Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

MQ Iswara Dorong BUMD Jabar Jadi Profit Center lewat PT Sangga Buana

Kamis, 20 Agustus 2026 11:08 WIB

Juara Dewata Challenge Series 2026, Persib Malah Dapat Warning Jelang ACL 2

Kamis, 20 Agustus 2026 10:54 WIB

Thom Haye ‘Raib’ Saat Persib Pesta Juara, Akun Media Sosial Ikut Lenyap!

Kamis, 20 Agustus 2026 10:47 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • MQ Iswara Dorong BUMD Jabar Jadi Profit Center lewat PT Sangga Buana
  • Juara Dewata Challenge Series 2026, Persib Malah Dapat Warning Jelang ACL 2
  • Thom Haye ‘Raib’ Saat Persib Pesta Juara, Akun Media Sosial Ikut Lenyap!
  • HUT ke-81 Jabar, MQ Iswara Tekankan Pentingnya Sinergi DPRD dan Pemkab/Pemkot
  • Fiersa Besari Ungkap Perjuangan Taklukkan Kilimanjaro: Hampir Menyerah hingga Kibarkan Merah Putih
  • Harga Emas Antam Hari Ini 20 Agustus 2026 Tembus Rp2,7 Juta, Naik Rp80 Ribu!
  • Momentum HUT ke-81 RI, AKKSI Jabar Dorong Kreator Digital Suarakan Pentingnya Pendidikan
  • Petualangan Orang Utan Didi: Cara Cerdas Hack Pagar Listrik Pakai Kayu Buat Kabur, Pulang-pulang Dicueki Istri
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 20 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Usai Gempa Garut, BMKG Minta Warga Jabar Waspadai Bencana Longsor hingga Banjir Bandang

By SusanaSenin, 29 April 2024 12:35 WIB2 Mins Read
Ilustrasi bencana longsor. (Istockphoto)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pasca gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 6.2, Sabtu (27/4/2024) malam, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga Sukabumi, Tasikmalaya, Bandung, Garut dan sekitarnya tetap waspada.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, mengatakan pasca gempa yang berpusat di Kabupaten Garut tersebut meminta para warga untuk tetap mewaspadai sejumlah potensi bencana usai guncangan gempa bumi.

“Kepada masyarakat kami mengimbau untuk tenang, namun tetap waspada apabila turun hujan baik dengan intensitas sedang hingga lebat. Terutama masyarakat yang bertempat tinggal pada lereng-lereng bukit, perbukitan, gunung, ataupun pegunungan dan daerah aliran sungai, karena berpotensi terjadi longsor dan banjir bandang,” ungkap Dwikorita dalam keterangan resminya, dikutip Senin (29/4/2024).

Dwikorita mengatakan, getaran yang terjadi akibat gempa sangat mungkin mengakibatkan lereng-lereng itu menjadi retak-retak atau rapuh, dan apabila terguyur hujan, air hujan yang meresap dikhawatirkan akan mendorong massa tanah dan/atau batuan menjadi longsor.

Curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, tambah dia, juga dapat mengakibatkan banjir bandang dengan membawa material tanah, bebatuan, dan pepohonan.

Untuk itu, BMKG meminta masyarakat dan pemerintah daerah untuk mewaspadai potensi bencana ikutan tersebut.

BMKG, kata dia, juga mengimbau masyarakat untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

“Kepada masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan, rusak sebagian, atau miring akibat terdampak gempa maka diimbau tidak menempatinya untuk sementara waktu dan diimbau tinggal di tempat yg lebih aman (kokoh dan stabil),” ujarnya.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal apakah cukup tahan gempa, atau tidak ada kerusakan yang dapat membahayakan kestabilan bangunan, sebelum kembali ke dalam rumah,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Gempa Nasional, Daryono menyatakan gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 6.2 yang mengguncang Kabupaten Garut dan sekitarnya adalah gempa utama.

Hasil analisis BMKG, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam lempeng Indo-Australia yang tersubduksi di bawah lempeng Eurasia di selatan Jawa barat atau populer disebut sebagai gempa dalam lempeng (intra-slab earthquake).

“Gempa semalam adalah langsung gempa utama (mainshock) , kemudian amblas dan energi habis atau lepas total. Tidak ada gempa pembuka dan miskin susulan. Hingga pukul 23.55 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 1 aktivitas gempa bumi susulan ( aftershock ) dengan magnitudo 3.1,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banjir bandang bencana BMKG garut gempa longsor
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

MQ Iswara Dorong BUMD Jabar Jadi Profit Center lewat PT Sangga Buana

HUT ke-81 Jabar, MQ Iswara Tekankan Pentingnya Sinergi DPRD dan Pemkab/Pemkot

Fiersa Besari Ungkap Perjuangan Taklukkan Kilimanjaro: Hampir Menyerah hingga Kibarkan Merah Putih

Momentum HUT ke-81 RI, AKKSI Jabar Dorong Kreator Digital Suarakan Pentingnya Pendidikan

HUT ke-81 Jabar, Ketimpangan Pembangunan dan Efisiensi Birokrasi Jadi Sorotan

Skandal Pancatera: Jual Narasi Kritis, Tapi ‘Pesta’ di Istana? Netizen Merasa Dikhianati!

Terpopuler
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Mengenal Susanah, Ibu Pengupas Bawang Asal Bogor yang Disebut Prabowo Diupah Rp700 Ribu per Kg
  • Kode Redeem ML 14 Agustus 2026 Terbaru, Ada Diamond dan Skin Gratis Hari Ini
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.