Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan JIS atau SUGBK! Persija vs Persib Berpotensi Pindah ke Samarinda

Rabu, 6 Mei 2026 13:33 WIB
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Tanpa Syarat Rumit! Cara Klaim Saldo DANA Gratis Hari Ini 6 Mei 2026, Cair Langsung ke Dompet Digital

Rabu, 6 Mei 2026 13:00 WIB

Nasib Boeing KC-135 Stratotanker Milik AS Masih Teka-teki Usai Pancarkan Sinyal Bahaya di Teluk Persia

Rabu, 6 Mei 2026 12:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan JIS atau SUGBK! Persija vs Persib Berpotensi Pindah ke Samarinda
  • Tanpa Syarat Rumit! Cara Klaim Saldo DANA Gratis Hari Ini 6 Mei 2026, Cair Langsung ke Dompet Digital
  • Nasib Boeing KC-135 Stratotanker Milik AS Masih Teka-teki Usai Pancarkan Sinyal Bahaya di Teluk Persia
  • Lawan Arus Tren Joget Sawer! Kreator Ini Jadi Rebutan Puluhan Ribu Penonton Karena Ajarkan Ngaji
  • Banjir Item Gratis! Cek Kode Redeem FF Terbaru Hari Ini 6 Mei 2026, Ada Skin Evo Gun?
  • Rebutan Tahta! Borneo FC Ancam Persib Usai Kemenangan Telak di Segiri
  • Investasi Cuan! Harga Emas Antam Melejit Rp30 Ribu Hari Ini, Cek Rincian Lengkapnya
  • Rumor Transfer Panas: Persib Bandung vs Lion City Sailors Berebut Tanda Tangan Ronald Koeman Jr
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 6 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Nasib Boeing KC-135 Stratotanker Milik AS Masih Teka-teki Usai Pancarkan Sinyal Bahaya di Teluk Persia

By Aga GustianaRabu, 6 Mei 2026 12:26 WIB2 Mins Read
Boeing KC-135 Stratotanker. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketegangan di wilayah Teluk kembali memuncak setelah sebuah pesawat pengisi bahan bakar udara milik militer Amerika Serikat, Boeing KC-135 Stratotanker, dilaporkan mengirimkan sinyal bahaya sebelum menghilang dari radar.

Pesawat yang menjadi tulang punggung operasi udara AS ini terpantau memancarkan kode “7700”—sebuah kode darurat internasional—saat melintas di atas perairan Teluk Persia, tepat sebelum jejak digitalnya terputus di sekitar wilayah udara Qatar.

Detik-Detik Hilangnya Stratotanker di Radar

Berdasarkan data real-time dari platform pelacakan penerbangan Flightradar24, pesawat tersebut awalnya lepas landas dari Pangkalan Udara Al Dhafra, Uni Emirat Arab (UEA). Sebelum hilang kontak, pesawat sempat melakukan manuver terbang memutar dan terlihat mulai menurunkan ketinggian secara drastis, yang diduga sebagai upaya pendaratan darurat.

Sejauh ini, otoritas terkait belum merilis rincian penyebab keadaan darurat tersebut. Belum ada bukti konkret yang menghubungkan insiden ini dengan tindakan sabotase atau serangan langsung dari pihak lawan di kawasan yang sedang membara tersebut.

Baca Juga:  Kezia Syifa Viral Jadi Tentara AS, Ternyata Ada WNI Lain yang Pernah Bertugas di Irak

Sorotan Media Internasional dan Klaim Masa Lalu

Laporan mengenai lenyapnya sinyal pesawat ini dengan cepat menyebar. Fars News Agency, media yang memiliki kedekatan dengan Garda Revolusi Iran, turut menyoroti kejadian ini dengan merujuk pada data pelacakan yang serupa.

Hingga laporan ini diturunkan, baik Pentagon maupun pemerintah Iran masih menutup rapat suara terkait status terakhir armada Boeing KC-135 tersebut.

Baca Juga:  Kezia Syifa Viral Jadi Tentara AS, Ternyata Ada WNI Lain yang Pernah Bertugas di Irak

Situasi ini memicu ingatan publik pada insiden serupa beberapa waktu lalu. Pada Maret 2026, kelompok Islamic Resistance in Iraq sempat mengklaim telah melumpuhkan pesawat jenis yang sama di wilayah Irak Barat.

Menurut laporan Reuters, kelompok tersebut berdalih bahwa tindakan mereka dilakukan “untuk mempertahankan kedaulatan dan wilayah udara negara,” sebagai bentuk perlawanan terhadap kehadiran militer asing.

Peran Vital KC-135 Stratotanker

Hilangnya pesawat ini, jika dikonfirmasi sebagai kerugian total, akan menjadi pukulan bagi logistik udara AS. KC-135 Stratotanker bukan sekadar pesawat biasa; armada ini telah mengabdi selama lebih dari enam dekade sebagai “pom bensin terbang”.

Baca Juga:  Kezia Syifa Viral Jadi Tentara AS, Ternyata Ada WNI Lain yang Pernah Bertugas di Irak

Keberadaannya sangat krusial karena:

  • Memperpanjang Jangkauan: Memungkinkan jet tempur dan pesawat pembom beroperasi lebih jauh tanpa perlu mendarat.
  • Multifungsi: Selain pengisian bahan bakar, pesawat ini mampu mengangkut muatan kargo besar, personel militer, hingga menjalankan prosedur evakuasi medis darurat di medan perang.

Dunia kini menanti pernyataan resmi dari Komando Pusat AS (CENTCOM) untuk memastikan apakah insiden ini murni kendala teknis atau babak baru dalam eskalasi konflik di Timur Tengah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Boeing KC-135 Militer Amerika Serikat Pesawat Militer AS Sinyal Darurat 7700 Stratotanker Teluk Persia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Lawan Arus Tren Joget Sawer! Kreator Ini Jadi Rebutan Puluhan Ribu Penonton Karena Ajarkan Ngaji

IASC Hadir Sebagai Pusat Anti-Scam Nasional: Percepat Penanganan Penipuan Transaksi Keuangan

BUKAN GEN ALPHA BIASA! Demi Mimpi Tinju Dunia, Bocah 13 Tahun Ini Latihan Gila-gilaan

Strategi Jemput Bola Bupati Bandung: Desak Pusat Percepat Flyover Bojongsoang hingga Tol Ciwidey

Solusi Banjir Bekasi: DPRD Jabar Dorong Penambahan Rumah Panggung di Pondok Gede Permai

bjb KPR PASTI Tawarkan Suku Bunga Tetap 9,99 Persen: Solusi Kredit Rumah Stabil dan Terjangkau

Terpopuler
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • Link Video Viral Batang Membara: Diiming-iming Cuan Rp250 Juta Lewat Telegram
  • TRANSFER MEGA! Persib Siap Borong Pemain Brasil, Belanda hingga Irak
  • Buru Link Video Batang Membara Viral ‘Rp250 Juta’, Polisi Bongkar Modus Telegram Misterius
  • Video Viral Bandar Batang Bergetar Terungkap! Pemeran Dijanjikan Rp250 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.