bukamata.id – Persaingan menuju gelar juara Super League musim 2025/2026 semakin panas. Salah satu hasil penting terjadi saat Borneo FC Samarinda sukses mengamankan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Persita Tangerang pada pekan ke-31.
Laga yang berlangsung di Stadion Segiri, Selasa (5/5/2026) malam, menjadi panggung penting bagi Borneo FC dalam menjaga asa juara.
Gol Peralta dan Sihran Antar Borneo FC Raih Tiga Poin
Borneo FC memastikan kemenangan lewat gol yang dicetak Mariano Peralta pada menit ke-37 dan Muhammad Sihran pada menit ke-89. Dua gol tersebut cukup untuk mengunci tiga poin penting di kandang sendiri.
Hasil ini membuat Borneo FC sukses menyamai perolehan poin Persib Bandung, yakni 72 poin. Namun, Persib tetap berada di puncak klasemen berkat keunggulan head to head.
Persita Gagal Lanjutkan Tren Positif
Di sisi lain, kekalahan ini menghentikan momentum positif Persita Tangerang setelah sebelumnya meraih kemenangan atas PSIM Yogyakarta. Hingga pekan ke-31, Pendekar Cisadane masih tertahan di peringkat 9 klasemen dengan koleksi 44 poin.
Fabio Lefundes: Kunci Kemenangan Adalah Kesabaran
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menegaskan bahwa kemenangan timnya tidak lepas dari kesabaran dalam menghadapi strategi lawan. Ia sudah memprediksi Persita akan bermain dengan skema bertahan rapat atau low block.
Menurutnya, Persita lebih banyak mengandalkan serangan balik serta situasi bola mati untuk menciptakan peluang.
“Saya sudah pesan kepada pemain, dalam situasi seperti ini kita harus sabar dan tidak boleh terburu-buru,” ujar Lefundes.
Instruksi tersebut terbukti efektif. Kombinasi permainan Koldo Obieta dan Mariano Peralta akhirnya membuka keunggulan Borneo FC di babak pertama.
Tekanan di Babak Kedua dan Kartu Merah Persita
Memasuki babak kedua, Persita mencoba meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan. Namun situasi berubah drastis setelah salah satu pemain mereka menerima kartu merah.
Meski bermain dengan keunggulan jumlah pemain, Borneo FC tetap harus bekerja keras karena Persita mempertebal lini pertahanan.
“Melawan 10 pemain justru bisa lebih sulit karena mereka bertahan lebih rapat. Tapi kami terus menekan hingga Sihran mencetak gol kedua,” tambah Lefundes.
Carlos Pena Akui Sulit Curi Poin di Kandang Borneo FC
Pelatih Persita, Carlos Pena, tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan anak asuhnya meski harus pulang tanpa poin. Ia menilai timnya sempat tampil baik di awal babak kedua dengan beberapa peluang berbahaya.
Namun, kondisi tim menjadi sulit setelah kehilangan Rayco Rodriguez akibat kartu merah serta cedera yang dialami Eber Bessa.
“Sangat berat mencuri poin dari Borneo FC yang sangat dominan di kandang, apalagi saat kami bermain dengan 10 pemain,” ujar Pena.
Dampak di Klasemen: Persaingan Menuju Gelar Makin Terbuka
Hasil ini membuat persaingan papan atas semakin ketat. Borneo FC kini benar-benar menjadi ancaman serius bagi Persib Bandung dalam perebutan gelar juara BRI Super League 2025/2026.
Dengan selisih poin yang sangat tipis, sisa pertandingan musim ini dipastikan akan berlangsung panas dan penuh tekanan bagi tim-tim papan atas.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










