bukamata.id – Persib Bandung tidak hanya aktif mendatangkan pemain baru pada paruh musim, tetapi juga menyiapkan strategi jangka pendek dan menengah melalui skema kontrak yang berbeda.
Dua rekrutan anyar, Layvin Kurzawa dan Dion Markx, diikat dengan durasi kontrak yang disesuaikan dengan kebutuhan tim dan proyeksi masa depan Maung Bandung.
Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa perbedaan durasi kontrak tersebut bukan tanpa alasan. Keputusan manajemen diambil berdasarkan evaluasi performa, kebutuhan teknis tim, serta arah pengembangan skuad Persib ke depan.
“Untuk Kurzawa, kontraknya diberikan hingga akhir musim dengan opsi lanjutan sesuai hasil evaluasi performa dan kebutuhan tim,” ujar Adhitia.
Skema kontrak jangka pendek ini membuat kehadiran Layvin Kurzawa bersifat fleksibel. Persib dapat memaksimalkan pengalaman pemain asal Prancis tersebut di sisa musim kompetisi, sembari membuka ruang evaluasi lanjutan berdasarkan kontribusinya di lapangan.
Berbeda dengan Kurzawa, Dion Markx diproyeksikan sebagai bagian dari rencana jangka menengah klub. Usianya yang masih muda membuat Persib melihat potensi besar yang dapat dikembangkan dalam beberapa musim mendatang.
“Sedangkan untuk Dion, kami mengikatnya dengan kontrak berdurasi 2,5 tahun,” kata Adhitia.
Dengan durasi kontrak yang lebih panjang, Dion diharapkan mampu tumbuh bersama tim dan menjadi aset penting Persib seiring berjalannya waktu. Manajemen menilai kombinasi antara pemain berpengalaman dan regenerasi menjadi kunci menjaga keseimbangan skuad.
Persib Bandung berharap strategi ini mampu mendukung ambisi tim di berbagai kompetisi. Saat ini, Maung Bandung tengah berjuang mempertahankan gelar juara Super League sekaligus melangkah sejauh mungkin di AFC Champions League Two.
“Sekarang, Persib dan Bobotoh tentu menantikan kontribusi terbaik dari kedua pemain ini. Semua akan ditentukan oleh performa dan dedikasi mereka di lapangan,” pungkas Adhitia.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










