Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
llustrasi olahraga padel yang sedang booming di Indonesia.

Dua Wakil Indonesia ke Semifinal Padel Asian Games 2026, Medali Sudah di Tangan

Jumat, 2 Oktober 2026 10:11 WIB

Jelang Port FC vs Persib, Maung Bandung Dihadapkan pada Ancaman Bruno Moreira

Jumat, 2 Oktober 2026 09:31 WIB

Skandal HGB Kota Baru Parahyangan: KPK Amankan Berkas dan Ungkap Aliran Suap Miliaran

Jumat, 2 Oktober 2026 09:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dua Wakil Indonesia ke Semifinal Padel Asian Games 2026, Medali Sudah di Tangan
  • Jelang Port FC vs Persib, Maung Bandung Dihadapkan pada Ancaman Bruno Moreira
  • Skandal HGB Kota Baru Parahyangan: KPK Amankan Berkas dan Ungkap Aliran Suap Miliaran
  • BSU 2026 Cair Rp900 Ribu? Cek NIK dan Jadwal Pencairan Oktober-Desember
  • Pesta 9 Gol Timnas Indonesia Berujung Tiket Final, Herdman Kaget Malaysia Menang 6-0
  • Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Masih Rp2,581 Juta, Ada Pecahan hingga 1 Kg
  • Siap-siap! BSU 2026 Rp900 Ribu Segera Disalurkan, Cek Jadwal Pencairan dan Aturan Barunya
  • Terbongkar! Rencana Jahat Malaysia & Singapura Gagal Total? Indonesia Lolos Final Lewat Aksi Paling Gila
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 2 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Skandal HGB Kota Baru Parahyangan: KPK Amankan Berkas dan Ungkap Aliran Suap Miliaran

By Aga GustianaJumat, 2 Oktober 2026 09:26 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Kota Baru Parahyangan. (Foto: dok Kota Baru Parahyangan)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Langkah hukum tegas kembali ditunjukkan oleh lembaga antirasuah. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi mengamankan setumpuk dokumen penting dari markas pengembang properti terkemuka, PT Bela Parahiyangan Investindo, yang berlokasi di kawasan Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.

Operasi senyap yang dilakukan penyidik ini berkaitan erat dengan berkas perpanjangan Hak Guna Bangunan (HGB) atas lahan luas yang dikelola oleh korporasi properti tersebut. Ketika dikonfirmasi mengenai agenda penindakan di lapangan, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya giat penggeledahan yang menyasar kantor pengembang swasta itu pada Selasa (29/9/2026) malam.

“Betul mas. (Sudah digeledah) tadi malam,” ujar Budi dikutip Jumat (1/10/2026).

Baca Juga:  Tim Satgas Koor dan Supervisi KPK Gelar Rakor Pemberantasan Korupsi di Gedung Sate

Jejak Aliran Dana dan Keterlibatan Eks Bupati

Usut punya usut, nama korporasi properti PT Bela Parahiyangan Investindo sebelumnya telah mencuat dalam pengembangan kasus rasuah hasil operasi tangkap tangan (OTT) yang membongkar praktik lancung di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Dari hasil penyisiran dan penggeledahan maraton tersebut, tim penyidik berhasil menyita berbagai barang bukti krusial berupa arsip fisik maupun digital. Fokus utama penyitaan tertuju pada lembaran berkas pengajuan perpanjangan status HGB yang diteruskan ke instansi pertanahan pusat.

Baca Juga:  Skandal Bank BJB: Lisa Mariana Klaim Terima Aliran Dana, Kubu Ridwan Kamil Bantah Keras

“Adapun barang bukti yang diamankan dalam penggeledahan kemarin, diantaranya dokumen perpanjangan HGB ke Kementerian ATR/BPN,” ungkap Budi menegaskan.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, pada Selasa (15/9/2026) lalu sempat membeberkan adanya dugaan suap masif. Perusahaan pengembang tersebut diduga kuat menggelontorkan dana pelicin sebesar Rp2,1 miliar kepada seorang oknum berinisial ERW yang bertindak sebagai makelar atau perantara pengurusan HGB lahan.

Baca Juga:  Dorong Zero Food Waste, Sekda Herman Minta Pj Bupati Bandung Barat Paksa Warganya Pilah Sampah di Rumah

Tidak berhenti sampai di situ, mata rantai aliran uang haram tersebut diduga turut berpindah tangan. Dari total dana yang diterima, ERW disinyalir menyerahkan sebagian uang senilai Rp1,8 miliar kepada Arif Sugiyanto, yang merupakan mantan Bupati Kebumen.

Hingga kini, penyidik KPK masih terus mendalami dan merangkai puzzle keterlibatan pihak-pihak lain dalam skandal korupsi pengurusan pertanahan yang menyeret nama besar pengembang properti di Tatar Parahyangan ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat Kota Baru Parahyangan KPK
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

BSU Kemnaker

BSU 2026 Cair Rp900 Ribu? Cek NIK dan Jadwal Pencairan Oktober-Desember

Catat! 5 Bantuan Pemerintah yang Berjalan Oktober 2026, Ini Cara Cek Penerimanya

Bandung Waspada Macet! Galian Drainase Soekarno-Hatta Baru 30 Persen, Kapan Rampung?

BGN Ubah Skema Insentif SPPG, Mitra Priangan Timur Usulkan Akreditasi dan Grading Dapur

Geger! Warga Temukan Mayat Pria di Bantaran Sungai Citarum

Traffic Light Mati karena Dicuri, Ini 5 Persimpangan Bandung yang Terdampak

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.