Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU

Sabtu, 11 Juli 2026 17:53 WIB
BLT Kesra mulai dicairkan bulan ini secara bertahap.

Kabar Penyaluran BLT Kesra Rp900.000 Juli 2026: Cek Fakta dan Status Penerima di Sini

Sabtu, 11 Juli 2026 17:48 WIB

Era Baru Persib Bandung: Igor Tolic Pimpin Latihan Perdana Tatap Musim Padat

Sabtu, 11 Juli 2026 16:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU
  • Kabar Penyaluran BLT Kesra Rp900.000 Juli 2026: Cek Fakta dan Status Penerima di Sini
  • Era Baru Persib Bandung: Igor Tolic Pimpin Latihan Perdana Tatap Musim Padat
  • Pelarian Berakhir di Majalengka: Pengemudi Mobilio Penabrak Wanita di Pasteur Akhirnya Dibekuk Polisi
  • Single Mother Tangguh atau Istri Simpanan Jaksa Agung? Badai Isu Liar Seret Celine Evangelista
  • Di Balik Pengunduran Diri Jampidsus Febrie Adriansyah: Sisi Lain Operasi Senyap di Sentul
  • Strategi ‘Senyap’ Igor Tolic di Bursa Transfer: Persib Bandung Tak Ingin Disalip Rival!
  • Spanyol vs Prancis di Semifinal! Magis Mikel Merino Pulangkan Belgia dari Piala Dunia 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 11 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Megathrust Selat Sunda Ancam Jakarta, Bisa Sebabkan Gempa M 9,1 hingga Tsunami

By Aga GustianaRabu, 1 Januari 2025 18:45 WIB2 Mins Read
Ilustrasi gempa
ilustrasi gempa bumi. (Foto: Shutterstock)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) hal mengerikan jika megathrust Selat Sunda pecah. Wilayah Jakarta bisa diguncang gempa dengan kekuatan hingga magnitudo 9,1.

Gempa tersebut juga berpotensi memicu tsunami yang bakal menghamtam wilayah Jakarta. Untuk itu masyarakat diminta waspada.

Potensi bencana gempa megathrust di wilayah selatan Jawa ini bisa terjadi kapan saja dan dapat memicu tsunami dengan skala besar, bahkan seperti yang terjadi di Aceh 20 tahun silam.

Seperti dilansir laman resmi BRIN, segmen megathrust di selatan Jawa, termasuk Selat Sunda menyimpan energi tektonik yang signifikan, berpotensi melepaskan gempa berkekuatan magnitudo 8,7 hingga 9,1.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Siapkan Langkah Kesiapsiagaan Hadapi Gempa Megathrust Selat Sunda

“Energi yang terkunci di zona subduksi selatan Jawa terus bertambah seiring waktu. Jika dilepaskan sekaligus, goncangan akan memicu tsunami tinggi yang bisa berdampak luas, tidak hanya di selatan Jawa tetapi juga di wilayah pesisir lainnya,” jelas Peneliti Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN Nuraini Rahma Hanifa.

Gempa megathrus ini bisa berpotensi memicu tsunami yang menjalar melalui Selat Sunda hingga Jakarta, dengan waktu tiba sekitar 2,5 jam.

Hasil simulasi yang dilakukan BRIN dan tim peneliti berbagai institusi, tinggi gelombang tsunami imbas gempa megathrust Selat Sunda diperkirakan mencapai 20 meter di pesisir selatan Jawa, 3-15 meter di Selat Sunda, dan sekitar 1,8 meter di pesisir utara Jakarta.

Baca Juga:  Dampak Gempa Kabupaten Bandung, BPBD: 700 Rumah Rusak dan 82 Korban Luka

Penelitian ini juga menunjukkan fenomena serupa pernah terjadi dalam sejarah, seperti tsunami Pangandaran 2006 yang dipicu oleh marine landslide di dekat Nusa Kambangan.

Untuk itu, kata Rahma, lembaga terkait dan pemerintah harus memastikan masyarakat memiliki pemahaman tentang potensi bencana ini. Kemudian sistem peringatan dini yang efektif dan kemampuan merespons dengan cepat.

Selain itu, daerah perkotaan seperti Jakarta, yang memiliki kepadatan penduduk tinggi dan sedimen tanah yang rentan mengamplifikasi goncangan, upaya mitigasi juga harus mencakup retrofitting atau penguatan struktur bangunan.

Baca Juga:  Hilal Tak Terlihat, BRIN Prediksi Awal Ramadhan 12 Maret 2024

“Retrofitting sangat penting, terutama untuk bangunan di kawasan padat penduduk, karena goncangan kuat berpotensi menyebabkan kerusakan masif dan korban jiwa,” tuturnya.

Sedangkan, untuk kawasan industri seperti Cilegon, potensi gempa juga dikhawatirkan dapat memicu kebakaran akibat kebocoran bahan bakar atau bahan kimia di pabrik-pabrik besar. Hal ini menjadi salah satu secondary hazard yang perlu diantisipasi melalui penerapan standar keamanan yang ketat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BRIN gempa Jakarta megathrust Tsunami
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU

Pelarian Berakhir di Majalengka: Pengemudi Mobilio Penabrak Wanita di Pasteur Akhirnya Dibekuk Polisi

Di Balik Pengunduran Diri Jampidsus Febrie Adriansyah: Sisi Lain Operasi Senyap di Sentul

Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Jangan Sampai Terlewat! PKH dan BPNT Tahap 3 Mulai Disalurkan, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK KTP

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos PKH dan BPNT Juli 2026 Segera Cair, Ini Jadwal Penyaluran dan Cara Cek Penerimanya

Terpopuler
  • Retaknya Panca Curiga di Tanah Purwakarta: Di Mana Batas ‘Heureuy’ Sunda Saat Tubuh Perempuan Jadi Bahan Jenaka?
  • Sosok Febrie Adriansyah, Sang Pemburu Jadi Buruan? Menguak Sisi Lain Kasus Korupsi yang Mengguncang Negeri!
  • Kisah Keyshia, Mojang Bandung yang Rela Kurang Tidur Demi Kejar Prestasi: Hasil Tak Mengkhianati Proses!
  • Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Kondisi Terbarunya
  • Selangor Malaysia Bidik Pasar Indonesia Lewat Promosi Wisata Medis di Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.