bukamata.id – Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 untuk pekerja peserta BPJS Ketenagakerjaan dipastikan tetap bergulir. Namun, hingga September–Oktober 2025, jadwal pasti pencairan masih menunggu pengumuman resmi dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Berdasarkan Permenaker Nomor 5 Tahun 2025, bantuan ini diberikan senilai Rp600 ribu per penerima, dengan skema Rp300 ribu per bulan untuk dua bulan sekaligus. Tujuan utama program ini adalah menjaga daya beli pekerja sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi nasional.
Syarat Penerima BSU 2025
Mengacu pada regulasi yang berlaku, penerima BSU 2025 wajib memenuhi kriteria berikut:
- Warga Negara Indonesia dengan NIK valid.
- Peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan sampai April 2025.
- Memiliki gaji maksimal Rp3,5 juta per bulan.
- Bukan ASN, anggota TNI, atau Polri.
- Diprioritaskan bagi pekerja yang tidak menerima PKH maupun bantuan sosial sejenis.
Kenapa BSU Belum Cair?
Meski banyak pekerja sudah menunggu, sebagian dana BSU 2025 belum masuk ke rekening penerima. Sejumlah kendala yang kerap jadi penyebab antara lain:
- Rekening baru tanpa transaksi aktivasi. Rekening yang dibuat tanpa setor dana dalam 24 jam akan otomatis hangus.
- Rekening lama nonaktif. Rekening yang sudah lama tidak digunakan perlu dikonfirmasi ke bank agar tetap aktif.
- Rekening bukan bank Himbara. BSU hanya disalurkan lewat bank anggota Himbara, yakni BRI, BNI, BTN, dan Mandiri.
Jika rekening bermasalah, dana bantuan otomatis gagal disalurkan meski penerima sudah memenuhi semua syarat.
Cara Atasi BSU Tidak Cair
Pekerja yang merasa berhak namun belum menerima BSU dapat melakukan langkah berikut:
- Cek status penerima di laman resmi bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id.
- Login menggunakan NIK, nama lengkap, tanggal lahir, nama ibu kandung, nomor HP, dan email.
- Jika data penerima ditemukan tetapi rekening bermasalah, segera lakukan Update Rekening di sistem.
- Jika muncul keterangan “Belum termasuk penerima BSU”, artinya gaji melebihi Rp3,5 juta per bulan.
Hati-Hati Terancam Gugur
Kemnaker mengingatkan, kesalahan input data atau rekening tidak aktif dapat membuat penerima otomatis gugur. Agar tidak kehilangan hak, pekerja diminta segera memastikan rekening valid dan aktif di bank penyalur.
Dengan persiapan matang, diharapkan pencairan BSU 2025 bisa berjalan lancar, tepat sasaran, dan membantu jutaan pekerja di tengah tekanan ekonomi.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










