bukamata.id – Bantuan Subsidi Upah (BSU 2025) senilai Rp600 ribu yang dijanjikan cair pada Oktober 2025 hingga kini masih belum diterima oleh sebagian pekerja.
Banyak masyarakat mempertanyakan kepastian pencairan bantuan yang dikelola oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tersebut.
Program BSU ditujukan bagi pekerja berpenghasilan di bawah Rp5 juta per bulan. Menurut Kemnaker, penyaluran belum bisa dilakukan karena proses verifikasi data penerima dari BPJS Ketenagakerjaan masih berlangsung.
“Semua data harus cocok, baik NIK, nama, maupun rekening penerima. Ini untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan tidak salah transfer,” jelas perwakilan Kemnaker, dikutip dari laman resmi.
Validasi Data dan Rekening Jadi Kendala Pencairan
Salah satu penyebab utama BSU belum cair adalah rekening penerima tidak aktif atau tidak sesuai dengan data BPJS Ketenagakerjaan.
Selain itu, sebagian pekerja tercatat memiliki rekening di luar bank penyalur yang ditetapkan pemerintah, sehingga proses transfer tertunda.
Pencairan BSU dilakukan secara bertahap, sehingga meski pekerja sudah memenuhi syarat, dana tidak selalu masuk di bulan yang sama.
“Prosesnya tidak serentak. Ada yang cair lebih dulu, ada yang menunggu tahap berikutnya,” tambah Kemnaker.
Cara Cek Status Penerima BSU 2025
Kemnaker mengimbau masyarakat untuk mengecek status penerima BSU 2025 melalui situs resmi: bsu.kemnaker.go.id. Langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Login menggunakan akun Kemnaker.
- Pilih menu “Cek Bantuan Subsidi Upah”.
- Pastikan data berikut sesuai:
- NIK valid dan cocok dengan data BPJS Ketenagakerjaan.
- Rekening aktif dan terdaftar di bank penyalur.
- Bukan ASN, TNI, Polri, atau penerima bantuan sosial lain.
Jika data sudah sesuai namun dana belum masuk, penerima disarankan menghubungi HRD perusahaan atau bank penyalur untuk memastikan tidak ada kendala teknis.
Waspada Penipuan Berkedok BSU
Kemnaker juga mengingatkan agar masyarakat tidak tergiur tautan atau situs palsu yang mengatasnamakan BSU. Banyak pesan beredar di media sosial yang meminta data pribadi dengan janji pencairan cepat.
“Gunakan hanya situs resmi pemerintah. Jangan klik link mencurigakan yang berpotensi penipuan,” tegas Kemnaker.
Kepastian Program BSU 2025
Meski belum ada tanggal pasti pencairan, pemerintah menegaskan bahwa BSU Rp600 ribu tetap berjalan. Keterlambatan ini murni karena proses verifikasi dan penyesuaian data administratif, bukan karena dana dihentikan.
Pekerja diimbau untuk tetap memantau informasi resmi dari Kemnaker dan memastikan data diri lengkap agar pencairan BSU 2025 berjalan lancar.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










