diduga Sempat Diberi Telur Mentah, Bayi Alena Meninggal pada Usia 28 Hari
  • Berusia Puluhan Tahun! Ini 6 Kuliner Legendaris Sukabumi yang Selalu Diincar Wisatawan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 13 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Pasang Badan, Temui Orang Tua Siswi Korban Cukur Paksa di Garut

By Muhammad Rafki Razif KiransyahRabu, 6 Mei 2026 15:52 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat,Dedi Mulyadi. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dunia pendidikan Jawa Barat kembali diguncang isu sensitif terkait metode pendisiplinan siswa. Sebanyak 18 siswi SMKN 2 Garut menjadi korban pemotongan rambut secara sepihak oleh oknum guru Bimbingan Konseling (BK), sebuah tindakan yang kini memicu gelombang protes dari orang tua hingga orang nomor satu di Jabar.

Peristiwa ini bermula pada Kamis (30/4/2026) di kawasan Tarogong Kidul. Ironisnya, para siswi yang mayoritas mengenakan hijab ini dipotong rambutnya secara paksa tepat setelah kegiatan olahraga. Alasan yang mencuat adalah dugaan rambut yang diwarnai, meskipun hal tersebut tertutup oleh kerudung.

Menanggapi kasus tersebut, Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi memastikan dirinya telah menerima langsung orang tua para siswi, guna menyerap informasi secara utuh terkait kejadian tersebut.

“Siswa yang di Garut yang dipotong oleh guru (Bimbingan Konseling) BK-nya. Kemarin orangtua siswanya sudah ketemu dengan saya,” ucap Dedi saat ditemui di Kota Bandung, Rabu (6/5/2026).

Baca Juga:  Korps Alumni KNPI Jabar Gelar Silaturahmi, Dukung Penuh Pemberantasan Premanisme

Sebagai langkah awal, Pemprov Jabar memberikan penanganan cepat kepada para korban. Mereka difasilitasi untuk merapikan kembali rambut di salon sebagai bentuk pemulihan awal.

“Anak-anaknya sudah merapikan rambutnya di salon, kemarin sudah saya kirim mereka ke salon untuk merapihkan rambutnya,” ujarnya.

Baca Juga:  Efisiensi Revitalisasi Gedung Sate-Gasibu: Jalan Diponegoro Ditutup, DPRD Haramkan Bangunan Baru

Dedi juga mengungkapkan jumlah korban dalam kasus ini tidak sedikit, yakni mencapai 18 siswi.

“Seluruhnya ada 18 orang,” tandasnya.

Kasus ini kini menjadi sorotan tajam, membuka kembali diskursus lama tentang praktik pendisiplinan di lingkungan pendidikan yang dinilai melampaui batas, sekaligus menuntut adanya evaluasi serius terhadap peran dan pendekatan tenaga pendidik di sekolah.

Baca Juga:  Viral Sidak Dedi Mulyadi ke Pabrik Aqua, Terungkap Airnya dari Sumur Bor

Para siswi tersebut dipotong rambutnya oleh oknum guru, dengan dalih diwarnai, sementara mereka menggunakan hijab.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi pendidikan Jawa Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos

Bansos Oktober–Desember 2026, Cek Nama Penerima Lewat HP dengan Cara Ini

Diduga Sempat Diberi Telur Mentah, Bayi Alena Meninggal pada Usia 28 Hari

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

PKH hingga PIP 2026, Segini Nominal Bantuan dan Cara Cek Status Penerima secara Online

Nasib PMI Asal Cililin di Dubai Bikin Keluarga Cemas, Komunikasi Terputus usai Minta Pertolongan

Dikira Nyata, Aksi Heroik ODGJ Gagalkan Curanmor Ternyata Rekayasa AI

Misteri Pria Hilang di Cimahi Berakhir, Ditemukan Meninggal di Persawahan Cipatat

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
  • Incar Poin Penuh di Kandang Port FC, Persib Bandung Siap Tampil Habis-habisan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.