Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Modal Infak Receh Bisa Umrah? Bongkar Rahasia Sukses SMAN 1 Padalarang yang Bikin Warganet Heboh!

Sabtu, 12 September 2026 09:29 WIB
Game Free Fire

Daftar Kode Redeem Free Fire Sabtu 12 September 2026: Amankan Skin Gratis dan Trik Profil Spasi Kosong

Sabtu, 12 September 2026 07:43 WIB

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Sabtu, 12 September 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Modal Infak Receh Bisa Umrah? Bongkar Rahasia Sukses SMAN 1 Padalarang yang Bikin Warganet Heboh!
  • Daftar Kode Redeem Free Fire Sabtu 12 September 2026: Amankan Skin Gratis dan Trik Profil Spasi Kosong
  • Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP
  • GBK Tanpa Bobotoh, Bandung Siap Membara! Ini 6 Lokasi Nobar Persib vs Persija
  • Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK
  • Gandeng Irfan Hakim, Bos Koi Hartono Soekwanto Cetak Rekor Global Lewat Kontes Ikan Bogel di Bandung
  • Persija vs Persib, Igor Tolic Ingin Persib Bikin Bobotoh Bangga di GBK
  • Timnas Indonesia Siap Gebrak FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Skuad Garuda
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 12 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemkot Bandung Tertibkan PKL dan Bangunan Liar, Pedagang Dialihkan ke Marketplace Digital

By SusanaJumat, 15 Mei 2026 15:45 WIB2 Mins Read
Pemkot Bandung menertibkan PKL dan bangunan liar. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL) dan bangunan liar di sejumlah titik strategis kota. Langkah ini merupakan hasil koordinasi antara Pemkot Bandung dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah dibahas sejak satu bulan terakhir.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan pembongkaran difokuskan pada bangunan liar yang berada di atas aset milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat sesuai kesepakatan bersama.

“Sejak sebulan yang lalu, Pak Gubernur sudah meminta kami untuk menyampaikan bangunan liar mana saja yang akan dibongkar,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Rabu (13/5/2026).

Penertiban PKL Bandung Gunakan Pendekatan Persuasif

Baca Juga:  Lagi, Vonis Penyuap Pejabat Pemkot Bandung Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa

Farhan menjelaskan, pendekatan persuasif menjadi kunci utama dalam proses penertiban di lapangan. Pemerintah terlebih dahulu melakukan edukasi dan dialog dengan warga sebelum tindakan pembongkaran dilakukan.

“Sekarang kenapa tidak ada perlawanan? Karena memang kita sudah edukasi, ajak ngobrol secara persuasi,” katanya.

Ia menegaskan, secara regulasi tidak terdapat kewajiban relokasi maupun kompensasi bagi PKL. Namun, Pemkot Bandung tetap memberikan solusi berupa pelatihan dan pemberdayaan usaha.

“Sebetulnya tidak ada kewajiban untuk relokasi maupun kompensasi, tapi kewajiban kami adalah memberikan pelatihan,” jelasnya.

Dorong PKL Masuk Marketplace Digital dan Ekonomi Online

Baca Juga:  Dari Dapur Turki ke Bandung, Vanya Bangkit Lewat KUR bjb: Kervan Gelato Kini Jadi Rebutan!

Sebagai solusi jangka panjang, Pemkot Bandung mendorong para pedagang untuk masuk ke ekosistem digital melalui platform marketplace. Pemerintah juga akan menggandeng perusahaan penyedia layanan e-commerce untuk mendukung transformasi tersebut.

“Kami akan bekerja sama dengan beberapa perusahaan yang menyediakan platform marketplace e-commerce,” ujar Farhan.

Selain itu, pedagang juga ditawari alternatif lain berupa penyewaan kios di pasar tradisional. Beberapa pasar disebut masih memiliki ruang yang dapat dimanfaatkan, termasuk kawasan BTM yang masih tersedia.

“Kita tawarkan untuk menyewa di pasar, terutama BTM itu masih kosong,” katanya.

Sukajadi dan Astanaanyar Jadi Fokus Penataan Kota Bandung

Beberapa wilayah yang menjadi prioritas penertiban antara lain Kecamatan Sukajadi dan kawasan Astanaanyar. Penataan di Astanaanyar telah dimulai dari Jalan Inggit Garnasih yang kini sudah terlihat lebih tertib dan bersih.

Baca Juga:  Fenomena Rojali dan Rohana di Bandung: Tanda Daya Beli Turun atau Gaya Hidup Baru?

Ke depan, Pemkot Bandung akan melanjutkan penertiban ke titik-titik lainnya secara bertahap dengan melibatkan aparat kewilayahan.

Farhan menyebutkan, camat, lurah, hingga Satpol PP turut dilibatkan dalam proses pembinaan dan penataan tersebut.

Ia memastikan para pedagang yang masih aktif akan diarahkan untuk memilih solusi yang telah disediakan pemerintah.

“Yang masih aktif juga, itu akan kita arahkan untuk masuk ke dalam marketplace digital,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Muhammad Farhan Bandung Pemkot Bandung UMKM Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

September Jadi Bulan Terakhir Bansos Tahap 3, PKH hingga Beras 30 Kg Siap Disalurkan

Langkah Senyap Presiden Prabowo: 30 Kebijakan Strategis untuk Kelas Menengah Indonesia

Kasus Abah Setu Belum Usai, Polisi Masih Dalami Video yang Disebut Hasil Editan AI

Defisit APBD Jabar Turun Jadi Rp3,4 Triliun, Pemprov Tak Mau Asal Tarik Utang

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Uang Pendidikan Mengalir ke Mana? Bongkar Manfaat Rp6,3 Triliun Jabar vs Rp351 Miliar Sulteng
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.