bukamata.id – Kabar mengenai pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) Kemnaker kembali ramai diperbincangkan menjelang akhir tahun.
Banyak pekerja mempertanyakan apakah BSU BPJS Ketenagakerjaan akan kembali cair pada Desember 2025, mengingat program ini sempat membantu meringankan beban ekonomi buruh dan karyawan.
Lantas, BSU BPJS Ketenagakerjaan 2025 kapan cair? Berikut penjelasan lengkap berdasarkan informasi resmi pemerintah.
Penjelasan Resmi BSU Kemnaker 2025
Mengacu pada keterangan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), program BSU disalurkan sebagai bentuk dukungan pemerintah kepada pekerja atau buruh yang memenuhi syarat. Pada penyaluran sebelumnya, setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp600.000.
Namun demikian, hingga kini pemerintah belum mengeluarkan pengumuman resmi terkait pencairan lanjutan BSU BPJS Ketenagakerjaan pada Desember 2025.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, pada Juli 2025 menegaskan bahwa BSU hanya diberikan satu kali, yakni pada periode Juni–Juli 2025. Penegasan kembali disampaikan pada akhir Oktober 2025.
BSU 2025 Dipastikan Tidak Berlanjut
Dalam pernyataan resminya, Menaker Yassierli menyebutkan bahwa program BSU BPJS Ketenagakerjaan tidak dilanjutkan hingga akhir tahun 2025. Ia juga menegaskan tidak ada arahan dari Presiden RI Prabowo Subianto untuk kembali menyalurkan bantuan tersebut.
“Mungkin bisa diasumsikan BSU BPJS Ketenagakerjaan itu tidak ada,” ujar Yassierli dalam media briefing di Kantor Kemnaker, Jakarta.
Dengan pernyataan tersebut, dapat disimpulkan bahwa BSU Kemnaker Desember 2025 tidak cair.
Waspada Hoaks BSU di Media Sosial
Meski sudah ada klarifikasi resmi, beberapa bulan terakhir beredar unggahan di media sosial yang mengklaim BSU BPJS Ketenagakerjaan kembali disalurkan. Unggahan tersebut bahkan disertai tautan untuk mengecek status pencairan bantuan.
Berdasarkan penelusuran Kementerian Komunikasi Digital dan Informatika (Komdigi) RI, informasi tersebut dipastikan hoaks. Tautan yang dibagikan justru mengarah ke formulir digital yang meminta data pribadi, seperti nama lengkap dan nomor Telegram, sehingga berpotensi disalahgunakan untuk pencurian data.
Imbauan untuk Masyarakat
Maraknya berita palsu terkait BSU menimbulkan kebingungan dan kekhawatiran di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pekerja dan buruh diimbau untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang beredar di luar sumber resmi.
Pastikan selalu memverifikasi kabar seputar BSU Kemnaker melalui situs resmi dan akun media sosial milik Kementerian Ketenagakerjaan atau BPJS Ketenagakerjaan agar terhindar dari hoaks dan penipuan digital.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










