Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Setahun Lebih Dilupakan Timnas, Rafael Struick: Saya Tidak Berharap Apa-apa

Kamis, 29 Oktober 2026 21:11 WIB

Sosro Buka Suara! Investigasi Dugaan Teh Botol Berisi Sabun di Tengah Demo

Kamis, 29 Oktober 2026 21:06 WIB

Cuan Hampir Rp1 Miliar! Persib Panen Bonus AFC Usai Tekuk Melbourne Victory

Kamis, 29 Oktober 2026 20:33 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Setahun Lebih Dilupakan Timnas, Rafael Struick: Saya Tidak Berharap Apa-apa
  • Sosro Buka Suara! Investigasi Dugaan Teh Botol Berisi Sabun di Tengah Demo
  • Cuan Hampir Rp1 Miliar! Persib Panen Bonus AFC Usai Tekuk Melbourne Victory
  • Teror Suporter Beruntun di Oktober, PSSI Siapkan Sanksi Pengurangan Poin
  • Bongkar Rekam Jejak Shalima Hakim! Putri Wanda Hamidah yang Nekat Lanjutkan Perjuangan 98
  • Miris! Pasien Kanker di Cililin Ditandu Lebih dari Sejam karena Ambulans Tak Bisa Masuk
  • Baru Hajar Melbourne Victory, Persib Justru Kehilangan Igor Tolic di Super League
  • Selalu Bawa Celurit dan Hobi Ajak Tawuran, Ini Pengakuan Pelaku Pembacokan Bobotoh
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 29 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Persib

Euforia Juara Tercoreng, Dedi Mulyadi Pastikan Oknum Bobotoh Rusak Fasilitas GBLA Ditindak Tegas

By Aga GustianaSenin, 26 Mei 2025 17:17 WIB2 Mins Read
Oknum Bobotoh rusak fasilitas Stadion GBLA. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Euforia kemenangan Persib Bandung sebagai juara Liga 1 musim 2024/2025 berubah menjadi catatan kelam setelah sejumlah oknum suporter terlibat dalam aksi perusakan fasilitas Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (24/5/2025). Momen yang seharusnya menjadi perayaan penuh kebanggaan, tercoreng oleh ulah segelintir oknum yang tak bertanggung jawab.

Dalam sejumlah rekaman video yang beredar luas di media sosial, terlihat sejumlah penonton turun ke lapangan usai pertandingan Persib kontra Persis Solo.

Awalnya, mereka larut dalam suka cita perayaan gelar juara. Namun, suasana hangat itu mendadak berubah menjadi tindakan destruktif. Tampak beberapa oknum mencabuti rumput stadion dan memotong jala gawang.

Kemenangan Persib di laga pamungkas yang disambut dengan seremoni penyerahan trofi di royal box seketika kehilangan makna ketika stadion kebanggaan warga Bandung itu dirusak oleh tangan para pendukungnya sendiri. Aksi tersebut langsung mendapat respons keras dari berbagai pihak, termasuk dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga:  Buka-bukaan soal Keuangan Jabar, KDM Tegaskan Tak Ada Niat Buka Aib Masa Lalu

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengaku telah memerintahkan aparat kepolisian untuk mengusut tuntas pelaku perusakan. Ia menyatakan bahwa tindakan semacam ini bukan hanya merusak fasilitas umum, tapi juga mencederai citra suporter Persib yang dikenal cerdas dan santun.

“Saya sudah telepon dan timnya (Polres Kota Bandung) sudah bergerak. Jadi nanti lihat di profilnya. Kalau di KTP ada, kan mudah. Kalau tidak ada, tetap mau dicari,” ujar Dedi, Senin (26/5/2025).

Baca Juga:  Tyronne del Pino Resmi Tinggalkan Persib, Manajemen Siapkan 8 Rekrutan Baru

Menurutnya, Persib bukan sekadar klub sepak bola, tapi juga identitas budaya Jawa Barat. Karena itu, aksi destruktif seperti ini harus disikapi serius agar tak menimbulkan persepsi negatif terhadap masyarakat Sunda.

“Karena itu mencederai karakter dari Bobotoh. Para pendukung Persib itu kan pendukung cerdas, bukan pendukung emosional. Persib itu identik dengan Jawa Barat. Jawa Barat identik dengan orang Sunda, gitu loh. Jangan sampai terbangun citra bahwa para pendukung kita bukan pendukung yang berpendidikan, tapi pendukung yang arogan,” tegasnya.

Baca Juga:  Misi Amankan Poin Penuh di SJH, Ini Jadwal Nonton dan Link Streaming Persib vs Persik Kediri

Lebih lanjut, Dedi menegaskan bahwa tindakan tersebut masuk dalam ranah kriminal dan harus ditindak secara hukum.

“Nah itu kan tindakan kriminal. Jadi itu harus ditindak,” tandasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kecintaan terhadap klub tak seharusnya diekspresikan dengan cara yang merugikan. Euforia boleh saja membuncah, tapi tetap dalam koridor sportif, bijak, dan penuh tanggung jawab. Sebab, kemenangan sesungguhnya tak hanya soal mengangkat trofi — tapi juga menjaga nama baik dan warisan yang ditinggalkan di baliknya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Gubernur Jabar Persib Bandung Stadion GBLA
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cuan Hampir Rp1 Miliar! Persib Panen Bonus AFC Usai Tekuk Melbourne Victory

Baru Hajar Melbourne Victory, Persib Justru Kehilangan Igor Tolic di Super League

Akhirnya Pecah Telur! Balsa Sekulic Borong Dua Gol, Melbourne Victory Tak Berdaya

Debut di ACL Two, Kiper Muda Persib Fitrah Maulana Tampil Gemilang

Melesat 12 Tingkat! Persib Jadi Penyelamat Peringkat Sepak Bola Indonesia di Asia

Sekulic Menggila, Persib Tekuk Melbourne Victory! Tolic Beri Pujian Setinggi Langit

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.