bukamata.id – Memasuki awal 2026, kabar terkait pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) ramai diperbincangkan di media sosial.
Banyak pekerja mulai mencari kepastian mengenai BSU BPJS 2026, mengingat program serupa terakhir disalurkan pada 2025. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah terkait jadwal pencairannya.
Kapan BSU BPJS 2026 Dicairkan?
Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan, hingga awal 2026, BSU 2026 belum disalurkan dan belum ada jadwal resmi.
Penyaluran terakhir berlangsung pertengahan hingga Agustus 2025. Pemerintah masih melakukan evaluasi terkait anggaran, kebijakan, dan pendataan calon penerima.
Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya informasi yang menyebut BSU sudah cair atau mengarahkan pendaftaran melalui link tidak resmi. Setiap pengumuman resmi akan diumumkan secara terbuka melalui kanal pemerintah.
Persyaratan Umum Penerima BSU
Secara umum, BSU ditujukan bagi pekerja yang memenuhi kriteria berikut:
- Warga Negara Indonesia (WNI) dengan NIK valid.
- Terdaftar aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
- Memiliki penghasilan di bawah batas ketentuan pemerintah.
- Bukan PNS, anggota TNI/Polri.
- Tidak menerima bantuan sosial lain pada periode bersamaan.
Cara Cek Status BSU Secara Resmi
- Melalui Situs Resmi Kemnaker
- Buka website bsu.kemnaker.go.id
- Masukkan NIK, nama lengkap, dan nama ibu kandung
- Tambahkan nomor HP dan email aktif
- Masukkan kode verifikasi, lalu klik Cek Status
- Melalui Aplikasi JMO
- Unduh aplikasi “JMO” di Play Store atau App Store
- Login menggunakan akun terdaftar
- Pilih menu BSU dan ikuti petunjuk untuk melihat status bantuan
Hingga kini, BSU BPJS 2026 belum dicairkan dan jadwal resminya belum diumumkan. Pekerja disarankan menunggu informasi resmi dari pemerintah dan melakukan pengecekan hanya melalui kanal resmi agar terhindar dari hoaks.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











