Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bangkit di Babak Kedua, Persib Paksa Dewa United Berbagi Poin

Minggu, 11 Oktober 2026 21:12 WIB

Buntut Bullying Mahasiswa Baru, Telkom University Tetapkan Sanksi Akademik

Minggu, 11 Oktober 2026 20:57 WIB

Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu

Minggu, 11 Oktober 2026 20:34 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bangkit di Babak Kedua, Persib Paksa Dewa United Berbagi Poin
  • Buntut Bullying Mahasiswa Baru, Telkom University Tetapkan Sanksi Akademik
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Dua Kali Kebobolan! Persib Tertinggal 0-2 dari Dewa United di Si Jalak Harupat
  • Bikin Geger! Penampilan Susan Dell di Gedung Putih Picu Teori Konspirasi, Dituding Reptil
  • Persib vs Dewa United Malam Ini: Jadwal Kick-off dan Link Live Streaming
  • Kecelakaan Motor di Buahbatu Bandung, Polisi Duga Pengendara Kurang Konsentrasi
  • Ustaz Riza Muhammad Pamer Aktivitas Renang, Soal Aurat Langsung Disorot!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 12 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bandung Siapkan Ekosistem Inklusif, RBM Jadi Wadah Kolaborasi Penyandang Disabilitas

By SusanaJumat, 15 Mei 2026 13:37 WIB3 Mins Read
Pemkot Bandung memperkuat komitmen membangun kota inklusif melalui RBM Kota Bandung. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota Bandung terus memperkuat komitmennya dalam membangun kota yang inklusif, aman, dan ramah bagi penyandang disabilitas melalui penguatan program Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat (RBM).

Komitmen tersebut ditegaskan dalam pelantikan pengurus RBM Kota Bandung periode 2026-2030 yang digelar pada Rabu, 13 Mei 2026.

Ketua RBM Kota Bandung periode 2026-2030, Aryatri Benarto Farhan, menegaskan pentingnya menghadirkan lingkungan yang suportif bagi penyandang disabilitas dan individu berkebutuhan khusus di Kota Bandung.

Aryatri Ingin Bandung Bebas Stigma dan Diskriminasi

Aryatri mengaku, pemahamannya mengenai pentingnya inklusi semakin mendalam setelah menjadi orang tua dari anak berkebutuhan khusus. Menurutnya, proses adaptasi penyandang disabilitas di tengah masyarakat bukan perkara mudah.

“Mereka membutuhkan lingkungan yang suportif, aman, nyaman, dan memiliki aksesibilitas yang baik,” ujar Aryatri.

Ia menilai, salah satu ketakutan terbesar para orang tua penyandang disabilitas adalah masa depan anak-anak mereka ketika tidak lagi dapat mendampingi secara langsung.

Baca Juga:  Geger Bandung! Konvoi Persib Memakan Korban, Razia Miras Besar-Besaran akan Digelar

Karena itu, Aryatri berharap Kota Bandung dapat menjadi wilayah yang benar-benar bebas stigma dan diskriminasi terhadap penyandang disabilitas.

“Saya ingin suatu hari nanti tempat kita tinggal benar-benar aman dan nyaman bagi anak-anak disabilitas dan individu berkebutuhan khusus. Tidak ada lagi stigma dan diskriminasi,” katanya.

RBM Kota Bandung Jadi Wadah Kolaborasi Masyarakat

Aryatri menegaskan, mewujudkan kota inklusif tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat harus terlibat aktif dalam membangun ekosistem ramah disabilitas.

Mulai dari komunitas, organisasi masyarakat, akademisi, hingga perangkat pemerintah perlu bergerak bersama untuk menciptakan ruang yang setara bagi seluruh warga.

“Ini bukan perjuangan satu sektor atau satu dinas, tapi perjuangan bersama seluruh masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga:  Terungkap! Oknum Penebang 10 Pohon Jalan Riau Bandung Sudah Diketahui, Dalang Masih Diburu

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menilai RBM harus menjadi wadah kolaborasi lintas sektor dalam memberdayakan kelompok disabilitas di Kota Bandung.

Menurut Farhan, keterlibatan akademisi, komunitas olahraga, seniman, budayawan, pelaku usaha, hingga masyarakat sipil menjadi kekuatan penting dalam memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas.

“RBM harus menjadi melting pot berbagai ide dan kolaborasi demi pemberdayaan kelompok disabilitas,” ujar Farhan.

Pemkot Bandung Soroti Aksesibilitas Ruang Publik

Farhan juga menyoroti pentingnya aksesibilitas di berbagai fasilitas publik, mulai dari layanan pemerintahan, ruang publik, sarana olahraga, hingga tempat ibadah.

Ia mengakui, tantangan membangun kota yang sepenuhnya inklusif masih cukup besar, terutama dalam penataan infrastruktur publik yang ramah bagi seluruh kelompok masyarakat.

“Setiap pembangunan fisik harus memperhatikan kepentingan extreme user termasuk penyandang disabilitas,” tuturnya.

Tak hanya itu, Pemkot Bandung juga mendorong dunia usaha untuk membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.

Baca Juga:  3.144 Guru Honorer di Bandung Terancam PHK Massal 2027

Pemerintah, kata Farhan, perlu menyiapkan skema insentif bagi perusahaan yang memberikan ruang kerja serta kesempatan berkarya bagi kelompok disabilitas.

Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Peparda 2026

Di bidang olahraga, Farhan memastikan Kota Bandung siap menjadi tuan rumah Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) 2026.

Menurutnya, olahraga bukan hanya menjadi sarana prestasi, tetapi juga mampu membangun rasa percaya diri bagi penyandang disabilitas.

“Olahraga bukan hanya soal ekonomi dan event tapi juga membangun mindset untuk berprestasi,” ujarnya.

Farhan berharap RBM Kota Bandung mampu menjadi advokat aktif dalam menjawab berbagai persoalan disabilitas yang terus berkembang di tengah masyarakat.

“Bekerja di RBM bukan untuk mencari keuntungan atau popularitas tetapi bentuk nyata kerelawanan untuk memberdayakan sesama,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Muhammad Farhan Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Buntut Bullying Mahasiswa Baru, Telkom University Tetapkan Sanksi Akademik

Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu

Bikin Geger! Penampilan Susan Dell di Gedung Putih Picu Teori Konspirasi, Dituding Reptil

Kecelakaan Motor di Buahbatu Bandung, Polisi Duga Pengendara Kurang Konsentrasi

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Panik! Ini Alasan Bansos Oktober 2026 Belum Cair dan Cara Mengatasinya

Video Dugaan Bullying di Tel-U Viral, Satgas PPKPT Mulai Turun Tangan

Terpopuler
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Viral! Sejumlah Pengunjung Diduga Keracunan Massal Usai Makan di Restoran Korea Bandung
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.