Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kode Redeem FF 31 Juli 2026: Dapatkan Hadiah Eksklusif Free Fire Hari Ini!

Jumat, 31 Juli 2026 02:00 WIB

Bos FIFA Gianni Infantino Buka Suara Soal Wacana Jual Saham Piala Dunia

Jumat, 31 Juli 2026 01:00 WIB
Pelecehan Seksual

Ayah di Bandung Barat Tega Siksa Anak Kandung Usia 5 Tahun hingga Berdarah-darah

Kamis, 30 Juli 2026 20:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kode Redeem FF 31 Juli 2026: Dapatkan Hadiah Eksklusif Free Fire Hari Ini!
  • Bos FIFA Gianni Infantino Buka Suara Soal Wacana Jual Saham Piala Dunia
  • Ayah di Bandung Barat Tega Siksa Anak Kandung Usia 5 Tahun hingga Berdarah-darah
  • Pembeli Ngamuk Gara-gara Salih Input? Kisah Tragis Mbak Kasir di Kediri yang Bikin Netizen Emosi
  • Bansos Kemensos Tahap 3 Juli-September 2026 Cair! Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK KTP
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi
  • Jadwal Terakhir Grup A Piala Presiden 2026: Persib vs Tampines, Arema vs DPMM Berebut Semifinal
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 31 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

BRT Bandung Raya Mulai Bergerak, Juru Parkir dan Penyewa Kios Dapat Dana Kompensasi

By SusanaKamis, 15 Januari 2026 11:31 WIB3 Mins Read
Ilustrasi parkir. Foto: Istockphoto.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung menyiapkan anggaran sekitar Rp 4,5 miliar untuk memberikan kompensasi bagi juru parkir yang terdampak pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya.

Program ini berlangsung selama enam bulan, dengan nominal Rp 2,4 juta per juru parkir per bulan.

Kepala Dishub Kota Bandung, Rasdian Setiadi, mengatakan bahwa ada dua kelompok yang mendapatkan kompensasi melalui anggaran APBD Kota Bandung, yaitu juru parkir dan penyewa lahan kios di terminal, terutama di Terminal Cicaheum.

“Juru parkir ada 312 orang, sebagian besar berada di koridor yang akan digunakan BRT. Selain itu, penyewa kios di terminal, khususnya Cicaheum dan sebagian kecil di Antapani, juga mendapatkan kompensasi,” kata Rasdian, Rabu (14/1/2026).

Jumlah dan Besaran Kompensasi

Rasdian menjelaskan, setiap juru parkir menerima kompensasi sesuai rata-rata pendapatan harian, yakni Rp 60.000 per hari, sehingga total menjadi Rp 2,4 juta per bulan. Uang ini diberikan selama enam bulan, sebagai persiapan ketika lahan kerja mereka terdampak proyek BRT.

“Jumlah ini berdasarkan pendataan Dishub Kota Bandung bersama Project Management Consultant (PMC) World Bank, yang menangani proyek BRT,” tambah Rasdian.

Penyaluran dan Pemblokiran Dana

Uang kompensasi telah disalurkan ke rekening masing-masing penerima, namun masih diblokir hingga BRT resmi beroperasi. Total yang menerima kompensasi adalah 312 juru parkir ditambah 70 penyewa kios.

“Pemblokiran dilakukan karena saat ini para juru parkir masih aktif bekerja. Dana baru akan dicairkan setelah ada pemberitahuan resmi dari Kementerian Perhubungan dan konsultan Bank Dunia,” jelas Rasdian.

Program kompensasi ini diharapkan dapat memberikan modal hidup sementara bagi para juru parkir, sekaligus memberi waktu mencari alternatif pekerjaan lain. Rasdian menambahkan, beberapa juru parkir akan diberdayakan di lokasi parkir lain selama proyek pembangunan berlangsung.

Perkembangan Proyek BRT Bandung Raya

Rasdian menyebutkan, proyek BRT kini telah memasuki tahap pembangunan depo di Terminal Cicaheum dan Leuwipanjang, setelah lelang pemenang selesai. Dishub Kota Bandung pun mulai memindahkan aset secara bertahap, termasuk ke lokasi di Babakan dan sebagian basement Alun-alun Bandung.

“Proses pemindahan dilakukan bertahap, sambil menunggu pembangunan depo oleh pemenang lelang,” ujar Rasdian.

Sosialisasi Proyek BRT Masih Minim

Meski pembangunan berjalan, sosialisasi proyek BRT Bandung Raya dinilai masih minim. Rasdian menekankan, tanggung jawab utama sosialisasi berada pada Kementerian Perhubungan dan PMC World Bank, meski Dishub Kota Bandung juga ikut berperan.

“Seharusnya Januari ini sosialisasi dilakukan terkait koridor BRT. Saat ini baru sebatas spanduk, padahal perlu sosialisasi fisik di depo maupun sepanjang koridor secara bertahap,” tandas Rasdian.

Dengan kompensasi dan persiapan ini, diharapkan pembangunan BRT Bandung Raya dapat berjalan lancar tanpa meninggalkan dampak sosial yang signifikan bagi juru parkir dan penyewa kios terdampak.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BRT Bandung Raya Dishub Kota Bandung juru parkir terdampak BRT kompensasi juru parkir Bandung pembangunan BRT Bandung proyek BRT Bandung sosialisasi BRT Bandung Terminal Cicaheum
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pelecehan Seksual

Ayah di Bandung Barat Tega Siksa Anak Kandung Usia 5 Tahun hingga Berdarah-darah

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos Kemensos Tahap 3 Juli-September 2026 Cair! Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK KTP

Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?

Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi

Niat Cari Apotek, Wisatawan Asal Kaltim Malah Jadi Korban Jambret di Bandung

Apa Itu Kabinet Bayangan? Mengenal Gerakan Pengawasan Publik yang Diisi 15 Menteri Tandingan

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Jakarta Lumpuh Total! Dihujat Warga, Acara Willie Salim dan Emak Gila Ternyata Ilegal!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.